Lelaki yang satu ini memang biasa saja. Dia juga jarang menawarkan hal-hal mewah semacam makan berdua di restoran atau pergi ke salon bersama di akhir minggu. Teman-temannya yang banyak pun tak pernah membuatmu khawatir, kalau suatu saat dia akan berpaling. Tidak bisa dipungkiri, kamu sudah yakin betul bahwa dia adalah sosok yang setia. Kamu pun percaya bahwa dia takkan pernah mendua, karena bukan tampang yang menjadi prioritas utamanya.

Jika suatu hari kamu dijatuhi pilihan, apakah kamu akan bertahan dengan satu sosok ini? Sosok dengan perawakan biasa saja, namun akan siap sedia menemanimu hingga usia senja.

Entah karena alasan apa, kamu begitu menyayanginya. Cuma modal yakin dan percaya dengan janji setianya.

kamu begitu menyayanginya via mirror.co.uk

Bertemu dengannya mungkin anugerah terbaik yang telah Tuhan berikan. Bukannya tak sengaja, kamu dan dia sebenarnya sudah saling suka, dan berbalik melempar tatapan mata. Dulu dia memang cuek, kamu pun begitu. Tapi setelah beberapa bulan, kalian mulai sadar kalau perasaan sayang itu bukan cuma bualan. Rencanamu untuk tak mencintainya seketika berubah, ketika dia benar-benar memplokamirkan janji setia dan sehidup semati.

Dengan sadar, kamu luluh dan berbalik menyayanginya. Pun ketika teman-teman menyerbumu dengan berjuta pertanyaan mengenai kesiapanmu memulai sebuah hubungan, dengan dia yang memiliki tampang biasa saja.

Kamu tahu bahwa dia bukan lelaki tampan. Dia hanya lelaki biasa, tapi selalu menawarkanmu masa depan.

Advertisement

selalu menawarkanmu masa depan via hdwallpapersrocks.com

Sampai sekarang, kamu masih dibayangi keheranan mengapa lelaki ini masih saja setia mengisi relung hati. Dia selalu ada untukmu, bahkan saat kesibukan benar-benar melanda. Sekadar mengajakmu makan berdua di kaki lima, sudah sangat membuatmu bahagia. Parasmu yang bisa dibilang cukup menawan, tak pernah gengsi mengiyakan tawarannya untuk meniti lebih jauh ke masa depan.

“Sesekali berkeliling kota naik roda dua adalah hal yang kamu anggap lebih menjanjikan, dibanding bersua setiap hari dengan ribuan kata rayuan.”

Lelaki ini bukan tipe yang suka main-main. Dia tak pernah menjual tampang, meski berbagai kesempatan untuk mendua seringkali datang.

bukan penjual tampang via blog.thenest.com

Kamu tahu, pacarmu ini sangat suka bergaul dan punya banyak teman. Dia juga tak pernah sungkan mengenalkanmu dengan teman-temannya di kala senggang. Herannya, kamu juga tak marah jika waktumu untuk berdua terhalang jatah berkumpul dengan mereka. Kamu tenang dan biasa saja karena kamu percaya.

Tidak hanya teman-teman lelakinya, yang perempuan pun banyak dan seringkali menggodanya. Di sini, kamu masih saja percaya dan tetap mencintainya. Kamu paham betul bagaimana dia menjaga dan mempertahankan hubungan ini, kamu tahu dia bukan lelaki penjual tampang dan suka ‘menebar jala’ di mana-mana.

Tingkahnya lucu dan selalu membuatmu rindu. Gimana nggak lucu, diajak foto aja dia biasanya nggak mau karena malu. Hehe…

tingkahnya lucu, bikin rindu via ispita.ro

“Nggak mau ah, Sayang. Aku nggak suka difoto.”

“Nggak apa-apa, deh. Yuk ah.”

“Bentar, bentar aku pakai masker dulu.”

“Yaelah… kamu nggak sejelek itu kali, Yang. Hahahaha…”

Sekali waktu, dia mungkin menjadi lelaki pemalu atau bahkan tak tahu malu. Kamu sebagai pacarnya pun tak jarang dibuat ‘geli’ karena saking lucu tingkahnya, meski sebenarnya tak bermaksud untuk melempar canda. Rindumu kepadanya juga makin memburu ketika teringat segala kelucuan yang telah ia ciptakan. Dia lucu, dia ngangenin!

Kamu patut berbangga, prinsipmu masih kuat terjaga. Kamu tidak mencari lelaki tampan, tapi dia yang mapan dan membuatmu nyaman.

prinsipmu masih kuat terjaga via easyweddings.com.au

Kabar bahagianya, sampai saat ini kamu masih mempertahankan prinsip yang selama ini telah matia-matian kamu bangun. Prinsip untuk setia pada satu pria, seperti apapun keadaannya asalkan kamu cinta. Persis seperti kamu dan dia saat ini, yang sedang berjuang menata dan meraih masa depan berdua.

Kamu bukan gadis lugu yang cukup menilai pria dari wajah dan seberapa besar dia memiliki uang, kamu jelas lebih dari itu. Pencarianmu terhadap sosok lelaki sepertinya hampir berakhir, karena kamu telah bersamanya kini. Lelakimu ini lebih dari sekadar pasangan, tapi juga teman di kala kesusahan. Selamat, hubunganmu sangat beruntung!