Biarpun orang banyak bilang, cewek lebih sering mengandalkan perasaan dari logika, tapi tetap cewek pun bisa bersikap tegas. Apalagi kalau ini persoalan hati. Jangan pikir cowok bisa memperlakukan seenaknya, dan cewek terima-terima saja. Ada kalanya kamu sebagai cewek bisa lebih realistis dengan perasaannya sendiri. Kalau memang yang kamu rasakan cuma sakit hati dan kecewa, masa iya harus bertahan di hubungan yang tak sehat.

Bahkan di luar dugaan cowok, hatimu juga bisa mendadak hilang rasa dengan sosoknya. Bagaimana nggak sampai hilang rasa meski awalnya sayang setengah mati, kalau saja cowok sudah terlanjur melakkukan hal-hal yang buatmu itu terlalu fatal. Hal-hal yang kalau didiamkan justru bikin bisa buat cowok makin seenaknya. Hal-hal yang pada akhirnya membuat cewek harus bilang, “maaf, aku udah nggak bisa sayang lagi sama kamu.” Cowok wajib tahu, supaya kalian bisa bersikap lebih dewasa lagi

1. Berbohong nggak cuma sekali dua kali, bikin kamu nggak percaya lagi dan malas meladeni

Aku pergi karena sudah tak bisa percaya lagi via dylandsara.com

Modal hubungan itu salah satunya kepercayaan, tapi bagaimana kalau modal itu sudah habis tak bersisa? Sebab dia tak hanya satu atau dua kali berbohong. Alasannya berbohong pun tak cukup masuk akal, supaya kamu tak marah lah, tak kepikiran lah, sampai tak kecewa dengannya. Padahal kalau saja saat itu dia bilang jujur, mungkin tak sampai buatmu benar-benar kecewa. Tapi kalau terlanjur bohong berkali-kali, bukan cuma rasa percaya yang enggan datang, hatimu pun rasanya tak kuasa lagi untuk meladeni kebiasaan buruknya ini.

Karena bohong sekali bisa berujung lagi dan lagi. Lalu mau sampai kapan kamu akan dibohongi?

2. Karena memaafkan bukan berarti menerima lagi dia yang sudah berselingkuh dengan cewek lain

Advertisement

Dia selingkuh via dylandsara.com

Nggak ada satupun cewek yang rela perasaanya cowoknya dibagi ke cewek lain. Mengingat kamu saja selama ini berusaha sekali menjaga perasaanmu untuknya. Mengingat selama ini kamu pun berusaha yakin dengan keseriusannya. Tapi apa balasannya, dia justru diam-dim pergi dengan cewek lain, bermesraan, bahkan mungkin mengobral kata sayang yang sama diucapkan ke kamu.

Maaf saja, ini bukan lagi persoalan cemburu biasa, tapi buatmu ini sudah soal harga dirimu sebagai wanita. Apa iya dia yang berselingkuh bisa dibilang menghargai perasaanmu selama ini? Mungkin memaafkan sikapnya sedikit lebih mudah, dibanding menerima sosoknya lagi sebagai pasangan.

3. Sikap kasarnya nggak hanya bentakan, tapi sudah main tangan. Apa ini yang disebut laki-laki?

Dia suka main tangan via www.logancoleblog.com

Belum juga jadi suami sudah seenaknya marah sampai harus menamparmu, sudah seenaknya menegur sambil mencubitmu, sampai kamu pun pernah menjadi lampiasan kekesalannya dengan orang lain. Bahkan banci saja bisa memperlakukan cewek dengan sebaik-baiknya, lantas cowokmu ini harus disebut apa? Sebab nggak ada laki-laki sejati yang tega menyakiti pasangannya. Jangankan main tangan, berucap kasar pun cowok baik tak akan sampai hati.

Dari sini cowok harus paham, yang perlu dijaga baik-baik bukan hanya perasaan dan pikiran ceweknya, tapi juga fisiknya.

4. Bukan sok suci, tapi kamu akan lebih menghargai cowok yang menjaga nafsunya di depanmu ini

Aku risih kalau kamu selalu bernafsu via dylandsara.com

Cewek memang senang dengan perlakuan manis seperti diusap kepalanya, atau dirangkul pundaknya. Tapi tak semua cewek suka kalau saja cowoknya mulai minta yang macam-macam. Pertama mintanya ciuman biasa, setelahnya ciuman dengan meraba-raba bagian tubuhmu, sampai akhirnya dia mengajakmu untuk berbuat lebih. Bukan ingin berlagak sok suci, tapi kamu ingin cowokmu tahu hubungan kalian ini bukan untuk senang-senang belaka.

Kalau masih banyak hal positif yang bisa dilakukan, kenapa harus mementingkan nafsu saja. Toh bukankah menunggu sampai kalian halal itu lebih indah daripada harus dilakukan dengan terburu-buru seperti sekarang.

5. Dikit-dikit minta tolong bantuanmu, tapi saat kamu memerlukannya dia sendiri tak pernah ada untukmu

mana dia pernah membantumu? via dylandsara.com

Kemarin baru saja meminta tolong dibantu menyelesaikan pekerjaannya. Sekarang saudah minta tolong lagi untuk dibelikan sesuatu dan harus ditalangi pula olehmu. Padahal, kemarinnya lagi dia pun meminta bantuanmu untuk menjemputnya selepas kumpul bersama teman-temannya. Tapi sayangnya kemudahan dia meminta tolong, tak berbanding lurus dengan kemudahannya menerima permintaan tolongmu.

Dia justru sering tak ada saat kamu memerlukan dirinya. Permintaan tolongmu selalu berkahir dengan jawaban, “Duh maaf ya sayang, aku benar-benar lagi nggak bisa bantu,” atau dia mengindar dengan menghilang berhari-hari. Nggak salah kan kalau akhirnya kamu berpikir dia ini hanya memanfaatka keberadaanmu. Sedangkan dirimu untuknya tak lebih penting dari semua kepentingan-kepentingan dia selama ini.

6. Kalau dia memperhatikanmu sekadarnya, buat apa kamu memperhatikan sepenuhnya

Dia aja setengah-setengah, buat apa kamu sepenuhnya via dylandsara.com

Saat kamu bilang rindu, dia hanya akan bilang “Oh, kok bisa kangen sama aku.” Kalau cowok lain nggak cuma mengingatkan ceweknya makan, tapi juga rela menemani saat kamu jatuh sakit. Kalau cowok lain berusaha sekali menghubungi pasangannya untuk sekadar bertanya kabar. Tapi dia, memperhatikanmu seperlunya saja.

Mungkin sesekali dia bertanya makan, tapi saat kamu sakit dia bisa santai pergi bersama teman-temannya. Saat kamu tak sempat menghubunginya, jangan harap dia akan menhubungimu duluan. Kalau begini ceritanya, buat apa kamu berusaha sekali untuk memperhatikan segala sesuatu tentangnya. Seperti timbangan yang berat sebelah, mana ada kata adil di sana?!

7. Bukan cuma hobi merendahkan orang lain, tapi kamu pun jadi bahan cemoohnya

Seenaknya mengataimu via www.dustincantrellphotoblog.com

Ya ampun yang, kamu bodoh sekali, masa pakai wordpress aja nggak bisa.

Kok kamu kayak orang nggak punya aja, beli itu aja nggak mampu?!

Bagaimana bisa menghargai kamu, kalau dia sering mengucapkan kata-kata yang bernada merendahkan. Pertanyaannya, sebenarnya sosokmu di matanya seperti apa? Layak atau nggak sih untuk jadi pendampingnya? Kalau memang kamu tak punya kelebihan yang bisa dibanggakan, dan adanya kekurangan yang selalu diungkit-ungkit olehnya, kenapa dia mau menjalin hubungan denganmu? Dia membuatmu seperti tak punya harga diri.

8. Karena cowok yang bersikap suka-suka, pasti cuma mau main-main aja. Kamu pun pilih untuk menanggalkan rasa

suka-suka dia aja via www.dustincantrellphotoblog.com

Kadang perhatian, kadang masa bodoh. Kadang bisa diajak ngobrol banyak hal, kadang malah menghindar. Tapi lebih sering sosoknya tak bisa diandalkan untuk saling berbagi banyak hal dengan kamu pasangannya. Seolah perlakuannya terhadapmu itu tergantung suasana hatinya saja. Saat dia adem ayem, ya dia akan berlaku baik. Sedangkan saat tak mood dia bisa sama sekali tak peduli. Ya pokoknya, suka-suka dia aja semuanya. Kamu tak ada hak untuk komplain atau mengkritiknya. Sebab kalau saja kamu melakukannya dia akan tak tak terima sekali.

Suka-suka seperti ini sih, sama saja seperti main-main. Ujung-ujungnya kamu sendiri yang lama-lama didera sakit hati. Makanya sebelum itu semua terjadi, memang lebih baik kamu menanggalkan rassa di hati. Buat apa juga mempertahankan sesuatu yang tak membuatmu terus melangkah maju ke masa depan.

Jangan karena cewek itu perasaannya mudah sekali dibujuk dan dirayu, lantas cowok bisa seenaknya berperilaku. Ada kalanya hati cewek berubah jadi batu yang keras. Cowok yang cuma mau main-main nggak akan bisa meluluhkan keras hatinya itu.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!