Siapa kira perkara gorengan sampai bisa menghebohkan laman media sosial. Ya, meski terdengar seperti sesuatu yang nggak berfaedah, tapi nyatanya beberapa hari lalu sepaket gorengan menjadi bahan perbincangan. Bukan karena gorengannya yang bermasalah, tapi karena bungkusnya bikin geger si pembeli. Semua terjadi karena bungkus yang dimaksud bukanlah sekadar kertas atau koran bekas biasa.

Untuk tahu apa yang menjadikan kisah gorengan tersebut kian viral, langsung saja, yuk, simak bareng Hipwee di bawah ini.

Kalau kamu suka iseng membaca tulisan di bungkus gorengan, maka kamu akan paham kenapa bungkus ini bikin heboh

Buat kamu yang suka membaca tulisan pada bungkus gorengan, mungkin kamu kamu akan paham kenapa kertas yang terlihat biasa ini jadi viral. Kalau diperhatikan memang ada yang nggak biasa dari ceritanya. Entah berasal dari mana, kertas satu ini bertuliskan cerita dewasa. Duh! Wajar sih kalau kemudian ini jadi ramai dan dijadikan teman santai yang baik… eh maksudnya jadi bahan perbincangan. Kebayang nggak kalau yang dapat bungkusan ini anak-anak di bawah umur, akan jadi apa? Ya tetap jadi bungkus gorengan

Jelas dong para netizen langsung ramai mencuitkannya di media sosial. Hmmm~

Dalam foto yang menunjukkan beberapa gorengan terbungkus dalam kertas putih itu, para netizen ramai mencuitkan komentarnya. Komentar atas cerita berbau seks itu juga begitu beragam. Mulai dari yang menertawakan, sampai mereka yang seolah nggak bisa menerima hal tersebut.

@wayan_agung22 jadi kepengen beli gorengany sapa tau dapat cerita selanjutnya

@dhanykusuma17 penistaan gorengan

@Sekarmelathi_LR yaampuun, kebacaaaa. termasuk zina mata gak sih neg? wkkkk

@Upium itu mungkin strategi pasar, biar yg penasaran lanjutannya beli lg gorengan, masa iye beli kertasnya doank?! hahaha

@Ram_Alt Gorengan nya panas,tulisan di bungkus gorengannya juga ‘panas’

@WinnYoanes gorengan pembuat ma*tr*ba*i… (Gaya ngomong doraemon saat ngeluarin sesuatu dari otong ajaibnya)

Rasanya sederet komentar tersebut sudah cukup mewakili perasaan netizen yang membaca bungkus gorengan fenomenal itu. Ya, kalau yang suka cerita serupa mungkin senang-senang saja, lain soal kalau yang baca mereka yang anti atau bahkan anak-anak. Bahaya tapi enak!