Awal Desember 2016 lalu, sebuah pernikahan di kota Nanchong, Sichuan-China membuat terkejut para tamu undangan yang hadir. Kejutan itu datang dari kedua mempelai yang tengah berbahagia, di mana keduanya memasuki ruang pernikahan dengan baju yang tertukar.

Yap! Pengantin wanita berjalan dengan setelan tuksedo milik calon suaminya. Diikuti dengan pengantin pria memasuki ruangan dengan gaun pernikahan panjang bernuansa putih. Tidak hanya bertukar baju, keduanya pun lengkap alas kaki dan aksesoris yang turut ditukar.

Kebayang nggak sih bagaimana pernikahan istimewa itu berjalan dengan cara yang berbeda? Langsung simak saja, yuk!

Ternyata bukan tanpa alasan, keduanya memang sengaja bertukar busana atas permintaan mempelai wanita, lho…

unik, sih! via cd.qq.com

Ternyata, penggunaan busana yang tertukar ini bukan tanpa alasan, lho. Pengantin pria yang bernama Wu Shuai ini kemudian menjelaskan jika semuanya adalah ide dari Qu Qian, calon istrinya tercinta. Wu mengungkapkan jika mempelai wanita memiliki kekhawatiran saat harus mengenakan gaun pengantinnya sendiri.

Advertisement

Penjelasan itu pun menjadi titik balik ke pertemuan pertama mereka di 2011. Wu mengungkapkan jika saat itu wanita pujaannya tersebut adalah seorang gadis cantik yang langsing, di mana bobot tubuhnya hanya 40 kilogram. Tapi, seiring berjalannya waktu, berat badan Qu pun terus bertambah.

Karena khawatir akan begitu terlihat gendut, maka Qu meminta agar keduanya bertukar busana. Waduduy~

cwanet! via www.xilu.com

Sebab tubuhnya yang nggak lagi selangsing dulu, maka dari itu Qu meminta pada Wu untuk bertukar busana. Alasannya karena Qu merasa khawatir akan terlihat semakin gendut dalam gaun pengantinnya tersebut. Mungkin saja dia mengira dengan tuksedo yang dipakainya, tubuh gendut yang dimilikinya akan lebih tertutup sehingga tidak terlihat sedemikian rupa. Waduduh! Lucu juga sih.

Meski awalnya enggan, tapi akhirnya Wu mengalah demi kebahagiaan mereka bersama

manis banget sih mereka :3 via www.diyiredian.com

Meski awalnya enggan lantaran merasa keberatan, tapi akhirnya Wu mengalah demi kebahagiaan mereka bersama. Dia mengatakan jika terkadang kamu memang perlu menempatkan diri di atas sepatunya dan kadang pun perlu seolah menjadi alas kakinya. Menurutnya, itulah kunci kebahagiaan dari sebuah pernikahan.

Pernikahan unik dari Wu dan Qu ini seperti memberikan sebuah pelajaran tentang bagaimana belajar untuk menjadi suami yang baik. Meski caranya terbilang nyeleneh tapi ya nggak ada yang aneh kalau namanya sudah cinta. Nah, kalau kamu mau nggak melakukan hal yang serupa sebagai bukti sayang dan cinta terhadap pasangan? :p

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya