Kenapa ada ungkapan bahwa hubungan yang baik adalah dua insan yang bersatu untuk saling menyempurnakan? Karena lewat hubungan itulah Tuhan membuat kamu dan dia bisa saling belajar untuk memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ya, saling memahami berarti bukan hanay kamu yang berusaha, tapi juga dia. Bukan hanya kamu yang menyempurnakannya, tapi dia juga turut menyempurnakan kekuranganmu.

Dan sebaik-baik cinta adalah yang mencintai secukupnya. Jika kamu berpikir bahwa mencintai secara berlebihan akan membuahkan hasil yang lebih baik pula, maka kamu salah besar. Mencintainya secara berlebihan berarti ada satu di antara kalian yang mendominasi dalam hubungan. Tak ada usaha yang seimbang untuk mewujudkan hubungan dan komitmen yang didambakan. Apakah hal itu menggambarkan kebaikan di ujung penantian? Tentu tidak. Oleh karenannya, cintailah pasanganmu secukupnya. Karena tak ada kebaikan dari sesuatu yang melebihi kadar.

Jika kamu masih bersikukuh untuk memberikan dia cinta yang berlebihan, hal-hal inilah yang hanya kamu rasakan nantinya. Jadi sebelum menyesal, kenapa kamu tak pahami efek dari cintamu yang berlebih ini?

1. Mencintainya dengan berlebihan hanya akan membuatmu menomorsatukan dia dalam hubungan, padahal kamu juga butuh diperhatikan

Kamu juga butuh diperhatikan via www.fluidr.com

Sadar atau nggak, ketika kamu mencintainya secara berlebihan, kamu hanya akan membuat dirinya selalu menjadi yang nomor satu dalam hubungan. Kamu lupa, bahwa dalam hubungan ini bukan hanya tentang dia, tapi tentang kalian berdua. Perhatianmu padanya yang melebihi takaran hanya akan menghilangkan ruang dimana dia seharusnya melakukan tugasnya sebagai pasangan, yaitu memperhatikan semua yang ada pada dirimu, sebagai kekasihnya.

2. Hubunganmu tak akan berkembang kemana-mana, karena tak ada usaha yang seimbang antara kamu dan dia

Advertisement

Tak ada usaha yang seimbang via www.afistfullofbolts.com

Hubunganmu juga nggak akan berkembang ke arah yang seharusnya lebih baik. Karena dalam hubungan ini, hanya kamu yang berusaha. Bukan berarti dia nggak berusaha, tetapi usaha kalian yang tak seimbang ini hanya akan membuat hubungan kalian oleng dan terombang ambing. Berbeda ketika kamu dan dia saling mencintainya dengan secukupnya, kalian tentu akan melangkah bersama-sama tanpa harus ada yang tertinggal di belakang.

3. Kamu hanya akan menjadi pihak yang selalu terluka, sebab apa yang kamu beri tak sepadan dengan yang kamu terima

Kamu selalu menjadi yang terluka via hdwallpapersrocks.com

Dan inilah konsekuensi yang pasti akan kamu terima ketika mencintainya secara berlebihan. Kamu akan selalu menjadi pihak yang terluka. Tersakiti karena keegoisanmu sendiri dalam mencintai. Menerima semua perlakuannya, tak peduli apakah itu baik atau tidak, karena cintamu yang terlalu besar itu. Apakah kamu bisa menyalahkan dia yang tak bisa mencintaimu seperti yang kamu lakukan padanya? Apakah dia yang memintamu mencintainya dengan berlebihan seperti itu? Tentu tidak.

4. Kamu akan membenarkan semua yang dilakukannya meskipun kamu tahu ada yang salah. Cinta telah membutakanmu

Cinta membuatmu buta via hdwallpapersrocks.com

Cintamu yang berlebihan padanya hanya akan membuat buta. Kamu tak bisa membedakan lagi mana yang benar dan salah ketika itu dilakukan oleh pasanganmu. Bagimu, apa yang dia lakukan adalah sesuatu yang benar, meski mungkin jauh di dalam hati kamu merasa ada yang salah. Apa yang dikatakannya adalah sebuah kebenaran yang tak dapat lagi kamu tolak. Ya, karena cintamu yang melebihi dari kadar yang seharusnya membuatmu tak bisa lagi berpikir jernih.

5. Mulai melupakan dirimu sendiri, setelah semua cinta yang kamu beri untuknya tak bersisa lagi

Kamu lupa kalau dirimu juga perlu dicintai via hdwallpapersrocks.com

Perasaanmu yang berlebihan ini juga akan berdampak pada dirimu sendiri. Semua cinta yang kamu punya, kamu persembahkan untuknya. Sehingga tak ada lagi cinta yang tersisa bahkan untukmu sendiri. Bukankah sebelum memutuskan untuk mencintai orang lain, kamu harus mencintai dirimu terlebih dahulu? Bagaimana kamu bisa mengatakan bahwa hubunganmu ini adalah sebuah hubungan yang baik dan pantas untuk dipertahankan? Apakah cintanya yang sedikit itu bisa memenuhi kebutuhan perasaanmu?

6. Kehidupan sosialmu berantakan, karena kamu selalu disibukkan dengan usaha untuk membahagiakannya

Kamu tak peduli lagi dengan sosialmu via static.pexels.com

Hal ini juga akan kamu rasakan ketika kamu mencintai pasanganmu secara berlebihan. Karena seluruh waktumu tersita untuk membahagiakan pasanganmu, kamu lupa bahwa kamu juga punya hubungan dengan orang lain. Kamu lupa dengan lingkungan sosialmu. Kamu mulai mengabaikan teman-temanmu, sahabat terdekatmu, bahkan keluargamu. Kamu lupa bahwa hidupmu bukan hanya untuk dia. Kamu punya sisi kehidupan lain yang nyatanya juga harus dijalankan.

Itulah sebabnya menagapa segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, termasuk perasaan. Bukannya mendapatkan hasil yang setimpal, hal-hal ini justru perlahan akan menghancurkan hubunganmu dan dirimu sendiri. Jadi, mencintailah sekadarnya. Karena setiap rasa selalu punya takarannya.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!