Siapa yang gak suka kopi? Mungkin hampir semua orang suka melakukan sesuatu ditemani secangkir kopi. Tapi kamu tahu gak sih gimana ceritanya biji kopi bisa terhidang di meja kamu sebagai minuman yang nikmat? Lalu ada berapa macam cara penyajian kopi?

Sedikit Fakta Tentang Kopi

Kata kopi berakar dari bahasa Arab qahwa, penyingkatan dari qahhwat al-bun yang berarti ‘wine of the bean’. Konon, buah kopi mulanya dimanfaatkan oleh sebuah suku di Afrika Timur sebagai makanan penambah energi. Kopi lalu dimanfaatkan sebagai minuman oleh bangsa Arab, karena ajaran Islam melarang konsumsi alkohol. Kemudian, kopi disebarkan oleh bangsa Arab sebagai komoditas perdagangan seiring dengan penyebaran Islam.

Tempat pembudidayaan kopi terbaik berada di Bean Belt, yaitu daerah di antara garis balik utara (Tropic of Cancer) dan garis balik selatan (Tropic of Capricorn). Ssst, Indonesia masuk dalam daftar tiga teratas produsen kopi terbesar di dunia, lho!

Bean Belt dan Negara Penghasil Kopi via www.coffeeforless.com

 

Advertisement

Kopi Arabika merupakan kopi yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia yaitu sekitar 70%, sementara 30% sisanya adalah konsumsi kopi robusta. Saat ini, kopi merupakan komoditas kedua yang paling banyak diperdagangkan setelah minyak.

Tanaman kopi sebenarnya bisa tumbuh sampai setinggi 10 meter, tapi tanaman kopi di perkebunan kopi umumnya dibuat untuk tumbuh sampai 3 meter saja agar mudah dipetik. Buah kopi dipetik dan diolah sampai tersisa bijinya saja, lalu biji tersebut dikeringkan. Selanjutnya biji kopi yang masih berwarna hijau ini dipanggang pada suhu 260 derajat Celcius sampai merekah dan berubah warna. Nah, biji yang sudah dipanggang inilah yang bisa diolah jadi minuman.

Pemrosesan biji kopi

Beragam Penyajian Kopi

Meski berasal dari biji kopi yang sama, cara penyajian kopi berbeda-beda lho.

1. Espresso

Espresso adalah kopi bittersweet konsentrat tinggi yang dibuat dengan menyemburkan air panas bertekanan tinggi melewati bubuk kopi. Espresso berasal dari bahasa Italia yang berarti “cepat” dan biasa disajikan dalam cangkir kecil yang disebut shot.

2. Affogato

Affogato via twobitesatatime.com

Berasal dari bahasa Italia yang berarti tenggelam, affogato adalah minuman berupa satu sendok vanilla gelato atau es krim yang kemudian disiram dengan espresso panas.

3. Americano

Americano berasal dari tentara-tentara Amerika di Italia pada masa Perang Dunia I, yang menganggap espresso ala Italia terlalu pahit untuk dicecap begitu saja. Americano disajikan dengan cara menambahkan satu shot espresso dengan air panas.

4. Cappuccino

Italian Cappuccino via www.dairygoodness.ca

Cappuccino adalah minuman kopi yang terbuat dari espresso dan susu yang disembur dengan uap panas untuk menghasilkan busa susu bertekstur halus. Secara teknis, cappuccino terdiri dari sepertiga espresso, sepertiga steamed milk, dan sepertiga frothed milk/busa susu.

5. Caffé latte

Latte Art via thebellevuescene.com

Banyak yang sering keliru membedakan caffé latte dengan cappuccino. Sepintas memang mirip, hanya saja caffé latte terdiri dari sepertiga espresso, dua pertiga steamed milk dan sedikit milk froth atau busa susu. Caffé latte lebih populer di Amerika Serikat.

6. Caffé mocha

Caffé mocha ditemukan oleh orang Amerika dan merupakan variasi dari caffé latte yang terinspirasi dari minuman kopi asal Turin, bicerin. Seperti caffe latte, caffe mocha juga terdiri dari sepertiga bagian espresso dan dua pertiga steamed milk, tapi juga ditambahkan sedikit bubuk kokoa atau sirup cokelat. Seperti cappuccino, caffe mocha juga mengandung busa susu di atasnya, meski terkadang mereka disajikan dengan whipped cream.

6. Frappuccino

Frappuccino adalah jajaran minuman kopi blend yang merk dagangnya dipegang oleh Starbucks. Minuman ini terdiri dari kopi yang di-blend dengan es dan bahan-bahan lain – tergantung variannya, biasanya ditambah whipped cream di atasnya.

7. Kopi instan

Kopi instan via www.thereviewaddict.com

Kopi yang paling mudah ditemui di Indonesia. Kopi instan atau kopi bubuk berasal dari biji kopi yang sudah di-brew atau didihkan, kemudian dikeringkan dengan metode  freeze-drying atau spray-drying agar selanjutnya bisa diseduh dan dinikmati. Kopi instan cepat disajikan karena larut dalam air panas, gak makan tempat dan lebih tahan lama.

8. Liqueur Coffee

Liqueur coffee via www.scienceofdrink.com

Liqueur coffee merupakan kopi yang dicampur dengan satu shot minuman beralkohol dan biasanya dipermanis dengan whipped cream. Liqueur coffee memiliki beragam varian tergantung minuman beralkohol yang menjadi bahannya, seperti Irish Coffee (Whiskey), Brandy Coffee (Brandy), dan Russian Coffee (Vodka).

9. Kopi Tubruk

Kopi tubruk merupakan minuman kopi khas Indonesia yang dibuat dengan cara mendidihkan biji kopi yang digiling kasar bersama gula. Kopi ini populer di Jawa dan Bali.

10.  Kopi luwak

Kopi luwak yang diekspor ke luar negeri via www.kopiluwak.eu

Satu lagi kopi khas Indonesia, kopi luwak merupakan kopi termahal di dunia yang harganya mencapai USD100 per 450 gram. Kopi luwak dibuat menggunakan biji kopi yang berasal dari ekskresi luwak yang memakan buah kopi dan memiliki rasa yang khas.

Nah, semoga artikel ini semakin menambah pengetahuanmu tentang kopi ya. Yuk ah, ngopi dulu!