Kamu tentu tau dong tentang berita heboh menyangkut Mas Banyu Biru? Kalau belum tau, sorry, berarti kamu kurang gaul nih sepertinya.

Jadi begini ceritanya, Mas Banyu kemarin kan baru diangkat jadi salah satu anggota Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) dari Badan Intelejen Negara (BIN). Nah, yang bikin heboh adalah Mas Banyu ini mengunggah SK pengangkatannya ke akun Path yang diduga miliknya (sampai sekarang belum ada keterangan resmi dari Banyu Biru). Jelas saja netizen langsung ramai memberitakannya.

Sebenarnya apa sih yang jadi alasan kok mas Banyu yang notabene diangkat jadi anggota Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan ini sampai berbuat demikian? Nah, buat seru-seruan aja nih, Hipwee akan mencoba untuk menerkanya. Disimak dengan seksama, ya… 😀

Mas Banyu ini anaknya Om Eros Djarot yang notabene sutradara kawakan. Bisa jadi ini cuma settingan biar semua orang tau kalau mas Banyu juga punya bakat akting

Bapak sama anak, nih via beritagar.id

Kamu sudah tau kan kalau ayahnya Mas Banyu ini adalah Om Eros Djarot? Om Eros Djarot ini merupakan sutradara kawakan, komposer, budayawan, dan juga politisi. Sepak terjang Om Eros Djarot dalam dunia seni sudah gak perlu diragukan lagi dong. Nah, bisa jadi nih mas Banyu juga ingin mengikuti jejak yang sama dengan sang ayah untuk mendalami dunia seni, khususnya seni peran. Hanya saja medianya yang beda. Kalau Om Eros Djarot medianya lewat film, kalau Mas Banyu aktingnya cukup lewat akun media sosialnya. Hehe..

Bisa jadi juga Mas Banyu ingin rendah hati. Kan bisnisnya lagi naik tuh, makanya dia bikin kasus kayak gitu biar dia tetep inget daratan.

Advertisement

Mas Banyu juga pengusaha sukses via IG @banyudjarot via www.instagram.com

Mas Banyu ini sebenarnya ingin menjunjung tinggi nilai rendah hati. Bisnis yang dia miliki kan lagi naik-naiknya tuh. Nah, Mas Banyu ini nggak pengen dirinya terbawa arus dan jadi jumawa. Mas Banyu sadar akan pentingnya sifat rendah hati dan kesabaran. Makanya dia sengaja bikin kasus untuk mengingatkan dirinya sendiri agar selalu ingat dengan daratan tempatnya berpijak. Agak nggak nyambung ya? Hehehe.. udah iyain aja. Namanya juga menerka-nerka. 😀

Bisa jadi Banyu sebenarnya ogah join ke BIN, tapi sungkan buat nolak ajakan dari Pak Sutiyoso. Kasus ini salah satu caranya agar dia batal jadi anggota BIN

Mas Banyu nih ogak sebenarnya jadi anggota BIN via IG @banyudjarot via www.instagram.com

Kita juga harus mempertimbangkan dari sisi ini loh. Siapa tau Mas Banyu ini memang dari awal sebenarnya ogah jadi anggota BIN. Mending jadi pengusaha dan pebisnis. Toh, usahanya juga udah berkembang pesat. Hanya saja Mas Banyu ini orangnya sungkanan. Ngga enak mau nolak ajakan Pak Sutiyoso. Nah, cara nolaknya ya lewat kasus ini. Kan akhirnya Mas Banyu bisa mengundurkan diri dari posisinya di BIN gara-gara kasus ini. Pinter deh emang! 😀

Jangan salah, Mas Banyu hanya ingin mengikuti tren anak muda masa kini. Upload momen pribadi kan bukti eksistensi.

Ini kan emang tren anak muda via nyamukkurus.com

Sebagai pemuda yang hidup di era Internet, tentunya Mas Banyu juga ngga mau ketinggalan dong dengan anak muda yang lain. Kan mengunggah momen pribadi sekarang jadi parameter eksistensi anak muda dan Mas Banyu tau persis hal itu. Silahkan saja jika pemuda-pemudi yang lain mengunggah foto selfie, foto syur atau apalah itu di akun mereka. Tapi Mas Banyu punya yang lebih sensasional; SK Pengangkatan BIN! Keren gak tuh.

Atau…..Mas Banyu lupa nge-inner circle Pathnya. Ini cuma kecelakaan aja.

Bisa jadi emang kelupaan nge-inner circle via news.okezone.com

Alasan yang satu ini juga harus kita pertimbangkan, loh. Mungkin Mas Banyu cuman pingin agar SK ini diketahui oleh inner circle Pathnya aja. Ya, maklum kan ya. Momen membanggakan seperti itu kan juga wajar kalau dibagikan kepada orang terdekat. Sayangnya, Mas Banyu lupa meng-inner cirle Pathnya. Yah, kejadiannya seperti yang bisa kita lihat sekarang deh jadinya. Padahal itu cuman kecelakaan aja kok. Mas Banyu gak punya niatan buat riya’.

Niat awal Mas Banyu sebenarnya mau nge-laminating SK nya aja. Eh, tapi nggak nemu fotokopian. Ya udah deh nge-Path aja~

Bisa jadi waktu itu gak nemu tukang fotocopy yang mau via www.kaskus.co.id

SK Pengangkatannya cuman kertas biasa kan, ya. Bisa jadi mas Banyu pingin nge-laminating SK-nya biar awet dan aman dari guyuran hujan. Mas Banyu udah usaha tuh kemana-mana buat nyari fotocopy-an yang buka dan mau nerima laminating SK-nya. Tapi sayangnya gak ada yang bisa. Nah, berhubung udah kepepet gak ada, mungkin mas Banyu berpikiran bahwa lebih baik difoto dan upload aja di Path. Kan sama awet dan gak bakal ilangnya toh, ya. Hehe

Mas Banyu ini mungkin lupa semboyan BIN: Berani tidak dikenal, mati tidak dicari, berhasil tidak dipuji, dan gagal dicaci maki. Dia cuma inget yang terakhir aja. Dicaci makinya doang~

Pak, ada yang lupa semboyan BIN. via sp.beritasatu.com

Nah ini… Bisa jadi Mas Banyu waktu itu pas bener-bener kelupaan semboyannya BIN. Setelah mikir keras berusaha mengingat-ingat, Mas Banyu masih saja belum kepikiran apa sih semboyannya BIN ini. Saat hampir menyerah untuk mengingat-ingat, terlintasnya semboyan terakhirnya; gagal dicaci maki. Tapi mungkin pas itu Mas Banyu nangkepnya jadi “dicaci maki” aja. Makanya deh di upload di sosmed ~
Apapun alasannya, yang jelas alasan-alasan diatas cuman bercanda dan bertujuan untuk menghibur saja. Tak ada maksud untuk menghina apalagi melecehkan kok. Mending dibikin ketawa aja. Hehe 😀

Kredit Featured Image : http://m.news.viva.co.id/news/read/730745-dpr-ulah-banyu-biru-bisa-mengarah-ke-pelanggaran-pidana