Selalu ada keresahan tersendiri dari cowok ketika harus bertemu dengan orangtua ceweknya. Terlebih kalau itu berkaitan dengan masa depan hubungan asmara mereka. Bertemu dengan calon mertua jelas bukan perkara yang mudah. Bagi cowok, hal ini merupakan langkah awal menuju gerbang hubungan yang lebih tinggi. Dan penting, hal ini tak boleh menjadi kendala bagi mereka. Kalau gagal, habis sudah harapan mereka untuk menikahi cewek yang dicintainya.

Nah, masalah bertemu dengan calon mertua dalam rangka mendapatkan restu untuk menikahi cewekmu, sebenarnya ada beberapa hal yang menjadi ketakutan para cowok, setidaknya inilah yang bikin cowok minder. Sebab orangtua manapun memiliki patokan atau penilaian khusus bagi calon menantunya. Semakin baik hasilnya, semakin mulus jalannya untuk meminang anak gadisnya. Lalu, seperti apakah patokan para orangtua pada calon menantunya?

1. Agama dan ketaatanmu akan jadi persoalan yang bisa bikin minder. Sebab orangtuanya ingin kamu jadi sebaik-baiknya imam untuk anaknya

Seiman? via www.pexels.com

Bukannya klise, tapi hal ini memang menjadi syarat paling mutlak setiap orangtua untuk bisa merestui calon menantunya menikahi anaknya. Karena memang pada dasarnya, hanya agamalah yang menjadi perhatian khusus para orangtua. Nggak peduli agamanya apa, asalkan seiman dan ibadahnya cukup kuat, bisa menjadi jalan untuk siapapun bersanding dengan anaknya. Orangtua mana sih yang rela melepas anaknya, terlebih cewek, untuk membina hubungan rumah tangga dengan cowok yang spiritualnya tak bisa dipertanggungjawabkan?

2. Sebelum bertemu dengan calon mertuamu, pastikan dulu kamu sudah memiliki pekerjaan halal yang bisa kamu banggakan pada mereka

Alhamdulillah, sudah punya 16 karyawan kok, Tante. via www.pexels.com

Advertisement

Setelah ketaatan pada agama, pekerjaan menjadi perhatian selanjutnya dari orangtua pada calon menantunya. Klise juga, tapi setiap orangtua tentu berharap anak gadisnya bisa mendapatkan pasangan yang mampu memberikan kehidupan yang lebih layak setelah menikah nantinya. Maka dari itu, setiap kamu yang ingin melamar, pastikan dulu memiliki pekerjaan yang sudah cukup mapan. Tak peduli kamu hanya memiliki penghasilan yang kecil, selama itu cukup untuk kelayakan hidup bagi kalian nantinya. Karena memang itulah yang akan menjadikan calon mertuamu tenang ketika anaknya dinikahi oleh orang yang dia cintai.

3. Pendidikan juga jadi penilaian tersendiri bagi calon mertuamu. Karena ini berkaitan dengan pembentukan karaktermu

Masih sibuk disertasi, Om. via www.pexels.com

Faktor agama dan penghasilan dari pekerjaan memang penting. Tapi jangan salah, faktor pendidikan juga akan menjadi acuan para orang tua untuk merestuimu. Seperti telah menjadi budaya, pendidikan dipandang cukup tinggi dalam masyarakat. Semakin tinggi pendidikanmu, semakin tinggi pula orang-orang menaruh respect padamu. Begitu juga para orang tua yang anaknya hendak kamu nikahi.

Bukan sekadar prestige, melainkan pendidikan juga bisa menjadi penilaian calon mertua atas karaktermu. Karena tingkat pendidikan ini akan memengaruhi pola pikirmu; sudah cukup dewasakah kamu dalam menghadapi segala masalah yang kemungkinan besar akan terjadi pada masa setelah pernikahan.

4. Biasanya latar belakang keluarga pun akan menjadi patokan calon mertua. Tapi tak selamanya bisa menentukan nasib perjodohanmu kok

Latar belakang keluargamu. via wwhistoblog.blogspot.co.id

Mungkin saat ini masalah latar belakang keluarga—dalam arti konservatif—tak terlalu penting bagi para orangtua sebelum merestui anaknya dan pasangannya untuk menikah. Tapi di sini, latar belakang keluarga yang diperhatikan adalah masalah riwayat kesehatan keluarga. Seperti penyakit apa saja yang pernah kamu idap atau penyakit genetik yang kemungkinan akan menyerang bakal keluargamu kelak.

Bukannya akan lantas melarangmu untuk menikahi anaknya, melainkan hal ini semata-mata untuk menjaga kemungkinan buruk yang bisa terjadi kapan saja. Satu-satunya jalan, cari tahu dulu seberapa buruk kamu berurusan dengan kesehatanmu. Toh, nanti sebelum menikah pun kamu akan melakukan tes kesehatan pranikah kok.

5. Meski tak akan dinilai oleh calon mertuamu, sikap dan penampilanmu juga akan memengaruhi nasib dari jodohmu. Hati-hati, ya!

Jaga sikap! via www.pexels.com

Pada babak ini, kamu tak akan mendapatkan pertanyaan dari calon mertuamu terkait sikap dan karaktermu, atau bahkan catatan kriminal yang kamu miliki—meski kamu sembunyikan sekalipun. Poin ini hanya akan mereka nilai dari bagaimana caramu berkomunikasi dengan mereka, dari caramu bertutur kata, dari gerak-gerikmu saat berbincang, dari caramu bersikap pada anaknya, dan termasuk juga penampilanmu. Kuncinya hanya satu, jaga sikap dan perilakumu.

Nah, itulah beberapa pedoman para calon mertua sebelum merestui hubungan anaknya dan cowoknya. Beberapa patokan ini memang kadang membuat cowok minder. Meski terdengar klise, tapi ada juga cowok yang tak memenuhi kriteria tersebut. Sementara kamu, sudah cukup beranikah kamu untuk bertemu calon mertuamu?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya