Sekilas, memiliki banyak teman memang keren. Manfaatnya pun pasti ada — ada banyak orang yang bisa kamu mintai tolong, misalnya. Namun sebenarnya, yang paling penting dalam pertemanan bukan banyaknya. Justru tidak apa punya teman yang sedikit jumlahnya. Asal saja, setiap teman yang kamu punya

Namun satu hal yang perlu kamu ingat bahwa menjalin pertemanan tak melulu hanya soal berapa banyak teman yang kamu miliki. Lebih dari itu kualitas pertemanan juga sangat penting untuk diperhatikan, walaupun punya banyak teman bukan hal yang salah juga lho. Jadi percuma juga kan, kalau punya teman banyak tapi nggak memberimu dampak positif sama sekali. Lebih baik punya jumlah teman yang terbatas tapi terus mendorongmu menjadi pribadi yang lebih baik.

Memiliki satu teman yang selalu siap  mendengarkanmu jauh lebih baik daripada banyak teman tapi tak ada satupun yang paham keadaan

ada saatnya berpisah via www.pinterest.com

Kamu tak perlu punya seribu teman jika tidak ada satu pun yang mampu mengertimu. Satu teman yang bisa selalu mendengarkan keluhanmu dan mengertimu sudah lebih dari cukup. Saat kamu menghadapi masalah, kamu pasti akan membutuhkan seseorang yang dengan rela mendengar keluh kesahmu seharian. Masalah yang kamu hadapi juga akan terasa ringan saat kamu sudah berbagi cerita dengan teman yang selalu bisa memahamimu.

Tak hanya itu, pendapat yang ia berikan kepadamu juga menjadi pertimbangan utamamu untuk menyelesaikan masalah. Karena dia adalah orang yang paling tahu tentang dirimu dan tahu betul nasihat apa yang harus diberikan untukmu. Nasihat yang ia berikan juga tidak akan terkesan menggurui bagimu.

Meski kamu punya banyak teman, belum tentu semuanya membawa dampak baik untukmu. Menjauhi mereka justru jadi cara jitu untuk mengembangkan potensi diri.

Advertisement

jauhi teman yang membawa dampak buruk via www.tumblr.com

Salah satu tujuan pertemanan tentunya adalah bisa membentukmu sebagai pribadi yang lebih baik dan mampu mengembangkan potensi diri lebih besar. Teman yang baik adalah mereka yang akan terus mendukungmu untuk meraih mimpi yang lebih tinggi. Mereka yang tulus berteman denganmu juga tidak akan menjerumuskanmu ke hal-hal negatif dan tidak menjauhimu jika kamu berbeda dengan mereka.

Jika kamu memiliki terlalu banyak teman yang hanya membawamu menjadi pribadi yang tak pernah bisa berkembang, maka bukanlah sebuah kesalahan jika kamu menjauhi mereka. Kamu berhak mendapat lingkungan pertemanan yang lebih baik dan mampu mendukungmu mengembangkan potensi diri. Jangan ragu untuk meninggalkan mereka yang hanya akan membuatmu merugi di masa depan.

Saat jumlah temanmu banyak berkurang, kamu jadi bisa menemukan sahabat sejati. Kamu jadi tahu mana yang gampang pergi dan mana yang selalu di hati.

dia yang selalu ada buatmu via quotesvil.com

Banyaknya jumlah teman yang kamu miliki bukan jaminan semuanya bisa menjadi teman sejatimu. Saat hidupmu terasa sangat sempurna, banyak orang yang ingin berteman denganmu. Diantara mereka ada yang memang tulus berteman denganmu, namun tak sedikit yang juga hanya memanfaatkanmu.

Namun jika kamu sedang berada di titik terendah, matamu akan dibukakan mana yang teman yang akan mudah meninggalkanmu dan mana mereka yang akan selalu ada di sampingmu untuk memberikan dukungan untukmu. Jangan pernah meninggalkan mereka yang terus setiamu mendampingimu dalam menghadapi cobaan. Niscaya, merekalah sesungguhnya teman sejati yang akan selalu di hati.

Karena akan ada saatnya kamu membutuhkan teman yang akan selalu ada buatmu.

teman sejati tak akan pernah meninggalkanmu via designcarrot.co

Kamu tetaplah makhluk sosial yang membutuhkan bantuan orang lain. Semandiri apapun dirimu, suatu saat kamu tetap membutuhkan teman untuk berkeluh kesah dan membagi bebanmu. Karena tak selamanya kamu bisa menghadapi masalahmu seorang diri. Kamu tetap butuh pegangan ketika kamu mulai terasa pincang dan tak mampu berdiri. Teman sejatimu tak akan pernah meninggalkanmu saat kamu benar-benar membutuhkan bantuannya. Dia akan menjadi kakimu ketika kamu tak mampu lagi memijakkan kaki dan menawarkan bahunya untuk menjadi sandaranmu ketika kamu menangis.

Jumlah teman yang sedikit tak serta merta menjadikanmu sebagai pribadi yang tertutup. Kamu justru beruntung memiliki level pertemanan yang lebih solid.

jadi apanya kamu saat bersama sahabat via resia-nm.blogspot.co.id

Memiliki jumlah teman yang tidak terlalu banyak juga ada keuntungannya. Kamu justru akan lebih mudah untuk bisa terus menjadi diri sendiri. Kamu tak perlu memakai topeng dan berpura-pura menjadi orang lain hanya agar bisa diterima oleh sebuah pergaulan.

Dia yang benar-benar menganggapmu teman pasti akan menerimamu apa adanya, pun kamu memiliki kekurangan. Mereka tak akan memaksamu untuk menjadi orang yang sama seperti mereka. Karena pertemanan yang indah justru yang mampu menerima banyaknya perbedaan.

Teman yang berkualitas akan terus memberikanmu dukungan meski jarak memisahkan.

jarak tak pernah jadi kendala via favim.com

Dalam sebuah pertemanan yang berkualitas, jarak tak pernah jadi alasan untuk berhenti saling memberi dukungan. Meski kalian tak bisa selalu bersama, pendampingan sebenarnya tak pernah hilang. Kalian juga tak pernah kehilangan bahan obrolan. Sebaliknya, bahan obrolan kalian malah akan makin kaya. Karena masing-masing dari kalian memiliki pengalaman baru yang bisa diceritakan satu sama lain.

Meski hanya lewat singkat, kamu dan teman sejatimu sudah bisa menunjukkan betapa kalian saling peduli. Dia yang tulus berteman denganmu juga akan selalu bersemangat untuk tahu kabarmu yang saat ini berjarak dengannya.

Semoga kamu memiliki pertemanan yang berkualitas dan selalu bisa mendorongmu jadi pribadi yang lebih baik ya.. Seperti pemain sinetron Aiman Ricky bersama #gengbaper nya di migme!