Bagi banyak pasangan, jarak terkadang jadi momok menyeramkan. Sekalinya jarak memisahkan, ketangguhan hubungan kamu dan dia jelas jadi taruhannya. Cobaan dalam hubungan jarak jauh bukan hanya tak bisa setiap saat merengkuh hangat tubuhnya atau mendapat kecupan kening dengan lembutnya. Lebih dari itu, cobaan justru datang dalam bentuk keraguan komitmen yang harus tetap dijaga saat jarak membentang.

Maka dari itu, mereka yang berjuang bertahan pada jarak patut diacungi jempol jika bisa terus bertahan. Meski tak mudah, tapi bukan berarti hubungan ini menjadi mustahil. Masih ada hal-hal kecil yang bisa kamu dan dia lakukan, agar perasaan bisa tetap terus terjaga.

Memulai pagi dengan sapaan hangat bisa jadi moodbooster sepanjang hari. Tak bisa bertemu, bukan berarti tak bisa saling menyemangati

Saling mengirimkan pesan moodbooster setiap pagi via meghillphoto.com

Kamu dan dia memang tak bisa selalu bertemu. Kamu harus rela jemarimu kosong karena tak ada tangan lain yang bisa digenggam setiap saat. Tapi bagaimanapun, jarak ini tak seharusnya menghalangi kamu dan dia untuk saling memberikan perhatian.

Mengirimkan pesan singkat untuk saling menyemangati sebelum memulai hari, sudah pasti menjadi moodbooster sepanjang hari. Toh semangat tak harus datang dari dia yang bisa memeluk setiap saat. Pesan singkat yang rutin kalian kirimkan sebelum kalian tenggelam dalam kegiatan masing-masing, setidaknya mampu menggantikan kehadirannya yang sementara waktu ditahan oleh jarak.

Advertisement

Kebiasaan kecil ini seringkali terlihat remeh, namun dampaknya tak akan membuatmu terus merengek

Tidak memintanya menghubungi setiap saat juga jadi bentuk perhatian. Itu artinya kamu dan dia bisa saling menjaga kepercayaan

Mampu saling menjaga kepercayaan via meghillphoto.com

Kepercayaan pun menjadi landasan bagi setiap hubungan, apalagi bagi hubungan jarak jauh. Kepercayaan dan saling menjaganya pun menjadi hal utama yang harus dimiliki dan dilakukan oleh setiap pasangan yang terpisah oleh jarak. Menunjukkan bahwa kamu percaya saja, sudah cukup menunjukkan perhatianmu padamu.

Meski saling mengirimkan pesan setiap sebelum memulai kegiatan masing-masing, bukan berarti kamu boleh menuntutnya untuk memberikan kabar setiap jam atau bahkan setiap menit. Tidak perlu memintanya untuk menghubungimu setiap saat. Percaya saja jika memang sudah waktunya, dia akan memberimu kabar. Hindari pikiran negatif, karena itu hanya merugikanmu. Kamu harusnya sudah paham, bahwa dia disana sedang berjuang agar kalian bisa mewujudkan mimpi bersama.

Saling berkirim foto dan video romantis bikin hubungan jarak jauh kalian makin manis. Setidaknya ini jadi pereda rindu sebelum bertemu

Butuh pereda rindu sebelum bertemu via meghillphoto.com

Lama tak bertemu tentu membuat kamu dan dia saling rindu dan ingin melihat kondisinya disana. Sebelum menuntaskan rindu dengan bertemu, saling berkirim foto dan video kegiatan masing-masing bisa jadi obat rindu sementara yang paling ampuh.

Seringkali memang banyak sekali nyinyiran yang datang padamu dan dia: katanya pacaran, tapi yang dihadapi setiap hari cuma layar HP. Namun orang lain toh tak pernah tahu bagaimana kamu dan dia menjalani hubungan ini. Selama kamu merasa dia yang jauh disana adalah orang yang pantas kamu pertahankan, sebenarnya tak ada alasan untuk mengakhiri hubungan hanya karena sedang terpisah jarak.

Zaman semakin berkembang, komunikasi pun semakin canggih. Walaupun kecanggihannya tak akan bisa mampu menggantikan rasanya saat bertemu langsung, namun setidaknya rindu bisa sedikit terobati.

Saat masalah datang, tak lantas saling menghindar dengan mematikan ponsel. Meski terpisah jarak, kamu dan dia mau menghadapi masalah secara dewasa

Masalah ada bukan untuk dihindari via meghillphoto.com

Kamu dan dia sama saja dengan pasangan yang lainnya. Intensitas pertemuan yang jarang, bukan berarti masalah tak pernah datang. Justru terpisah jarak adalah ladangnya masalah yang datang silih berganti. Kadang saat kamu dan dia terlibat pertengkaran, keraguan tak dipungkiri tiba-tiba menyeruak.

Apa yang bisa dipertahankan dari hubungan ini? Jika pertengkaran terus menerus terjadi.

Namun untuk membuat perasaan sayang kalian tetap terjaga, harus ada komitmen kuat yang kalian rapalkan setiap saat. Bahwa seberat apapun masalah yang datang, tak akan membuat kalian saling menghindar. Bukan dengan mematikan ponsel seharian ketika merasa jengah dengan pasangan, sebaliknya kamu dan dia berani saling menghadapi. Berani untuk saling berargumen hingga akhirnya mau saling berkompromi. Kedewasaan inilah yang sebenarnya kalian butuhkan.

Dipisahkan jarak, bukan berarti kamu dan dia tak punya jadwal untuk bertemu. Pertemuan tetap perlu dilakukan, agar hubungan tak kehilangan maknanya

Jadwal bertemu harus dirancang via meghillphoto.com

Namun dari segala hal yang kamu upayakan agar perasaan tetap saling terjaga ketika berjauhan, jadwal pertemuan tetap harus dirancang. Bagaimanapun pertemuan setelah berpisah sekian lama, adalah inti dari hubungan jarak jauh yang selama ini kamu dan dia perjuangkan. Tak bisa dipungkiri, upaya untuk bertemu adalah keutamaan dari perjuangan itu sendiri.

Sesekali saling mengalahkan jadwal pribadi demi merancang pertemuan, bukanlah hal yang berlebihan untuk dilakukan. Toh kamu dan dia yang selama ini dipisahkan oleh jarak sudah memiliki banyak waktu untuk melakukan urusan pribadi saat pasangan tak ada di sisi.

Setidaknya, sesekali biarkan dia menggenggam dan memeluk tubuhmu dengan hangat. Secara nyata.

Kamu dan dia kini tak perlu khawatir lagi. Meski jarak memisahkan, bukan berarti kalian tak bisa makin saling sayang. Jarak juga tak seharusnya menghalangi kalian untuk saling memberi perhatian.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya