Indahnya hubungan bisa dilihat dari bagaimana kita merawat emosi. Ada hubungan yang memang kelihatan indah, tapi di baliknya banyak sekali hal-hal negatif yang saling ditutupi satu sama lainnya. Mencoba terbuka kepada kekasih juga kadang kita ragu. Mereka yang paling beruntung dan bahagia adalah mereka yang bisa menata emosi, buang jauh-jauh egoisme. Satu hal yang bikin hubungan retak adalah kemarahan cewek yang kadang kebangetan. Mereka para cewek yang sukses mengendalikan emosinya pasti bikin cowok nyaman.

Banyak hal yang mungkin bikin cowok jadi males atau bosan untuk melanjutkan hubungan salah satunya gara-gara marahnya cewek yang kebangetan. Sebenarnya masih banyak hal yang bisa dikerjakan atau ditunjukkan cewek ke cowok kalau memang lagi nggak enak hati, nggak harus marah. Buat kamu cewek yang suka banget marah dan kadang sering emosional terhadap kesalahan kecil cowoknya. Baiknya kamu perhatikan beberapa hal di bawah ini.

1. Marah soal penampilan yang menurutmu kurang rapi atau stylish, sekali dua kali sih santai, tapi kalau berkali-kali ya gerah sendiri

Jangan lantas dibiarin sendirian… via unsplash.com

Kadang cowok asal-asalan dandan, saking sebelnya memang bikin cewek marah dan kesel. Kalau memang cowokmu nggak bisa dandan, kamu mau apa lagi? Kalau kamu marah memarahinya tanpa bertanggung jawab kasih dia bantuan, tentu saja cowokmu jadi semakin tertekan dan merasa kamu nggak pantas buat dirinya. Dibenahi bareng-bareng ya.

2. Uring-uringan cuma karena curiga dan cemburu saat cowokmu kumpul bersama teman-temannya, bukankah ini berlebihan?

Padahal dia setia, kamu jangan terlalu curiga… via unsplash.com

Advertisement

Dalam hal ini, cemburu yang nggak logis adalah ketika cewek nggak bisa membedakan mana teman dan mana yang beneran ada cewek gatel deketin cowoknya. Kamu harus bersikap tenang. Daripada cowok malah sebel ke kamu karena kamu cemburuan banget, baiknya tanyakan dahulu sebelum marah.

3. Saat cowokmu sibuk dengan kegiatan positif seperti jadi pemandu wisata, buat apa kamu marah sampai melarangnya?

Mungkin dia sedang sibuk banget kerjaan, jangan malah dibebani dengan amarahmu ya… via unsplash.com

Kamu boleh mengungkapkan ketidaksukaanmu dengan kesibukannya, biar dia mengerti dan bisa belajar membagi waktu. Tapi kalau kasusnya cowokmu memang sibuk bekerja atau melakukan kegiatan positif lainnya kenapa harus marah sampai melarang-larang? Pelan tapi pasti sikapmu ini jadi beban yang bikin cowokmu risih. Sudah lah dia sibuk juga baik buat masa depan bersama.

4. Marah cuma karena dikritik cowokmu, padahal pendapat atau penilaiannya ini belum tentu tak baik untukmu

Padahal sebenarnya cowok lagi kasih masukan positif… via unsplash.com

Kalau misal ada kesalahan dalam perilaku atau kebiasaan pasangan yang ganjil, memang perlu ditegur. Kalau ditegur nggak mempan, barulah para cewek boleh marah meluapkan ketidaknyamanan. Tapi kalau cowokmu sedang menilai perilakumu, kamu jangan malah marah apalagi mengabaikannya, kalian kan disatukan buat saling mengisi dan membenahi kekurangan masing-masing dan bareng-bareng.

5. Cowok memang sering salah, sering nggak peka. Tapi cowok bisa risih kalau permintaan maafnya sering berbalas dengan kemarahan

Padahal tulus banget minta maafnya… via unsplash.com

Susahnya memaafkan perbuatan cowok yang salah dan bikin sakit hati. Wajar sih… namun kalau memang dia nggak melakukan suatu kesalahan fatal nggak berarti kamu harus pelit menerima permintaan maafnya. Cowok malah jadi sebel dan kesel kalau kamu susah banget maafin dirinya.

6. Jangan merendahkan cowok di depan orang banyak. Kamu harusnya tahu kalau ada tempat yang baik buat marahan, nggak di tempat umum juga

Apa nggak kasihan kalau di manapun dia kamu marahi… via unsplash.com

Kamu tahu rasanya dipermalukan di depan orang banyak? Jangan sampai kamu para cewek dengan tega mempermalukan cowokmu di depan banyak orang karena marah akibat kelakuan sepele dari cowok. Cowok pun sama, jangan mengumbar kesalahan pasangan di depan teman-teman atau orang banyak.

7. Kalau cewek beneran sayang, harusnya semua kekurangan cowok dibenahi bersama, bukan dituntut saja

Tuntutan harusnya jadi komitmen bersama lho… via unsplash.com

Tuntutan untuk menjadi sosok yang lebih baik memang nggak salah, tapi jadi beban kalau tuntutan yang cewek berikan ke cowok sama sekali nggak ada niat untuk bangkit bersama. Harusnya baik cewek maupun cowok, tuntutan bisa dijadikan momentum untuk membenahi segala hal buruk bersama-sama.

Nggak selamanya kemarahan bisa meredam kesalahan cowok. Justru cowok akan merasa risih dan bosan. Kalau cowokmu sudah mulai bosan baiknya kamu menyesuaikan diri dengan tipikal dia, jangan mengumbar kemarahan. Lebih baik lagi kamu bisa bersikap lebih tenang seperti berbicara baik-baik dengan nada bicara yang halus juga pastinya, biar cowokmu pun nyaman dengan sosokmu. Walaupun memang kalian punya hak buat marah, tapi ya kalau dua-duanya ngotot, hubungan malah jadi rumit dan rentan hancur.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya