Pertengkaran memang hal yang wajar dalam hubungan. Penyebab pertengkarannya juga bermacam-macam, mulai sesepele sikap cuek pasangan yang buat kamu gregetan, sampai persoalan saat pasangan berbohong kesekian kalinya. Dan kalau sudah bertengkar, biasanya kalian pun memilih diam untuk beberapa waktu. Diam bukan hanya untuk saling intropeksi atau menenenangkan diri, tapi kadang kalian sedikit canggung untuk memulai komunikasi. Sekalipun masalah kalian sudah bisa dibilang selesai.

Tapi, coba tanya ke diri kalian sendiri, mau sampai kapan marahan atau diam-diaman? Kamu atau dia memang perlu usaha untuk memecah kecanggungan. Sebenarnya pun tak sulit, karena kalian cukup melakukan beberapa upaya yang Hipwee Hubungan uraikan di bawah ini.

1. Memulai komunikasi dengan candaan ringan, demi mencairkan suasana dan perasaan kalian

Udah baikan nih~ via www.dylandmhowell.com

Yang, kita udah baikan nih. Nggak kangen meluk aku gitu?

Apa sih?

Untuk mencairkan suasana setelah perang dingin dengan pacar, kamu bisa memulainya dengan memberikan candaan ringan. Biar pun dia pada awalnya akan jual mahal dan menahan diri untuk tertawa. Tapi usaha candaan ini jelas tak akan pernah gagal. Pelan tapi pasti, pacarmu yang sedang cemberut tertawa dengan sendirinya.

2. Melakukan  gestur-gestur ringan, seperti mengusap kepala atau sekadar menggenggam tangan pasangan

Advertisement

Iseng-iseng, siapa tahu dia ngelirik via www.dylandsara.com

Meskipun sederhana, tapi gestur seperti mengusap kepalanya atau memegang tangannya punya arti yang dalam. Gestur itu juga bisa jadi tanda kalau perasaan pasanganmu sudah baik-baik saja. Bukan sekadar upaya untuk merayu, tapi memang ini cara untuk menyalurkan kepedulian dan rasa saling menghargai ke pasangan. Dengan kata lain usapan di kepala atau genggaman tangan jadi cara untung bilang, “Semuanya sudah baik-baik lagi, dan kamu rindu dengan kebersamaan kalian yang seru dan penuh tawa.”

3. Memulai obrolan dengan hal-hal random, entah tentang rencana jalan minggu depan atau kakek-kakek stylish yang lewat di depan kalian

Besok gimana, Yang? via www.kinseymhire.com

Komunikasi memang penting dalam hubungan. Kalau saling diam setelah marahan, kedekatan sebagai pasangan jelas sulit untuk didapatkan. Nah untuk kembali memulai komunikasi, kamu bisa mencari topik-topik pembicaraan yang sederhana dan random juga. Misal, seperti rencana kalian jalan-jalan dalam waktu dekat ini, atau bisa membahas apapun yang kamu lihat di sekelilingmu, entah orang-orang yang berlalu lalang, bisa juga memberi pertanyaan serandom “kamu suka lihat aku pakai brewok nggak?” aneh memang, tapi itu tetap lebih baik dari diam.

4. Harus ada salah satu dari kalian yang mau membaik-baiki pasangan, misal dengan mengajak sekaligus mentraktir makan

ngopi mau nggak? via www.elizabethwellsphoto.com

Dari ada terus terbawa suasana canggung, bukankah lebih baik mencari bala bantuan? Caranya dengan mengajak pacarmu pergi ke tempat makan favoritnya atau sekedar minum kopi bersama. Makanan atau minuman kesukaan bisa membantumu dalam menyelamatkan suasana hatinya setelah pertengkaran yang berhasil kalian lewati itu. Kalau suasana hatinya sudah kembali stabil ‘kan pasti rasa canggung tersebut akan perlahan-lahan pergi.

5. Sekadar mencari udara segar dengan jalan-jalan ke taman atau keliling di sekitar rumah pacar

tapi jangan lupa pakai helm ya via www.dylandmhowell.com

Kamu juga bisa mengajaknya jalan-jalan ke suatu tempat. Memang sih pada awal perjalanan, rasa canggung itu masih akan ada. Namun, semilir angin dan pemandangan di sepanjang perjalanan perlahan-lahan akan memecah keheningan di antara kalian. Tinggal kamunya yang harus pintar-pintar cari jalan memulai pembicaraan.

Liat itu deh! Rumahnya vintage banget. Lucu ya~

6. Tanya kabar kerjaan atau orangtua, setidaknya membuat pasangan punya alasan untuk menyahut atau buka suara

mama papa sehat, Yang? via www.dylandmhowell.com

Kalau dari sekian cara di atas rasa canggung masih menyelimuti, mungkin cara ini yang harus kamu lakukan. Menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan keseharian ataupun keluarganya. Bukan sekedar basa-basi saja, tapi juga sebagai bentuk dari perhatianmu kepadanya. Jangan lupa untuk menatap kedua matanya saat berbicara. Biar perhatianmu langsung sampai kepadanya.

Mencairkan suasana setelah marahan memang perlu waktu dan kesabaran. Nggak bisa dengan serta merta akan hilang setelah kamu melakukan hal-hal ini. Yang terpenting, kamu harus punya cukup keberanian untuk memulainya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya