Beberapa hari terakhir, warganet dihebohkan beredarnya foto-foto dan video 18+ seseorang bernama Muhammad Millendaru Prakasa Samudero atau akrab disapa Millen Cyrus. Bagi kamu yang belum tahu siapa dia, Millen adalah salah satu keponakan selebriti tanah air, Ashanty Hermansyah. Tapi namanya mulai populer di kalangan warganet karena penampilannya yang feminim.

Millen yang akhirnya mengumumkan kalau dirinya adalah seorang shemale, beberapa waktu terakhir memang sudah berani tampil lebih cantik. Puncak “ulah” Milen ini terjadi beberapa hari terakhir  karena video tak senonoh dengan seorang cowok muncul di Snapchat. Lantas, warganet yang tahu kalau Millen adalah keponakan dari Ashanty ini langsung memborbardir istri dari Anang Hermansyah tersebut dengan men-tag akun Instagramnya di kolom komentar unggahan-unggahan foto bahkan video Millen ini. Kebayang nggak sih betapa pusing dan malunya Ashanty dengan kejadian ini? Lagian kenapa dia seolah-olah harus tanggung jawab dengan kehidupan ponakannya yang sudah dewasa?

Warganet melapor ke Ashanty via www.instagram.com

Akhirnya, meski bukan langsung turun tangan menjawab komentar-komentar ini, kemarin Ashanty melalui Insta Stories-nya mengunggah sebuah pernyataan yang cukup panjang. Intinya adalah, Ashanty yakin kalau Sang Maha Pencipta tidak akan pernah salah saat menciptakan makhluk-Nya, barang sedikitpun. Ashanty mengerti bagaimana perasaan Millen yang sejak kecil merasa terjebak di tubuh yang salah. Tapi bagi Ashanty nggak harus berakhir seperti ini. Karena apa yang dilakukan oleh Millen sudah kelewat batas, bahkan bikin malu. Semua keluarganya selalu mendoakan Millen dimana pun ia berada. Dan Ashanty pun berharap ia dan keluarganya bisa menghadapi cobaan ini.

Insta Story Ashanty soal Millen via www.instagram.com

Advertisement

Jika ada yang bertanya, kenapa keluarga Millen, termasuk Ashanty membiarkannya “berubah haluan” begitu saja, tentu jawabannya adalah mereka tidak membiarkan Millen begitu saja. Perubahan Millen yang terjadi bahkan sejak beberapa tahun terakhir tentu saja mendapat peringatan dari keluarganya. Bahkan tahun lalu, saat Ashanty umroh bersama keluarga, ia sempat menuliskan cuitan di akun Twitternya “Mendoakan semua keluarga, khususnya yg lagi khilaf, yg lagi lupa, kembali kejalan yg benar,, dan kami slalu bersatu”.

Ini tentu saja jadi salah satu bukti bentuk dukungan Ashanty agar Millen tetap pada jalannya. Bahkan, pada momen kumpul keluarga beberapa waktu lalu, Ashanty sempat mengambil video Millen yang juga datang pada saat itu. Ia memakai pakaian “normal” dan Ashanty terlihat senang dengan itu. Ia mendoakan agar Millen benar-benar sudah sadar dan bertobat. Bahkan Ashanty juga sempat mengatakan kalau ia berulah lagi, maka Millen nggak diizinkan untuk main ke rumahnya. Namun ternyata, ancaman tersebut tidak berlaku bagi Millen.

Millen dan Ashanty via www.kapanlagi.com

Apa mau dikata, makin ke sini, ternyata Millen semakin girly saja. Bahkan dalam sebuah videonya di Youtube, Millen sudah mengakui kalau ia memilih untuk menjadi shemale. Keputusan ini mutlak dari dirinya, bukan dari hasutan atau paksaan orang lain. Sebagai warganet, nggak bisa men-judge begitu saja. Kenapa ia bisa seperti ini, mana peran keluarganya, kenapa Ashanty membiarkan keponakannya seperti itu, dan lain sebagainya.

Ingat, Millen itu akan memasuki usia 25, lho tahun ini. Dia bukan anak kecil lagi, yang sedikit-sedikit harus diadukan ke orang tuanya. Apalagi ke Ashanty. Merongrong Ashanty dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu bukan jalan keluar. Seakan Ashanty ini nggak tahu kelakuan keponakannya di luar sana. Apa iya setiap urusan keluarga harus ia publikasikan di media sosial? Tentu nggak ‘kan? Bisa jadi, sudah berbagai macam cara ia dan keluarganya lakukan untuk mencarikan solusi soal Millen ini.

Ashanty dan Millen via www.ask.fm

Sama seperti kata Ashanty, alangkah lebih baik, warganet ikut mendoakan yang terbaik untuk Millen Cyrus. Jalan apa yang terbaik untuknya. Jangan sampai ada korban bully atau kebencian lagi. Percayalah, keluarganya sudah melakukan apa yang terbaik, Millen pun mungkin juga seperti itu. Berhentilah untuk setiap saat melapor ke Ashanty soal keponakannya ini.

Pertama, Ashanty juga punya keluarga yang dia urus. Kedua, ia tentu juga lebih paham permasalahan ini dan menyelesaikannya cukup sepengetahuan internal keluarga. Ketiga, Ashanty bukan keamanan RT yang 1×24 jam harus mendapat laporan. Ashanty sudah cukup menanggung malu dan beban berat dengan masalah ini, nggak usah ditambah-tambahin pakai tag dan laporan-laporan yang bernada sarkastik dan seolah nyukurin atau menyalahkan ya! 😀

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya