“Jomblo ya? Duh, cari pacar sana gih!”

Kamu sering gak sih denger perkataan macam ini? Seolah ada yang kurang dari diri kita saat tak ada pasangan yang siap mendampingi. Padahal apa iya, kebahagiaan ditentukan oleh status yang kita miliki? Sejatinya tanpa adanya pendamping pun kita juga bisa bahagia. Karena hidup tak melulu soal cinta, dan status bukanlah penentu utama kebahagiaan yang kita punya.

Jika sekarang ini kamu masih menyandang status lajang, dan sudah lelah pada orang-orang yang ribet terlalu perhatian menyuruhmu segera pacaran — 7 jawaban yang sudah Hipwee kumpulkan ini bisa jadi andalan.

1. Hidup berpasangan selalu sepaket dengan kompromi. Saat tak ada pacar di sisi, kamu bisa sepenuhnya jadi diri sendiri.

bahagia ketika melajang via imgarcade.com

Ketika kita sedang menjalin hubungan asmara, kita selalu mengkompromikan segalanya dengan pasangan. Terkadang untuk membuat hati kekasih bahagia pun kita kerap memenuhi permintaannya, walaupun terkadang hal itu tak sesuai dengan keinginanmu.

Advertisement

Berbeda cerita ketika kamu sedang melajang, tak ada kekasih tak ada pula kewajiban untuk menyenangkan orang tersebut. Kamu bebas menjadi diri sendiri dan melakoni hal yang kamu sukai. Tak ada tuntutan yang harus kamu penuhi dan tak ada pula larangan ini itu yang harus kamu lakukan demi menyenangkan hati pasangan.

2. “Aku gak pernah kekurangan perhatian. Toh ada teman-teman dan keluarga yang memperhatikanku habis-habisan.”

bahagia ketika melajang via nouw.com

Terkadang memang ketika kamu sedang melajang rasa takut akan menyelinap. Kamu takut apabila tak ada sosok yang menemani. Kamu juga merasa cemas jika tak ada yang menghujanimu dengan perhatian maupun kasih sayang. Sebelum kamu terlalu jauh dilumat ketakutan, coba kamu pikirkan kembali.

Bukankah selama ini selalu ada keluarga dan sahabat yang menemani setiap langkahmu. Mereka selalu ada dengan persediaan cinta yang tak pernah tiris. Bahkan, mereka ini adalah orang-orang yang sangat peduli terhadap keadaanmu dan tak menuntut balasan. Para keluarga dan sahabat bersedia menjadi pelontarmu untuk meraih kesuksesan. Bukankah dengan keberadaan mereka hidupmu sudah ramai dan bahagia? Lalu apalagi yang perlu dirisaukan?

3. Dengan sendiri kamu bisa fokus pada apa yang paling diingini. Ini hidupmu, dan kamu jadi pilot nomor satu yang punya kendali untuk itu

bahagia ketika melajang via katephoto.beon.ru

Ketika kamu sedang menjalin hubungan istimewa dengan orang lain, di setiap keputusan dan langkah yang kamu ambil selalu ada pertimbangan mengenai pasangan. Secara tidak langsung kamu harus memikirkan segalanya dari dua sudut pandang. Kamu harus pula memikirkan resiko serta keadaan pasangan ketika kamu memutuskan untuk menjalankan opsi tertentu.

Hal ini tentu berbeda ketika kamu sedang melajang. Kamu tak perlu memikirkan pasangan apabila ingin mengambil sebuah keputusan. Bahkan, yang harus diutamakan hanyalah kepentingan serta kebahagiaanmu saja. Kamu tak perlu mengorbankan apa yang kamu inginkan. Kamu bisa melakukan apapun demi mengedepankan

4. “Mau makan di mana, tidur jam berapa, main sama siapa — gak perlu kasih laporan. Hidupku bebas dan bahagia.”

bahagia ketika melajang via onmogul.com

Di saat kamu memiliki seorang pendamping, tanpa disadari kamu sudah menggantungkan kebahagiaanmu kepadanya. Ketika di dalam hubungan asmara kalian sedang mengalami permasalahan, maka kamu juga akan merasa sedih. Begitu pula ketika mood pasangan sedang tidak baik hingga dia marah kepadamu, tanpa disadari suasana hatimu juga akan terpengaruh dengan mood yang dimiliki oleh pasangan.

Keadaan macam ini tentu tak akan kamu rasakan ketika sedang melajang. Kebahagiaanmu adalah milikmu sendiri. Tidak orang lain yang memegang kendali terhadap apa yang kamu rasakan. Kamu bebas mengatur perasaan yang kamu punya. Kamu pun tak terjebak dengan keruwetan permasalahan yang ada di hubungan asmara.

5. “Aku sama mereka yang pacaran sukses siapa? Sukses aku ‘kan? Jadi, mending aku jomblo daripada sibuk pacaran.”

bahagia ketika melajang via nouw.com

Umur yang masih muda merupakan saat yang paling tepat untuk berkarya. Kamu bisa melakoni segala hal yang kamu ingini tanpa adanya sosok yang sibuk melarang ini itu. Status lajang yang kamu punya justru membebaskanmu untuk meraih setiap kesempatan yang datang.

Tak ada lagi penghambat yang bersembunyi di dalam wujud seorang kekasih, kamu bebas menjelajahi pelosok bumi. Bahkan, banyak ilmu baru yang menunggu untuk ditelan demi menambah wawasan.

6. “Jangan kasihan karena aku sendirian ke mana-mana. Daripada kamu yang ditemani pacar terus, temanku lebih banyak di luar sana.”

bahagia ketika melajang via www.huffingtonpost.com

Tak hanya pengalaman serta wawasan yang menunggu untuk dimiliki. Tak memiliki kekasih justru membebaskanmu menjalin perteman dengan siapapun. Tak ada lagi sosok kekasih yang harus kamu jaga keutuhan hatinya dengan meminimalisir pertemanan dengan lawan jenismu. Justru ketika menyandang status lajang kamu bisa berteman dan dekat dengan siapa saja tanpa ada yang melarangmu.

7. Kepuasan setelah berhasil mengejar mimpi memberimu perasaan mandiri. Ternyata tak perlu punya orang yang mendampingi untuk rasa hangat macam ini.

bahagia ketika melajang via pixshark.com

Tak ada sosok yang mendampingi akan membuatmu menjadi pribadi yang bisa berdiri di atas kaki sendiri. Kamu berjuang hingga titik penghabisan seorang diri demi meraih mimpi serta cita-cita. Ketika segalanya terbayar lunas dengan kesuksesan, kamupun menjadi sadar bahwa tak butuh kehadiran kekasih di sisi untuk menjadi bahagia. Kebahagiaan yang sejati adalah ketika kamu bisa memimpin hidup sendiri dan meraih mimpi.

Tak perlu juga mencemaskan kehadiran sosok pendamping hidup yang tak kunjung datang. Ini saatnya kamu menikmati kesendirianmu. Tak ada lagi alasan untukmu tak merasa bahagia walau sedang melajang. 🙂