Saat ini, yang namanya pencitraan itu seperti sebuah keharusan yang terus dilakukan agar terlihat baik di depan banyak orang, khususnya di media sosial. Orang yang posting di media sosial, sepertinya menjaga betul lisan dan foto yang diunggahnya. Kepentingannya jelas, agar dia mendapat citra yang baik bagi para warganet. Nah, sementara untuk hubungan asmara, rasanya kita nggak perlu melakukan pencitraan di depan pasangan kita deh. Apalagi kalau tujuannya cuma untuk mendapatkan pandangan yang baik. Toh, harusnya kita bisa menjadi apa saja bagi pasangan kita, bukan?

Tapi kenapa setiap kali orang yang baru menjalin kasih, seolah selalu menjaga citranya agar tetap baik di mata pasangannya alias jaim? Selain agar dinilai baik, apa sih alasan orang-orang selalu jaim di depan pasangannya yang baru saja membuat komitmen?

1. Alasan pasti, setiap orang pasti masih malu dan nggak mau menunjukkan sisi absurd-nya depan pasangannya. Pengennya terlihat baik gitu deh

Malu. via unsplash.com

Malu menjadi alasan paling klise seseorang untuk jaim di depan pasangannya. Karena dia merasa belum begitu akrab dan berpikir bahwa menjadi dirinya sendiri yang absurd merupakan hal yang nggak sopan, makanya dia bersikap lebih santun dan menjadi anak baik-baik, meski sebenarnya itu malah terlihat kaku dan aneh. Tapi memang seperti itulah, orang yang baru jadian, cuma pengen terlihat baik di depan pasangannya.

2. Merasa nggak percaya diri di depan pasangan. Takutnya, perilakumu bisa jadi sesuatu yang menjijikkan bagi dirinya

Nggak percaya diri. via unsplash.com

Advertisement

Seperti buang angin, ngupil, garuk-garuk pusar, mengendus ketiak sendiri, dan hal absurd lainnya, tentu merupakan kegiatan yang nggak pengen dilihat oleh pasangan, apalagi bagi kamu yang baru menjalin cinta dengannya. Karena kegiatan ini terbilang jorok, maka dari itu kamu selalu menjaga perilakumu agar nggak membuat pasangan jijik. Kecuali kalau kamu memang percaya diri bahwa kegiatan ini nggak akan mengubah pandangan pasanganmu atas dirimu. Tapi daripada gambling, kan mending jaim, ya.

3. Karena kamu nggak mau memupus ekspektasi pasangan, jaim menjadi cara yang paling ampuh untuk menjaga harapannya kepadamu

Takut… via unsplash.com

Setiap orang yang bersedia menjalin hubungan spesial dengan orang lain, tentu memiliki ekspektasi atau harapan yang cukup tinggi pada orang tersebut karena menyangkut masa depannya. Nah, bisa jadi sikapmu yang absurd bakal memengaruhi harapannya yang terlampau tinggi padamu. Maka dari itu, menjaga citra diri menjadi jalan paling aman untuk menjaga harapannya. Namanya juga baru jadian.

4. Namanya juga pasangan baru, soal memberi kepercayaan sepenuhnya kepada dia pun butuh waktu

Nggak bisa nolak buat bikin kaos couple. via unsplash.com

Kepercayaan memang nggak mudah untuk diberikan pada siapapun juga, termasuk pada pasangan yang baru saja menjalin hubungan spesial. Maka dari itu, nggak heran kalau orang masih menjaga citranya di depan orang yang dia cintai. Karena hanya dengan begitu, dia bisa memutuskan, hendak diberi berapa besar kepercayaan pada orang tersebut.

5. Tapi pada dasarnya, kalian masih ingin mencari tahu karakter masing-masing. Mengamati secara diam-diam sambil menjaga image diri sendiri

Diam-diam baca karakter pasangan. via unsplash.com

Meski sudah melewati tahap PDKT yang cukup alot dan berhasil mendapatkan hatinya dengan membuat komitmen, rupanya mengetahui dan memahami karakter pasangan nggak hanya sampai di situ. Sama seperti memberi kepercayaan, membaca karakter pasangan pun butuh waktu lebih banyak demi sebuah kecocokan yang paling hakiki. Maka dari itu, jaim menjadi cara lain untuk mengamati karakter pasangan secara diam-diam.

Memang sudah seharusnya, ketika kamu memutuskan untuk menjalin hubungan dengan orang yang kamu cintai, kamu bisa menjadi dirimu sendiri. Menerima diri dan pasangan dengan apa adanya, tanpa perlu menutupi segala hal. Toh, lambat laun juga semua bakal terungkap. Lagipula, rasanya sudah nggak zamannya deh jaim di depan pacar, meskipun baru jadian.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya