Di masa yang serba praktis seperti sekarang ini, rasanya hampir semua jenis barang bisa dibeli via online. Tak terkecuali segala macam kebutuhan sehari-hari. Yup! Kebayang dong praktisnya seperti apa saat kamu nggak lagi harus keluar rumah hanya untuk belanja keperluan sehari-harimu, termasuk makanan.

Karena sebab itu kemudian nggak heran kalau ada orang yang hanya memesan sebuah mi instan di salah satu toko online. Hal itulah yang dilakukan oleh pemilik akun Facebook Han. Bermula dari iseng, lantas dia mencoba membeli mi instan yang harganya jauh lebih murah daripada ongkos kirimnya.

Bermula dari iseng, Han harus membayar mi instan dengan harga Rp 1.870 plus ongkos kirim sebesar Rp 7.000

lebih mahal ongkirnya, coy. via www.facebook.com

Tadinya cuma iseng.

Eh beneran dikirim.

Bisa jadi harga mi instan yang diperolehnya memang lebih murah jika dibandingkan dengan harga mi instan di toko kelontong lainnya. Tapi, lantaran dia membeli secara online, otomatis ada biaya tambahan untuk membayar ongkos pengiriman. Uniknya memang pada akhirnya nominal yang harus dibayarnya jadi besar lantaran ongkos kirimnya yang lebih mahal. Iya, dia harus membayar Rp 8.870 untuk satu mi instan. Kalau nggak iseng dan belinya di warung bisa dapat beberapa buah sih, ya.

Dua hari usai melakukan transaksi, mi instan pesanannya pun datang dengan kemasan yang nggak terduga

Advertisement

kan, rapi banget! via www.facebook.com

Inget post soal Indomie kemarin?

Hari ini paketnya beneran dateng, dengan packing yang luar biasa niat.
Sayang banget lupa foto kurirnya.

Salut buat sellernya.

Dua hari usah melakukan transaksi, pesanan mi instannya pun datang dengan kemasan yang nggak diduga olehnya. Han benar-benar nggak menyangka jika pesanan isengnya datang dengan packaging yang begitu rapi. Walaupun isinya hanyalah sebungkus mi instan.

Pengalaman Han yang satu ini seharusnya membuat kita sadar kalau profesionalitas memang dibutuhkan dalam segala hal, termasuk juga saat berjualan~

profesional, kak~ via hipwee.com

Cerita yang dibagikan Han dalam laman media sosialnya seharusnya bisa menyadarkan kita akan satu hal, yakni profesionalitas. Jelas rasanya jika profesionalitas dibutuhkan dalam segala hal, nggak terkecuali untuk urusan berdagang.

Toko online yang melayani keisengan Han ini membuktikan profesionalitas yang seharusnya menjadi standar dan dicontoh oleh toko online lainnya. Meskipun terlihat barang yang dibelinya hanyalah sesuatu yang sederhana, tapi pelayanan mereka nggak bikin kecewa. Keren!

Itu dia kisah iseng dari Han. Lalu, apa kamu mau melakukan keisengan yang sama dengan Han? Hihi. Kira-kira apa yang mau kamu beli?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya