Hubunganmu yang sedang kamu jalani sekarang tentu tak akan sama dengan hubungan ketika kamu sudah menikah nanti. Jika sekarang kamu masih punya kesempatan untuk mencari yang terbaik, maka nanti kamu harus siap dengan segala yang ada pada pasangan yang sudah kamu ikatkan janji sehidup semati.

Dari sekarang sebenarnya kamu sudah bisa menebak, apakah pasanganmu memang pantas untuk naik pelaminan bersamamu atau hanya menjadi pendamping sementara dalam hidupmu. Buat para cewek, kalau kamu nggak pengen cuma jadi pacar doang, maka seharusnya kamu udah mengerti sama perbedaan-perbedaan ini. Biar pasanganmu juga mantap untuk meminangmu nanti.

1. Dia yang menjadi pendamping sementara hanya bisa meminta, sedangkan dia yang siap menjadi istri akan mencoba mewujudkannya berdua

Nggak cuma minta tapi mengusahakannya berdua via elizabethwellsphoto.com

Jika pasanganmu sekarang suka meminta dan hanya menuntut saja, kamu perlu berpikir dua kali kalau ingin menyeriusinya. Dia tak sepenuhnya paham apa yang menjadi kepentingan berdua, semua masih terpusat pada dirinya sendiri.

Beda dengan dia bisa menjadi pendamping hidup selamanya. Dia tak akan menuntut saja, tapi dia juga akan mencoba mewujudkan keinginan itu berdua. Dia nggak akan membiarkanmu untuk berusaha sendiri saja untuk memenuhi apa yang dia minta.

Advertisement

Karena baginya hubungan juga soal berjalan beriringan berdua. Saling mendampingi menyusuri jalan yang telah dirancang berdua.

2. Cewek yang cuma bisa jadi pacar meminta semua keinginannya dituruti. Sedangkan dia yang siap jadi istri selalu mengenal kata kompromi

Memikirkan masa depan berdua via elizabethwellsphoto.com

Kadang punya pacar membuat cewek-cewek ini besar kepala. Punya pacar berarti punya seseorang yang siap menuruti semua kemauannya. Sekalinya tak dituruti, ngambeknya bisa tak tahu waktu. Cewek-cewek ini seringnya lupa kalau menjalin hubungan bukan cuma soal menuruti keinginan pribadi.

Sementara dia yang siap menjadi istri, tak akan pernah bosan dengan kata kompromi. Dia mengerti tak semua hal bisa berjalan sesuai dengan keinginannya. Oleh karena itu, ia tak pernah keberatan untuk mengalah sesekali.

3. Dia yang hanya ingin menjadi pendamping sementara akan membiarkan masalah menguap begitu saja, sedangkan dia yang siap jadi istrimu akan berusaha mencari jalan keluarnya

Bersama mencari jalan keluar masalah via elizabethwellsphoto.com

Perbedaan antara dia yang hanya pantas menjadi pacarmu dengan dia yang bisa kamu peristri adalah ketika ada masalah antara kamu dan dia. Jika dia hanya menjadi pendampingmu untuk sekarang, maka masalah yang ada cenderung dia hindari dan dibiarkan menguap begitu saja. Hingga masalah itu dibiarkan tanpa diselesaikan.

Sedangkan dia yang serius menjadi pendamping hidupmu selamanya tentu tak akan membiarkan masalah itu begitu saja. Dia akan berusaha untuk menyelesaikan dan mencari jalan keluar dari masalah itu, walaupun harus lewat pertengkaran. Sehingga kalian berdua bisa sama-sama belajar untuk lebih dewasa.

4. Jika hubunganmu sedang terguncang, dia yang hanya bisa jadi pacar akan memilih berhenti dan pergi. Dia yang bisa menjadi istri akan tetap bertahan dan saling menguatkan

Saling menguatkan via www.logancoleblog.com

Kamu juga bisa melihat kualitas pasanganmu sekarang dari ketangguhannya dalam hubungan kalian. Ketika hubunganmu sedang diuji, kamu bisa melihat perbedaan dia yang hanya bisa jadi pacarmu dengan dia yang bisa jadi ibu dari anak-anakmu. Jika dia tak mampu bertahan dan memilih untuk pergi dan menyudahi hubungan kalian, maka memang benar bahwa dia tidak bisa dipertahankan lagi.

Tapi jika dia tetap bertahan dan saling menguatkan satu sama lain, maka bisa jadi dia adalah orang yang pantas untuk kamu nikahi. Karena setelah menikah nanti, ujian yang akan kalian lewati tak akan semudah ini.

5. Dia yang sementara hanya mau menerimamu ketika sudah sukses dan mapan, sedangkan dia yang siap menjadi istri akan membangun dari bawah bersama dan melangkah bersisian

Melangkah bersisian via www.logancoleblog.com

Dia yang siap menjadi bagian dari rumah tanggamu kelak tak hanya menunggumu untuk sukses dan mapan sendiri. Dia akan sama-sama berusaha dan mendukungmu. Kalian akan saling berusaha meskipun harus memulai dari bawah. Baginya tak ada satu langkah yang tertinggal di belakang. Tapi yang dia tahu hanyalah berjalan bersisian dan saling menggenggam tangan.

Berbeda dengan dia yang hanya ingin menjadi pendampingmu untuk sementara. Dia hanya akan menerimamu ketika kamu sudah mapan. Dan ketika kamu sedang mengusahakan itu, dia tak mendukungmu, tapi hanya melihatmu dari kejauhan.

6. Calon istri yang baik selalu bijak dalam mengatur pengeluaran. Pendamping sementara selalu mendahulukan keinginan dibandingkan kebutuhan

Pintar mengatur keuangan via elizabethwellsphoto.com

Ini juga bisa jadi salah satu pembeda apakah pasanganmu yang sekarang hanya sebatas pasangan sementara atau benar-benar bisa jadi istrimu nantinya. Kamu bisa melihat bagaimana cara dia mengatur keuangan. Jika dia menggunakan uang yang ada untuk memenuhi apa yang dia inginkan, mungkin kamu harus mempertanyakan kembali niatmu untuk serius dengannya.

Dia yang sudah pantas menjadi istri dan ibu bagi anak-anakmu adalah dia yang mengerti perbedaan antara keinginan dan kebutuhan. Jadi jika pasanganmu sekarang sudah mampu mengatur keuangan untuk kebutuhan, maka bisa jadi kamu sudah menemukan salah satu tanda bahwa dia pantas untukmu.

7. Dia yang hanya ingin menjadi pendampingmu akan meminta maaf dengan mudah tapi selalu mengulang kesalahannya, sedangkan dia yang siap jadi istrimu akan bersungguh-sungguh memperbaiki kesalahan itu

Dia bersungguh-sungguh minta maaf via elizabethwellsphoto.com

Tentu dalam hubungan kalian, kamu dan dia nggak akan bisa lepas dari kesalahan. Karena itu adalah sesuatu yang wajar terjadi bagi siapapun. Tak masalah jika dia pernah berbuat kesalahan. Yang terpenting adalah bagaimana setelahnya. Jika pasanganmu yang sekarang dengan mudahnya minta maaf lalu mengulang kesalahannya kembali, maka mungkin dia hanya pantas jadi pacarmu. Tapi ketika dia bersungguh-sungguh dengan permintaan maafnya itu dan dia buktikan dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama, maka kamu boleh menetapkan hatimu padanya.

Hal-hal ini seharusnya membuatmu lebih mudah untuk menentukan masa depan hubunganmu dengannya. Apakah dia hanya sekadar jadi pendamping sementara atau selamanya. Jangan sampai kamu menyia-nyiakan waktu dengan dia yang tak pantas untuk menjadi pendamping hidupmu. Atau sebaliknya, kamu menyia-nyiakan dia yang ternyata pantas untuk kamu bawa ke penghulu.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me