Mimpi itu gratis, khayalan itu bebas, termasuk untuk perempuan. Bukan karena tak bersyukur dan terlalu banyak meminta, tapi ini justru membuktikan kalau kami makhluk normal yang masih punya daya imajinasi. Terlebih ketika semakin hari usia kami makin bertambah, masalah-masalah hidup pun kian berdatangan, jangan salahkan jika makin banyak pula mimpi yang datang bersarang.

Kalau sampai kata-kata ini terucap….

Ya Tuhan, capek banget. Rasanya pingin nikah aja sekarang.

Bisa jadi, inilah beberapa hal yang ada di benaknya, dan sejatinya sangat inginkan saat itu juga. Dengan ngelakuin beberapa hal ini, hal yang disemogakan adalah biar pikiran kembali tenang. Kadang, nggak diucapakan secara langsung dan ujung-ujungnya Cuma dipendam di hati semata.

1. Saat penat dengan kerjaan yang tak kunjung selesai, ingin rasanya melarikan diri sejenak. Tak perlu jauh-jauh, cukup menjemput sunyi di rumah

karena rumah adalah tempat terdekat untuk menemukan ketenangan jiwa via www.bergaul.id

Sebagai makhluk yang berusaha buat bekerja keras buat memenuhi kebutuhan, ada saatnya kamu akan dibuat capek dan penat. Dihujani deadline yang nggak henti-henti dan dapet omelan sana-sini bikin kamu ada di titip puncak lelah. Rasanya pingin nikah aja sekarang

Sebenernya, gerutuan itu nggak sepenuhnya jujur kok. Sebenarnya, cewek cuma pingin istirahat aja di tempat yang nyaman. Tak perlu ke tempat anti mainstream, berdiam diri di rumah dan bermeditasi seorang diri adalah sebuah kenikmatan sangat mewah.

Sesederhana itu, kami berharap pikiran akan segar kembali. Setelahnya, kami akan mencoba mengerjakan kewajiban kembali. Menyelesaikan kerjaan sembari gegoleran di kasur saja terasa sangat sangat menggiurkan. Suasana yang nyamanbikin tanggungan selesai lebih cepat kan? Siapa tahu ~

2. Predikat fresh graduate membuat kami tak bisa memilih pekerjaan seenaknya. Mimpi kami sederhana, punya pekerjaan yang bukan hanya menghidupi, tapi membuat kami hidup sepenuh hati

kami ingin pekerjaan yang membuat kami tersenyum setiap hari via www.camping-de-la-cheze.com

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa fresh graduate sudah waktunya mengesampingkan idealismenya, dan berdamai dengan realita yang ada. “Kalau kamu pemilih ya susah dapat kerjaan, jangan nyusahin orang tua lama-lama,” bukankah begitu kata mereka? Siapa pula yang tak mau mandiri dan membiayai hidupnya sendiri? Kami pun.

Tapi pekerjaan seharusnya bukan hanya sebatas rutinitas yang kami kerjakan dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore untuk kemudian mendapat bayaran kan? Lebih dari itu, kami ingin merasa hidup dan semangat karena pekerjaan.

3. Perempuan mana yang tak suka dimanjakan? Sekali saja dalam seminggu, kami benar-benar tak ingin diganggu. Hanya untuk pergi ke salon dan memiliki rambut baru, misalnya~

sekali seminggu bukan hal yang sulit nampaknya via all-mydiaries.blogspot.co.id

Perempuan dan salon, dua hal yang nampaknya sudah begitu identik, ibarat dua orang sahabat yang sulit dipisahkan. Setelah melaksanakan rutinitas dari Senin sampai Jumat, bukanlah hal yang aneh kalau kami rindu untuk dimanjakan. Kemana lagi kalau bukan ke salon.

Butuh waktu satu hari untuk benar-benar merawat diri, dan tak berharap kepada siapapun untuk dihubungi. Entah hanya sekadar mencuci rambut, memotong kuku, atau hal yang seringkali dipandang remeh temeh lainnya. Tapi percayalah, bagi kami kesempatan seperti ini begitu istimewa.

4. Tak melulu traveling di Indonesia, ingin rasanya kami berkunjung ke negeri Sakura. Berkenalan dengan orang lokal, dan mencari tahu resep agar angka harapan hidup menjadi tinggi

Masa kamu nggak tertarik gratisan? via oh-dara.com

Siapa yang tidak tahu mengenai usia harapan hidup orang-orang Jepang yang mampu mencapai usia 84 tahun. Masih lebih 4 tahun dari harapan hidup orang-orang Amerika Serikat. Sedangkan Indonesia, hanya 71 tahun. Bukankah tak berlebihan rasanya jika ingin mencari tahu resep umur panjang dari orang lokal sembari menikmati sakura yang bermekaran di taman?

Nggak murah juga sih untuk ke negara asal Doraemon itu, karena itulah kami mengusahakannya dengan mengikuti promo yang diadakan blibli.com untuk memenangkan hadiah pergi ke Jepang. Yuk cari tahu caranya di sini, guys!

5. Berkali-kali bertemu orang yang salah dan merasakan patah hati, tak jarang kami melukis bayangan pangeran berkuda putih nan nampan yang datang menawarkan pernikahan

Prince with a white horse via www.welt.de

Mungkin karena sejak kecil kami sudah sangat menyukai beragam dongeng, hingga kini pun kami masih sedikit mengingat bagaimana kisah dari dongeng-dongeng yang sering berakhir bahagia itu. Tentang kisah Cinderella yang bertemu pangeran tampan misalnya. Berkali-kali menjalin kasih dengan lelaki, kami jadi lelah karena terus disakiti.

Tak adakah sosok pangeran dari negeri dongeng yang akan datang menghampiri kami? Membawa cincin dan menawarkan pernikahan. Ah, apalagi sekarang, di usia ini, sudah banyak kawan yang bersanding di pelaminan bersama pangeran masing-masing. Lalu, kapan giliran itu tiba?

6. Makan itu kebutuhan, andai saja berat badan dan penampilan kami tak terancam, ingin rasanya makan tanpa batasan

andai makan banyak tak mengubah bentuk badan via www.readerhk.com

Walau di bibir ada perempuan mengatakan tak peduli pada penampilan, tapi tetap saja, di lubuk hati paling dalam dia akan sedikit memikirkan. “Makan ini kayanya enak, tapi lemaknya berapa ya? Nanti aku gendut, lawan jenis nggak ada yang mau, aku nggak bisa daftar kerja jadi pramugari, lalala.

Bukankah lazimnya begitu? Kalau yang ini, boleh saja dibilang sebagai khayalan yang tak mungkin jadi nyata. Ingin makan enak, tapi tetap langsing dan sehat. Ahhh, mustahil. Atau adakah seseorang yang mau setiap hari membuatkan makanan sehat, lezat, dan rendah kalori untuk kami?

7. Terakhir, kami ingin mendapat sahabat yang benar-benar sehati, sejati, dan mengerti. Selalu ada dan siap untuk diajak pergi

traveling ke Jepang sambil saling mengenakan kimono misalnya via jpninfo.com

Kata orang, semakin umur bertambah, maka teman pun akan semakin berkurang. Ya, kesibukan dan jarak biasanya yang menjadi penghalang. Tapi, jujur saja, itu hal yang paling tidak kami inginkan. Kalau begitu, apa bedanya teman dan pacar, kalau pada akhirnya sama-sama pergi. Kami ingin dia yang mengerti, tak pernah menghakimi, selalu ada, dan ketika diajak liburan tiba-tiba pun bersedia.

Ketika diajak mewujudkan mimpi ke negeri Sakura misalnya. Kamu juga mau ikut? Simak cara mudahnya! Kamu hanya perlu beli oli Idemitsu SN/GF-5 0W-20 FS sebanyak 4 liter di promo Blibli ini. Isi dan kirim kuesioner dan testimonial tentang Idemitsu via Pos, JNE atau TIKI. Tunggu undiannya, dan bersiaplah untuk mendapatkan Big Prize Trip to Japan!

Nah, kamu bisa buktiin kawanmu bener-bener sejati dan bisa diajak kemana-mana atau enggak kalau kamu berhasil dapetin grand prize ini. Gimana? Menarik kan? periode pengumpulan kuesioner dari 11 Juli 2016 – 15 Oktober 2016. Dan pemenang akan diumumkan 31 Oktober 2016. Untuk lebih lengkapnya di sini. Selamat berkompetisi!

Sebenarnya, di balik keluh kesah Pingin nikah aja , ada hal-hal yang pingin banget dilakuin. Biar pikiran kembali tenang aja sih. Hehehehe. Siapa tahu pasanganmu nggak peka, jadi tahu kan arti tersiratnya apa.