Game of Thrones musim 6 akan tayang perdana pada tanggal 24 April 2016 mendatang dengan jam tayang sama dengan di Amerika Serikat. Bersiap-siaplah, pertarungan di Westeros akan semakin menggila. Dilansir dari berbagai sumber, pada musim keenam ini, HBO menghabiskan sekitar 10 juta dolar AS per episodenya untuk produksi Game of Thrones.

Perebutan tahta di Game of Thrones musim 6 ini sangat ditunggu-tunggu oleh penggemar, terutama karena seri novel A Song of Ice and Fire yang ditulis oleh George R.R. Martin sebagai basis adaptasi serial HBO ini pun baru terbit sampai jilid 5. Ini artinya, untuk pertama kali, tidak ada yang mengetahui kelanjutan cerita pada musim enam ini. Yang lebih menggemaskan lagi, HBO merilis poster musim enam dengan tema Hall of Faces yang berlatar ruangan yang dipenuhi dengan wajah-wajah pemain utama sedang memejamkan mata. Kita tahu kuil Many-Faces God ini adalah tempat menampung wajah-wajah orang-orang yang sudah tamat riwayatnya.

Lalu apakah mereka semua benar-benar akan mati? Nggak lucu, HBO!

Nah sebelum kita mengetahui jawabannya, bersiap-siaplah dulu untuk mengingat apa yang terjadi di musim-musim sebelumnya. Tonton juga trailernya di sini:

Berikut ini informasi-informasi penting yang berhasil tim Hipwee himpun untuk mempersiapkan mentalmu menghadapi Game of Thrones musim 6 mendatang. Peringatan, artikel ini mengandung spoiler. Bacalah kalau benar-benar sudah siap mental.

Walau nasib klan Stark dipenuhi penderitaan di musim-musim sebelumnya, sepertinya mereka mulai bangkit lagi di musim enam

Advertisement

Dengan bantuan Theon, Sansa kabur dari Ramsay. Ia ingin balas dendam kepada orang-orang yang telah membuat keluarganya menderita. Di trailer-nya, kita melihat Sansa berdiri di medan perang dengan mengenakan lambang serigala keluarga Stark, dan dikelilingi pasukannya sendiri. Benarkah Sansa sedang merebut kembali daerah utara dari genggaman klan Bolton?

Sebagai hukuman karena telah mengambil nyawa yang bukan miliknya, Arya kehilangan pengelihatannya. Kita sudah melihat berbagai cara Arya bertahan hidup dalam pelarian. Dia bisa jadi buta, tapi kami punya keyakinan kuat Arya akan tetap berlatih keras untuk bisa menjadi petarung handal.

Bran yang sudah bertemu dengan Three Eyed-Raven tampak semakin kuat. Kita ingat di akhir musim lima, Three Eyed-Raven berkata kepadanya, kamu tidak akan berjalan lagi, kamu akan terbang. Tanpa mengesampingkan bakat Bran sebagai wrag yang dapat mengendalikan pikiran hewan dan bahwa di luar sana ada tiga ekor naga milik Daenerys yang sedang menuju Westeros, mungkinkah ini saling berkaitan?

Pertanyaan ini paling sering ditanyakan orang sedunia: apakah Jon Snow benar-benar mati? Hmm, ia sudah ditusuk berkali-kali oleh teman-temannya sendiri. Di trailer pun, ia masih terbaring pucat. Relakanlah, kawan. Ia mungkin memang sudah mati. Tapi bukan berarti riwayatnya tamat. Dalam sebuah wawancara dengan Time Out London, Kit Harington yang memerankan Jon Snow berkata, saya memainkan beberapa adegan saya sebagai orang mati. Ngapain ia tetap berakting kalau sudah mati? Pakailah logika Game of Thrones. Kita tahu, orang mati pun di serial ini bisa hidup kembali.

Sebaliknya, Penerus klan Targaryen sedang dalam bahaya. Aduh, apakah para prajurit andalan Khaleesi bisa menolongnya?

Setelah terdampar bersama salah satu naganya yang bernama Drogon, Daenerys tampak dikelilingi oleh klan Dothraki yang dulu dipimpin mediang suaminya. Keberuntungan belum berpihak padanya. Di trailer, kita bisa lihat Daenerys ditangkap dan dijadikan tawanan oleh Dothraki. Sementara itu, Ser Jorah dan Daario Naharis berpacu dengan waktu mengejar Sang Khaleesi. Dua orang itu memang prajurit terbaik sih, tapi jika lawannya adalah ratusan Dothraki berkuda, apa iya mereka punya kesempatan menang? Lantas, di mana sih Drogo?

Di Meereen, elit pemerintahan baru: Tyrion beserta Grey Worm, Missandei, dan Varys menghadapi pemberontakan sipil selama ditinggal Daenerys. Kami memperhatikan, akan ada kemunculan Red Priest baru di Meereen musim ini. Apa perannya dalam memperkuat kubu Daenerys? Masih misteri.

Lannister memang selalu membayar hutangnya. Kali ini sepertinya mereka mereka membayar apa yang mereka tanam. Ya, perang. Apalagi?

Jaime dan pasukannya akan bergerak ke Riverrun, yang saat ini sedang menjadi daerah sengketa antara klan Tully dan Frey. Kita tahu Frey menghabisi aliansi Stark-Tully di Red Wedding dengan kejam, karena mendapat dukungan dari Lannister.

Di sisi lain, Cercei yang baru saja kehilangan Myrcella, semakin posesif membentengi anaknya satu lagi yang sedang jadi raja, Tommen. Didera duka dan dendam setelah pembebasannya dari High Septon, Cercei mengeluarkan pernyataan bahwa ia memilih jalan kekerasan. Lagi-lagi, Jaime yang akan berhadapan dengan High Septon untuk menuntaskan urusan berdarah ini. Ya namanya juga cinta.

Dengan ratu dan pangeran disekap di penjara dan musuh-musuh berada di atap yang sama, sikap politik klan Tyrell jelas sedang diuji.

Permainan politik di King s Landing benar-benar sedang panas. Walaupun Tyrell jelas-jelas membenci Cercei, tapi mereka tidak punya pilihan banyak selain berada satu tim dengan Lannister dalam perang melawan pasukan High Septon. Namun sepertinya begitu Margaery dan Loras berhasil dibebaskan dari penjara, persekutuan ini harus didefinisikan lagi.

Sementara itu, entah apa lagi yang direncakanan oleh Lady Olena dan Littlefinger. Bahkan sampai saat ini, kita tidak tahu sebenarnya Littlefinger punya agenda besar apa dengan berafiliasi kepada banyak pihak. Kepada siapa sebenarnya kesetiaannya bermuara? Yang pasti, jangan pernah percaya kepadanya.

Penerus klan Baratheon benar-benar menghadapi malam-malam yang gelap dan penuh teror. Tapi mungkin masih ada harapan.

Ya, Stannis akhirnya menemui balasan atas perlakuannya kepada Shireen anaknya sendiri yang sangat memalukan. Kekalahannya sebelum mencapai Winterfell adalah mimpi buruknya yang jadi nyata. Apalagi ia dieksekusi oleh Brianne of Tarth yang bersumpah akan membunuhnya atas nama Renly. Namun, selain pedang Brianne yang mengayun kencang, bukannya kita tidak benar-benar melihat visualisasi Stannis dibunuh? Kita tahu selama ini Game of Thrones tidak terkenal murah hati dalam sensor adegan berdarah. Apakah Brianne membiarkan Stannis tetap hidup?

Jauh di balik benteng sana, Melisandre dan Ser Davos yang berada di The Wall setelah kekalahan Stannis, masih harus menghadapi pasukan Night s Watch yang berkonspirasi membunuh Jon Snow. Dari trailer, terlihat Ser Davos berdiri di antara mayat Jon Snow dan para pasukan yang bersiap akan menyerangnya. Kita tentunya benar-benar penasaran bagaimana nasib pasukan Baratheon yang sudah tercerai berai ini.

Night s Watch dan Wildlings sepertinya terpaksa jadi sekutu. Ini bukan lagi masalah harga diri, Bung!

Musim dingin sedang datang, dan pasukan White Walkers menghadang. Mereka semua melihatnya. Ditambah separuh pasukan Wildlings yang tewas dalam pertempuran Hardhome bergabung menjadi pasukan-orang-mati para White Walkers, itu artinya ancaman besar bagi Westeros dan makhluk hidup seisinya. Night s Watch dan Wildlings harus belajar hidup berdampingan. Namun pastinya banyak gesekan panas yang terjadi selama itu. Apakah akan ada yang terbunuh lagi?

Kita sudah mengetahui dari Sam bahwa Dragonglass dapat membunuh White Walkers. Sayangnya persediaannya tidak cukup banyak untuk menghabisi pasukan kolosal. Lantas bagaimana dengan Valerian Steel, bahan pembuat pedang Jon Snow yang mampu membunuh salah satu pimpinan White Walkers dalam sekali tebas? Kita tahu bahwa Oathkeeper, pedang yang diberikan Jaime kepada Brianne serta Widow s Wail, pedang Jofferey yang kini dimiliki Tommen, juga terbuat dari Valeryian Steel. Di manakah Valerian Steel lainnya?

Dengan multi-plot yang tersaji, banyak sekali cerita dari berbagai penjuru Tujuh Kerajaan yang masih simpang siur. Di dalam musim enam ini, ada flashback tentang The Tower of Joy, yaitu pertempuran dahsyat di masa lalu saat pasukan pemberontak yang dipimpin Robert Baratheon menumbangkan kekuasaan Mad King Aerys.Ini mungkin bisa menjelaskan beberapa hal.

Namun sebelumnya… Tetap saja, misteri yang masih belum terpecahkan hingga saat ini adalah…

DI MANAKAH GENDRY???!!!

Gendry yang memiliki darah raja Robert Baratheon di dalam dirinya ini dipaksa melarikan diri oleh Ser Davos di agar ia tidak dikorbankan oleh Melisandre dalam ritualnya. Ia terakhir kali terlihat di musim ke-3 menaiki perahu kecil dan tidak pernah terlihat lagi. Di mana gerangan Gendry saat ini?

Anak raja yang tampan, tidak kah kau lelah mendayung sampan? via www.scout.com

Semua misteri itu, kita tunggu saja jawabannya di Game of Thrones musim enam mendatang. Pastinya sebagai fans Game of Thrones, kamu perlu bersabar dan memperingatkan dirimu sendiri untuk tidak terlalu menyukai seorang karakter terlalu dalam, karena besar kemungkinannya dia tidak selamat. Valar morghulis!