Selingkuh, satu kata bermakna negatif ini tak jarang dilakukan oleh seorang pasangan. Beralasan karena jenuh atau tak merasa cukup puas dengan pasangannya. Tapi yang jelas memang demi memenuhi hasrat dan membahagiakan diri sendiri, dia rela membagi hati.

Titik jenuh dalam sebuah hubungan pun pasti pernah dirasakan setiap pasangan. Dari kejenuhan ini muncul lah keinginan mencoba sesuatu yang baru, seperti ‘mencari’ sosok yang bisa memberikan hal-hal yang tak didapat dari pasangannya. Tapi nyatanya, selingkuh itu tak hanya secara fisik lho. Ada juga selingkuh secara emosional yang kadang tidak disadari oleh si pelaku-nya.

Kalau selingkuh secara fisik, ya siapapun pasti bisa menebak. Punya pacar tapi jalan sambil rangkul-rangkulan sama orang lain. Punya pasangan tapi malah maunya dibuat nyaman sama yang lain. Hal-hal seperti itu termasuk ke dalam golongan selingkuh secara fisik. Kalau kamu pernah berpikir kamu sedang selingkuh emosional dan tidak yakin dengan hubunganmu sama si dia, Hipwee Hubungan coba jelaskan apa aja sih yang seharusnya kamu tanyakan ke dirimu terkait ‘perselingkuhan’ ini.

1. Apa aku lebih tertarik sama orang lain dari pada pacar sendiri ya? Hemmm…

Menggenggammu mungkin sebuah kesalahan, tapi mampu membuatku nyaman via unsplash.com

Kalau kamu secara sadar pernah merasa lebih tertarik kepada orang lain dari pada pasangan kamu sendiri, ini bisa jadi salah satu tanda kalau kamu sedang selingkuh secara emosional. Seperti dikutip dari elitedaily.com, Co Founder dan Life Coach dari Blush Online Life Coaching, Kali Rogers pernah mengungkapkan kalau tubuh kamu berekasi berbeda dari biasanya ketika bertemu atau berkenalan dengan orang baru di luar pasangan kamu, itu bisa jadi kamu sedang merasakan sesuatu yang janggal.

Advertisement

Detak jantung yang berderu tak menentu, merasakan ada sekumpulan kupu-kupu dalam tubuh kamu yang siap keluar, sampai kamu sangat amat merasa bahagia tanpa alasan ketika bertemu dengan manusia baru itu, bisa sangat dipastikan kamu sedang mengalami selingkuh secara emosional.

2. Pakai baju ini atau ini? Lebih bagus dress yang ini atau ini? Ingin tampil sempurna di depan dia yang bukan siapa-siapa

Tampil cantik demi kamu yang bukan siapa-siapa aku via unsplash.com

Salah satu tanda lagi yang harus kamu perhatikan apakah hubungan kamu baik-baik saja sama pasangan kamu. Ketika kamu janjian bertemu dengan seseorang yang bukan pacar kamu, kamu merasa sangat harus tampil sempurna di depannya. Kamu berdandan cukup lama demi mendapat perhatiannya. Nah, kalau kamu pernah melakukan itu, berhati-hatilah karena hati kamu sudah mulai terbagi.

Memang sangat wajar kalau kamu ingin tampil baik di depan teman-teman kamu atau pacar kamu sekalipun. Tapi kalau kamu ingin berdandan khusus, berpakaian sangat cantik atau menawan demi orang lain, itu sudah dilewat batas karena kamu telah memiliki keinginan untuk mendapatkan perhatian lebih dari sosok lain selain pasanganmu sendiri.

3. Apakah aku pernah berkhayal untuk sendiri aja demi bisa berhubungan sama yang lain?

Sendiri demi bisa berbagi dengan yang lain, hemmm… via unsplash.com

Kalau kamu pernah berkhayal bagaimana ya rasanya sendiri tanpa punya pasangan lalu bisa menjalin hubungan dengan orang lain di tengah-tengah hubungan kalian yang baik-baik aja. Kamu harus menanyakan kembali ke hati kamu, sebenarnya hal apa yang paling kamu inginkan. Pasangan kamu atau orang lain yang udah masuk ke dalam hidupmu.

4. Apa aku mulai memprioritaskan dirinya dari pada pasanganku sendiri?

Terkadang kamu lebih penting dari apapun, termasuk dia. via unsplash.com

Si dia ngilang nggak ada kabar, kamu mulai kebingungan, merasa cemas, dan mencari cara agar bisa dapat kabar darinya. Tapi di sisi lain ketika pasangan kamu yang menghilang, kamu justru merasa baik-baik saja. Bentuk perhatian kamu kepada pasangan kamu pun juga akan mulai sedikit berubah. Kamu akan lebih perhatian ke dia dan mulai cuek ke pacar kamu sendiri.

Memprioritaskan orang lain adalah tanda kalau hubungan kamu sedang dalam masalah. Jika kamu sudah sampai di titik ini, coba deh kamu perbaiki diri kamu sebelum hubungan kamu semakin memburuk.

5. Apa aku mulai membanding-bandingkan si dia sama pacarku?

Dilema antara kau dan dia via unsplash.com

“Asli ya pacar gue tuh ribet banget, gue mau main aja ditanyanya udah kayak diintrogasi, coba aja pacar gue kayak si dia, pengertian.”

Ketika kamu sudah mulai membanding-bandingkan pasanganmu dengan orang lain, mungkin kamu sudah melakukan selingkuh secara emosional tanpa kamu sadari. Setiap orang pasti punya karakteristik yang berbeda-beda, begitupun cara mereka menunjukkan perhatiannya. Kalau kamu telah mengkomparasi pasanganmu dengan seseorang, kamu sudah berlaku tidak adil.

Kamu pun juga harus mengingat kembali hal-hal yang sudah kamu lalui berdua sama pasanganmu. Kamu telah mengenal baik dan buruk dirinya di segala kondisi dan dia tetap ingin bersama kamu. Belum tentu jika kamu bersama si manusia baru itu, kamu bisa diterima apa adanya oleh dia.

6. Apa aku mulai terlalu intim dengan si dia yang bukan siapa-siapa?

Aku ingin bersama kamu walau aku tahu aku salah via unsplash.com

Bangun tidur, dia orang pertama yang aku kabari. Siang hari, dia orang pertama juga yang aku hubungi. Dan malam hari, dia pula orang pertama yang aku cari. Komunikasi yang intens bisa menimbulkan sebuah keinginan lebih untuk memiliki. Padahal kamu sadar diri kalau kamu tidak sendiri. Kamu mengesampingkan perasaan pasanganmu di atas keegoisan kamu.

Kamu ingin tetap menjalin hubungan dengan pasangan kamu tanpa mampu lepas dari si dia. Kamu sadar kalau kamu egois tapi di sisi lain kamu tidak bisa berbuat apa-apa karena kamu ingin memiliki keduanya. Jika kamu sudah mulai intim dengan yang lain, coba deh untuk menarik diri kamu darinya sebelum semuanya semakin jauh. Akan lebih sulit melepaskan sesuatu yang kita butuhkan, dan akan lebih sulit mempertahankan apa yang sudah menjadi pilihan.

7. Apa aku mulai menyembunyikan banyak hal dari pasanganku?

Maafkan aku yang tak mampu memberitahukanmu via www.logancoleblog.com

Indikator terbesar dari awal perselingkuhan emosional ialah ketika kamu mulai menyembunyikan banyak hal dari dia. Kamu lebih merasa insecure ketika dia mengecek ponselmu, kamu lebih merasa was-was takut yang lain menghubungi kamu ketika kamu sedang bersama, atau kamu sangat khawatir kalau-kalau pesan kamu dengan yang lain belum dihapus dan takut terbaca olehnya.

Kamu mungkin nggak sadar dengan apa yang kamu lakukan, tapi pada satu titik pasanganmu pasti akan bisa membaca perubahan sikapmu. Sebelum itu terjadi, ada baiknya jika kamu menentukan pilihan. Hati itu cuma satu dan sudah seharusnya kamu tidak membaginya ketika kamu memiliki si dia.