Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini dipisah kata-kata. Begitu pula rindu,  Lihat, tanda tanya itu, jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi. -Rangga

Siapa yang tidak terhanyut oleh puisi yang diucapkan Rangga pada film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC2). Boleh dikatakan, Rangga mengalami kegalauan dan kegaduhan hati maha hebat dalam film ini. Namun, tahukan kamu siapa sosok dibalik penyair puisi-puisi Rangga?

Mau tahu lebih dekat dengan dia? Yuk simak!

Aan Mansyur kelahiran Bone, Sulawesi Selatan. Hm, negerinya penyair romantis!

Aan Mansyur via www.selasar.com

Kabupaten Bone berada di pesisir timur Sulawesi Selatan, disitulah kota kelahiran penyair berbakat ini. Sulawesi Selatan memang terkenal sebagai pencetak penyair-penyair hebat nan romantis. Selain Aan Mansyur, penyair asal Sulawesi Selatan lainnya ada Aslan Abidin, Hendragunawan S.Thayf, Muhary Wahyu Nurba, dan Tri Astoto Kodarie. Tuh, kalau pacaran sama anak Sulawesi Selatan, dijamin hidupmu bakal romantis!

Mencintai lampu jalan dan tomat buah. Menyukai cuaca buruk di perjalanan udara.

Advertisement

Akhirnya kau hilang. Kau meninggalkan aku — dan kenangan kini satu-satunya masa depan yang tersisa.

Dalam blog Aan Mansyur tertulis bahwa dia seseorang yang mencintai lampu jalan dan tomat buah. Selain itu Aan juga membenci game online. Lucunya sebelum menjadi penulis/ penyair seperti sekarang ini, Aan sempat bercita-cita menjadi pelukis namun urung diwujudkan karna Aan tidak terlalu yakin dengan kemampuannya. Mas Aan, nulis aja deh, biarkan wanita seluruh indonesia semakin klepek-klepek oleh karyamu~

Tidak Ada New York Hari Ini adalah karya terbaru dari Aan Mansyur, terbit bersamaan dengan film Ada apa dengan cinta 2

Puisi-puisi Rangga ada di buku ini via www.beritaseleb.com

Untuk kamu penggemar puisi-puisi Rangga, bisa kamu baca di buku karya terbaru Aan Mansyur: Tidak Ada New York Hari Ini. Buku ini dirilis bertepatan dengan launching film Ada Apa Dengan Cinta 2. Gak perlu kebingungan lagi deh buat kamu yang nyari-nyari puisi Rangga. Semua terjawab di buku ini. Penasaran sama puisinya? Baca yuk salah satu puisinya :

Puisi adalah pesta. Seperti ulang tahun atau pernikahan, tetapi benci perayaan. Ada beranda di halaman belakang buat setiap tamu yang datang. Aku biarkan orang-orang berbincang dan bersulang dengan diri sendiri.

Aku mungkin tidak berada di sana — aku sedang duduk menemani diriku di taman kota atau perpustakaan atau terjebak pesta berbeda dalam puisi yang belum dituliskan.

Aku mengundang kau juga. Datanglah. Masuklah. Tak ada kamera tersembunyi yang mengawasimu seperti di tiap sudut kota. Di puisiku hanya akan kau temukan tubuhmu jatuh ke lengan seseorang. Dia menciummu hingga kau lupa kau pernah merasa ditinggalkan.

Kau boleh membayangkan dia adalah aku atau siapa pun yang kau inginkan.

Ingin tenggelam dengan karya Aan Mansyur? Hm, tidak ada salahnya kamu membaca buku-buku Aan lainnya

Melihat api bekerja via www.instagram.com

Sampai saat  ini Aan telah menulis 9 buku, 1 – hujan rintih-rintih. 2 -perempuan, rumah kenangan. 3 – aku hendak pindah rumah. 4 – cinta yang marah. 5 – tokoh-tokoh yang melawan kita dalam satu cerita. 6 – sudahkah kau memeluk dirimu hari ini? 7 – kukila. 8 – Tidak ada New york hari ini. dan juga termuat dalam puluhan antologi puisi, cerpen, dan esai. Hm, Keren banget memang mas Rangga Aan Mansyur ini.

Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta, kau melihat langit membentang lapang. Menyerahkan diri untuk dinikmati, tapi menolak untuk dimiliki. -Aan Mansyur

Kira-kira Aan Mansyur udah punya pasangan belum ya?

Kira-kira siapa ya? via www.instagram.com

Efek dari karya puitis nan romantis Aan Mansyur pasti mengundang banyak penggemar, selain ingin membeli buku sekaligus ingin tahu kehidupan pribadinya. Hm, tidak bisa dipungkiri, setelah sukses film #AADC2 ( hari ke-4 sudah meraup 1.000.000 juta penonton ) Aan Mansyur pun turut melejit. Karya bukunya dicari-cari dan kisah cinta nya banyak yang ingin tahu. Nah, kira-kira Aan Mansyur udah punya pasangan belum ya? Cek aja deh di Instagramnya 🙂

Ketika ada yang bertanya tentang cinta, apakah sungguh yang dibutuhkan adalah kemewahan kata-kata atau cukup ketidaksempurnaan kita?

Indonesia kini punya penyair-penyair yang mulai kembali menunjukkan taringnya. Jadi, orang-orang tidak hanya tahu Chairil Anwar, W.S. Rendra, Sapardi Djoko Damono dan Seno Gumira Ajidarma saja, tapi juga tahu Aan Mansyur penyair dari Sulawesi Selatan. Nah, buat bapak/ibu yang ragu anaknya ingin menjadi penulis, Aan Mansyur bisa menjadi rujukan penyair modern era ini.

Saya orang yang rumit. Sesederhana itu. -Aan mansyur

Gimana? Jadi ngerasa pengen jadi penyair kan?