Artikel Hipwee kali ini dipersembahkan oleh CekAja. Sebuah portal yang bisa memberikanmu perbandingan netral dan terpercaya dalam semua keputusan finansial yang hendak kamu ciptakan.

Beberapa kali Hipwee pernah mengungkapkan mereka yang layak kamu pacari. Mulai dari traveler, pendaki gunung, musisi, kutu buku, hingga mahasiswa Fakultas Teknik. Nah, kali ini Hipwee bersama CekAja akan merekomendasikan satu lagi jurusan kuliah yang mahasiswanya masuk kategori sebagai mereka yang layak dipacari.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi, adalah salah satu mahasiswa yang paling banyak populasinya di Indonesia. Mereka yang kuliah di Fakultas ini bisa ditemui dengan mudah di berbagai universitas negeri dan swasta. Pertanyaannya, apa sih yang mereka miliki hingga membuat mereka layak dicintai? Apa kelebihan anak Fakultas Ekonomi hingga dia bisa jadi pacar yang pantas kamu pertahankan erat-erat di hati?

1. Walau Fakultasnya yang Sering Dianggap “Pasaran”, Sebenarnya Mereka Adalah Pribadi yang Pandai Membaca Kesempatan

Mereka adalaj pribadi yang pandai membaca kesempatan via www.pmbs.ac.id

Kuliah di Fakultas Ekonomi memang tidak se-seksi kuliah di Fakultas Sastra, Seni ataupun MIPA. Saking banyaknya mahasiswa yang kuliah di Fakultas ini, orang tak akan membelalakkan mata saat kamu cerita pasanganmu adalah dia yang sedang mengejar gelar Sarjana Ekonomi.

Sekilas, Fakultas Ekonomi tampak pasaran — tapi sesungguhnya mereka yang memutuskan kuliah di Fakultas ini adalah mereka yang pandai membaca kesempatan.

Setiap tahunnya, lowongan untuk lulusan FE tak pernah sepi. Selalu ada kesempatan kerja bagi mereka yang mengantungi gelar Sarjana Ekonomi. Seseorang yang memilih untuk kuliah di FE tahu, kuliah bukan sekedar soal ilmu. Aplikasi langsung di lapangan dan kebutuhan pasar juga perlu jadi pertimbangan dalam memilih jurusan.

2. Mereka Adalah Orang yang Tahu Kelebihannya. Menjadi Beda Di Tengah Banyaknya Lulusan Serupa Membutuhkan Tenaga Ekstra

Mereka adalah pribadi yang tahu kelebihan via uiupdate.ui.ac.id

Banyaknya lulusan FE membuat anak-anak yang kuliah di Fakultas ini harus tahu apa yang paling bisa “dijual” dari dirinya sejak masih duduk di bangku kuliah. Jika tidak, ia akan jadi medioker yang hanya bisa mendapatkan pencapaian yang biasa-biasa saja.

Anak Teknik boleh menunggu sampai dekat wisuda untuk menentukan apa yang jadi fokus konsentrasinya. Anak HI juga bisa lentur berpindah konsentrasi dari satu region ke region yang berbeda. Saat masih kuliah, mahasiswa FE memang sudah dibagi sesuai konsentrasi: Ilmu Ekonomi, Akuntansi, Manajemen, Bisnis, hingga Bisnis Internasional.

Bedanya, persaingan ketat dengan rekan dari konsentrasi serupa dan kemungkinan lahan tergusur karena gempuran Sarjana Ekonomi konsentrasi lain membuat mereka harus pintar mengatur strategi.

Ia yang berani kuliah di FE adalah dia yang mau berusaha keras untuk terlihat beda di tengah banyaknya sarjana serupa. Mereka adalah orang-orang yang tidak keberatan mengeluarkan tenaga ekstra.

3. Bersama Mereka, Kamu Tak Perlu Takut Kehabisan Bahan Bicara

Bersama mereka kamu tak perlu takut kehabisan bahan bicara via dhikaariyadiprawira.wordpress.com

Berbincang dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi seperti berbincang dengan seseorang yang tidak pernah kehabisan pengetahuan. Diajak berbincang tentang kebijakan ekonomi mikro pemerintahan mendatang, mereka paham. Diajak bicara soal perubahan dinamika politik yang sedang terjadi, mereka pun dengan mudah mampu mengikuti.

Ilmu ekonomi memang dirancang sebagai disiplin ilmu yang mengharuskan pembelajarnya serba tahu. Ilmu ini sangat lentur, variabel-variabelnya dengan mudah dipengaruhi oleh berbagai situasi sosial yang terjadi. Lenturnya disiplin ilmu ini membuat mahasiswa Fakultas Ekonomi harus terus membuka diri pada berbagai isu penting yang terjadi.

Kamu anak HI, Kedokteran, atau bahkan Teknik yang selama ini sering kesulitan menemukan teman bicara yang sepadan? Berbekal pengetahuan mereka yang luas, anak Fakultas Ekonomi bisa jadi lawan bicara yang tak membosankan.

4. Saat Tak Tahu Arah Pembicaraan, Mereka Juga Luwes Menemukan Benang Merah yang Bisa Menyatukan

Dia selalu bisa menemukan hal yang bisa menyatukan via fariznhuda.wordpress.com

Kelebihan anak Fakultas Ekonomi terletak di kemampuan membawa diri mereka yang mumpuni. Bagaimana tidak, di bangku kuliah mereka memang dibentuk untuk jadi pribadi yang pintar menyesuaikan diri. Kelihaian komunikasi adalah kualitas yang kebanyakan anak Ekonomi miliki.

Tidak hanya belajar tentang berbagai mahzab ekonomi dunia, mahasiswa Fakultas Ekonomi juga diajarkan bagaimana caranya membangun komunikasi publik yang baik. Mereka adalah pribadi yang cerdik menghadapi rasa canggung dalam pembicaraan. Waktu kamu dan dia hampir kehabisan bahan pembicaraan, dia bisa dengan mudah menemukan titik tengah yang mampu kembali menyatukan.

5. Memacari Anak Ekonomi Berarti Mendapatkan Pasangan yang Cermat Dalam Urusan Keuangan

Mereka adalah orang yang cermat soal keuangan via plus.google.com

Tidak hanya dibekali kemampuan analisis mikro dan makro, anak FE juga punya kemampuan praktis dalam mengatur uang. Terutama mereka yang kuliah di jurusan akuntansi. Mereka terbiasa cermat menghitung pemasukan dan pengeluaran, memastikan neraca keuangannya seimbang.

Pacaran sama anak FE itu biasanya berarti punya pacar yang cermat. Kita dilatih untuk jadi manajer keuangan soalnya. Waktu kuliah aja ada 2 mata kuliah Manajemen Keuangan yang harus diambil. Karena itu, aku merasa dibentuk jadi orang yang hemat. Nih, di handphone aja aku download aplikasi pengatur keuangan yang bisa membantu tracking pengeluaran . Kuliah di Jurusan Akuntansi emang bikin aku jadi hemat, hehe.

Risang, lulusan Jurusan Akuntansi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta

6. Ilmunya Juga Aplikatif Untuk Kehidupan Sehari-Hari, Pacaran Sama Anak Ekonomi Membuatmu Tak Mudah “Tertipu” Lagi

Dia bisa memberimu masukan soal trik marketing via plus.google.com

Kamu sering kalap karena godaan SALE atau iming-iming buy 2 get 1 free? Pacaran sama anak FE akan memberimu sudut pandang baru soal belanja dan mengalokasikan uang.

Dia bisa memberimu masukan bahwa semua potongan harga yang produsen tawarkan sebenarnya tak serta merta berarti murah. Bisa jadi harganya sudah dinaikkan, dan kamu akhirnya harus membayar dengan harga standar.

Anak FE belajar ilmu pemasaran macam ini di bangku kuliah mereka. Trik pedagang untuk meraup keuntungan sudah dikupas tuntas di kelas. Waktu kamu tergoda oleh berbagai bujuk rayu marketing, mereka bisa jadi penasihat yang rasional.

7. Setelah Lulus Kuliah, Mereka Tak Hanya Banyak Dibutuhkan. Anak FE Juga Mampu Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Mereka bisa membuka lapangan pekerjaan via tenkky.wordpress.com

Selain dibentuk jadi pribadi siap pakai di berbagai industri, mahasiswa FE juga dibekali dengan kemampuan wirausaha. Mereka dilatih untuk peka terhadap kebutuhan pasar dan selera masyarakat. Di bangku kuliah, anak-anak FE akan mendapatkan mata kuliah Kewirausahan yang mengharuskan mereka menggodok ide bisnis bersama rekan-rekan satu tim.

Mereka akan belajar menciptakan produk yang disukai masyarakat, belajar metode pengemasan dan cara promosi yang menarik, hingga mempelajari cara memaksimalkan produksi agar mampu meningkatkan keuntungan.

Bersama mereka kamu bisa belajar bagaimana cara membangun bisnis supaya tidak harus mengandalkan gaji dan kamu juga akan tahu cara membangun usaha dengan modal seadanya.

Pacaran sama anak FE itu seperti mendapatkan pasangan yang siap bertarung di 2 medan perang. Dibutuhkan instansi pemerintah dan berbagai industri, juga punya kemampuan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

8. Memacari Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisa Membuka Pintu Kesempatan yang Tidak Pernah Terpikirkan Sebelumnya

Bersama mereka, ada banyak pintu kesempatan yang bisa terbuka via laaventuraproject.com

Menjalani hubungan dengan anak FE, terlebih jika hubungan tersebut berkembang ke arah yang lebih serius, bisa menawarkan terbukanya berbagai pintu kesempatan dalam hidup. Anak-anak FE terkenal dengan luasnya lapangan pekerjaan yang bisa mereka jamahi. Mau kerja di BUMN, bisa. Kerja di multi national company, ada lowongannya. Bahkan mau jadi pejabat sekelas Wakil Presiden pun pintunya terbuka.

Hidup berdampingan dengan mereka sama saja dengan membuka diri pada berbagai pengalaman yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya. Kesempatan karir yang luas, gaji memadai, dan kemungkinan berpindah jalur karir yang lebih lentur jika dibandingkan dengan mahasiswa Fakultas lain membuat mahasiswa FE jadi pribadi yang kaya pilihan.

Bersama mereka, kamu bisa mengenal banyak dunia. Mulai dari dunia PNS, kehidupan karyawan swasta, menjajal hidup bersama wirausahawan, sampai merasakan jadi pendamping calon wakil rakyat yang akan bertarung di Senayan. Unik, bukan?

9. Anak-Anak FE Adalah Manusia yang Bisa Diandalkan dan Rasional Dalam Mengambil Keputusan

Mereka adalah pribadi rasional yang bisa diandalkan dalam membangun keputusan via himiespa.feb.ugm.ac.id

Dalam disiplin Ilmu Ekonomi dikenal sebutan opportunity cost. Istilah ini menjelaskan harga yang harus dibayar dari sebuah keputusan. Manusia tidak bisa mendapatkan seluruh hal yang ia inginkan, selalu harus ada yang direlakan dan dikorbankan. Saat kamu dan pasangan harus memilih untuk mencicil KPR atau memilih membeli apartemen, misalnya.

Rasa tenang karena memiliki Sertifikat Hak Milik atas perumahan harus dibayar dengan lokasi hunian yang kurang strategis. Kamu dan pasangan harus rela berangkat pagi-pagi agar tidak terjebak macet. Hal yang sama terjadi saat kamu dan dia memutuskan mencicil apartemen. Aturan kepemilikan apartemen yang tidak bisa serta merta jadi milik pribadi membuat kalian harus pintar-pintar memilih developer dengan status kepemilikan tanah yang jelas.

Pengorbanan di balik sebuah pilihan sudah sangat diakrabi oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi. Karena tahu selalu ada harga yang harus dibayar di balik sebuah pilihan, ia selalu berusaha rasional saat memutuskan.

10. Pasangan yang Datang Dari Latar Belakang Pendidikan Ekonomi Biasanya Punya Semangat Juang yang Tinggi

Punya semangat juang yang tinggi via bem.pefe.ui.ac.id

Lulusan FE biasanya berkecimpung di berbagai bidang yang persaingan kerjanya tidak ringan. Jadi sales, marketing, pegawai bank, hingga bekerja di bidang risk-management membuat mereka harus selalu siap disodok sana-sini demi mempertahankan posisi.

There is no such thing as a free lunch (tak ada makan siang gratis – red) bagi mereka, karena setiap pencapaian memang datang dari usaha keras yang tak main-main di baliknya.

Sejak masih duduk di bangku kuliah, mereka sudah dibentuk untuk jadi pribadi yang gigih. Tugas- tugas di FE tidaklah ringan. Paper akademis yang membutuhkan analisis mendalam, business plan yang menuntut kreativitas, sampai tuntutan untuk mengerjakan laporan keuangan dengan teliti.

Tidak sedikit juga mahasiswa FE yang sudah mulai menjajal berinvestasi sejak masih duduk di bangku kuliah. Mereka tahu bahwa status mahasiswa tidak seharusnya jadi penghalang untuk mulai mempersiapkan keuangan sebaik mungkin. Asal niat, selalu ada instrumen investasi yang bisa dijajal. Seperti yang dijelaskan di artikel Investasi Tepat Untuk Mahasiswa ini contohnya.

Saat kelak mereka sudah bekerja, kamu akan dengan mudah menemukannya kerja lembur di akhir tahun anggaran demi mengejar target penjualan. Ia adalah orang yang tidak rikuh keluar-masuk pasar demi mendapatkan klien tambahan. Orang-orang FE tahu, kerja keras adalah syarat utama setiap keberhasilan. Malas berjuang sama saja dengan perlahan mendorong diri sendiri ke tepi jurang.

11. Mahasiswa FE Terkenal Dengan Penampilannya yang Rapi Jali. Gak Perlu Khawatir Dia Malu-Maluin Kalau Diajak Pergi

Penampilannya selalu rapi, tak memalukan jika diajak pergi via ikamma.feb.ugm.ac.id

Satu yang menyenangkan dari punya pacar anak ekonomi: kebanyakan dari mereka selalu rapi dan memperhatikan penampilan. Ini tentu tak bisa dilepaskan dari kultur FE yang mewajibkan mahasiswanya selalu berpenampilan rapi di kampus. Anti pakai sandal jepit, kaos oblong, dan wajib berkemeja. Kebiasaan ini akhirnya terbawa ke kehidupan sehari-hari mereka.

Kalau punya pacar anak FE, gak perlu khawatir dia malu-maluin saat diajak pergi. Penampilannya sepulang kerja atau sepulang kampus saja sudah cukup pantas dibawa ke acara semi formal.

12. Dia Adalah Pribadi Idealis yang Tetap Mampu Mengemas Diri. Kualitas Pecinta Macam Ini Makin Sulit Dicari

Mereka adalah pribadi idealis yang tetap mampu mengemas diri via www.boeconomica.org

Pasangan yang datang dari latar belakang Ilmu Ekonomi memang dibekali dengan kemampuan berbaur dan mengikuti kemauan pasar. Namun bukan berarti dia hanya jadi budak kepentingan. Selama proses belajar mereka, anak-anak FE juga dikenalkan pada berbagai teori ekonomi yang berhak mereka pilih dan yakini.

Jebolan Fakultas Ekonomi yang bekerja di multi national company dengan gaji puluhan juta itu bisa jadi seorang strukturalis sejati. Ia bekerja di korporasi asing demi menyedot keuntungan sebanyak-banyaknya untuk kemudian dijadikan modal usaha. Dia yang malang melintang di pasar saham memang sudah memilih untuk mengikuti mahzab liberal, yakin bahwa semua orang berhak mengambil keuntungan dari mekanisme pasar.

Anak-anak FE mengerti, menjadi idealis bukan berarti harus hidup susah dan menjauh dari hiruk pikuk dunia. Mereka tetap perlu makan, membiayai keluarga dan pasangan. Satu-satunya jalan adalah dengan menyesuaikan kemasan agar tetap mampu diterima pasar. Kebijaksanaan macam ini sudah makin susah dicari. Bukankah beruntung jika kamu bisa memacari orang secerdik ini?

Kalau sekarang kamu sedang melakukan pendekatan atau pacaran sama anak Fakultas Ekonomi, pikir-pikir lagi ya kalau mau dilepas. Sebab, dari kualitas-kualitas diatas mereka sungguh layak untuk kamu jaga sepenuh hati!