Nggak mau kalah sama Morgan Winata (SM*SH) yang karirnya makin cemerlang di layar lebar, Bisma Karisma telah beraksi di film terbarunya bertajuk Juara. Film ini adalah debut Bisma sebagai peran utama. Sebelumnya ia sempat berakting di beberapa sinetron dan sebuah film bertitel Nada Untuk Asa (2015). Nah, film ber-genre laga ini juga arahan dari sutradara yang menaungi Nada Untuk Asa, yakni Charles Gozali. Film Juara baru beberapa hari lalu mulai meramaikan jagat layar lebar Tanah Air. Untuk kamu para penggemar Bisma yang penasaran seperti apa filmnya, berikut ini Hipwee rangkumkan seluk beluknya untuk kamu. Buat yang udah nonton, boleh juga lho baca. Siapa tahu ada yang kelewat kemarin.

Juara bertutur tentang kisah from zero to hero. Sosok pemuda ceria dan sederhana yang menjelma superhero.

Poster film yang dibintangi Bisma. via movie.co.id

Film ini mengisahkan tentang Bisma (Bisma Karisma), seorang cowok sederhana yang kerap membantu ibunya – Sarah (Cut Mini Theo) berjualan bakmi. Meski ibunya penjual bakmi dan tak memiliki sosok ayah, Bisma tumbuh jadi cowok yang ceria dan optimis. Karena keoptimisannya itu ia berani mendekati seniornya yang cantik. Sayangnya, tindakan Bisma mendekati seniornya itu memancing kemarahan Attar (Ciccio Manassero). Cerita pun berlanjut manakala Bisma berusaha melakukan beragam cara demi melawan serangan Attar. Secara garis besar, film ini bercerita tentang from zero to hero. Perjuangan dari seseorang bukan siapa-siapa menjadi sosok pahlawan.

Pssst! Dalam film ini Bisma katanya naksir sama seniornya lho. Jangan cemburu ya geng!

Bella, kakak senior yang ditaksir Bisma. via www.youtube.com

Dikisahkan pula dalam film ini Bisma naksir seniornya yang cantik bernama Bella (Anjani Dina). Sayangnya, Bella sudah memiliki kekasih bernama Attar. Attar geram pada tindakan Bisma yang berani menunjukkan perasaannya pada Bella. Ia tak segan menyerang Bisma dengan kekerasan. Dalam kondisi yang menghimpitnya, ada seorang pelanggan kedai (Tora Sudiro) yang selalu menyemangatinya untuk pantang menyerah. Terdorong situasi yang terdesak, Bisma pun berniat belajar bela diri. Suatu hal yang ditentang keras oleh sang Ibu.

Selain menempatkan Bisma sebagai peran utama, Juara juga dibintangi oleh aktor laga Cecep Arif Rahman.

Advertisement

Cecep Arif Rahman pun turut membintangi film ini. Bersama juga dengan Tora Sudiro, Cut Mini, dan Ciccio Manassero. via www.jawapos.com

Sebelumnya, Bisma memang sudah sempat tampil di layar lebar – Nada Untuk Asa, namun belum memegang peran yang peting. Dalam Juara, giliran karakter Bisma yang ditemani oleh beberapa aktor dan aktris kenamaan Indonesia. Sebut saja Cut Mini Theo, Tora Sudiro, Cecep Arif Rahman, dan Mo Sidik. Yang paling spesial adalah kehadiran Cecep Arif Rahman yang berperan sebagai pimpinan mafia bernama Kobar. Seperti yang sudah kamu ketahui, Cecep adalah aktor sekaligus atlet pencak silat yang sebelumnya berakting dalam film laga The Raid 2: Berandal hingga Star Wars: The Force Awakens.

Untuk kamu remaja Indonesia, film ini punya pesan positif, yakni stop bullying.

Film ini punya pesan berupa stop bullying. via sinemata.com

Charles Gozali mengatakan bahwa film ini memang ditujukan untuk para remaja. Karenanya ceritanya sengaja dibuat ringan dengan mengedepankan unsur humor dan drama, disamping unsur laganya. Skenarionya sendiri hasil garapan dari Charles dan Hilman Hariwijaya yang banyak mengangkat isu bullying. Kamu tak akan rugi menyaksikan film yang satu ini karena tak hanya akan mendapat hiburan, tapi juga pesan positif. Bullying tak hanya melukai fisik seseorang tapi juga mengganggu kondisi psikisnya. So, stop bullying!

Walau kabarnya syuting film Juara sempat tertunda, tapi film ini berhasil rilis juga!

Meski proses syutingnya sempat ditunda, tapi akhirnya film Juara berhasil dirilis juga. via www.inspiratorfreak.com

Syuting film Juara kabarnya sempat mengalami penundaan. Bisma, selaku peran utama dalam film ini merasa sangat kecewa. Akan tetapi kekecewaan Bisma itu membuahkan hasil berupa lagu soundtrack berjudul Pemeran Pengganti. Jika pada waktu sebelumnya lagu ciptaan Bisma selalu ditolak, lagu Pemeran Pengganti yang ia tulis di tengah kegalauan penundaan syuting langsung disetujui oleh sang sutradara. Tuh, kan! Rasa kecewa malah bikin Bisma jadi lebih produktif.

Penundaan proses syuting film Juara dikarenakan untuk menciptakan momen perilisan yang tepat serta hasil yang baik. Sementara itu penundaan proses syuting dimanfaatkan oleh seluruh tim produksi untuk mematangkan konsep dan melatih bela diri para pemainnya.

Menjadi aktor, ko-produser, sekaligus pengisi dan pencipta soundtrack, jadi bukti totalitas Bisma dalam film ini.

Bisma mengatakan bahwa ia ingin total dalam film ini. via www.muvila.com

Dalam film ini Bisma tak hanya menjadi aktor utama. Ia juga menjabat sebagai ko-produser sekaligus pengisi soundtrack film-nya. Bahkan beberapa soundtrack tersebut diciptakan oleh Bisma sendiri. Bisma mengatakan ia tak mengambil pekerjaan lain selain film ini karena ia ingin total di dalamnya. Duh, salut deh sama totalitas Bisma.

Ini dia trailer filmnya…

Untuk kamu fans Bisma atau SM*SH, menyaksikan film Juara bisa banget jadi pengobat rindu, sekaligus menikmati kepiawaian Bisma di bidang lain. Kali ini Bisma nggak berjoget-joget di atas panggung, tapi main silat. Lebih keren yang mana ya? Tonton aja filmnya… :p