Cewek selama ini paling gembar-gembor soal cowok yang paling cocok dijadikan suami. Cowok harus berwibawa kalau mau jadi suami yang bertanggungjawab, atau cowok harus penyabar kalau mau jadi suami yang penyayang. Semua kriteria itu sering sekali cewek utarakan.

Kini biar adil, cowok juga ingin menyampaikan istri idaman seperti apa yang kami inginkan nanti. Bukan bermaksud untuk menandingi kriteria yang dimiliki para cewek soal suami idaman, tapi justru sebagai pengingat agar kita memperbaiki diri untuk menjadi idaman bagi seseorang. Cukup fair bukan?

Hal pertama yang dilihat cowok adalah seberapa dekat dan suka kamu dengan anak kecil. Ini menunjukkan bagaimana caramu untuk dekat dengan anakmu kelak

Akrab, ya. :”) via www.huffingtonpost.com

Ini bukanlah hal sepele bagi cowok. Meski cowok terkesan tak acuh dengan hal ini, tapi sebenarnya cowok sungguh berharap bisa tahu seberapa dekat dan suka kamu terhadap anak kecil. Tanpa perlu cowok memintamu untuk bisa akrab dengan anak kecil, cowok menaruh harapan atas sikapmu itu. Sebab menurut hemat cowok, dari sikapmu ini, dia bisa melihat seberapa besar peluangmu untuk menjadi istri dan ibu bagi anak-anakmu kelak.

Bagaimana kamu menunjukkan kasih sayang kepada orang-orang terdekat juga kami lihat. Sikap ini pasti dibutuhkan cowok dalam mencari calon istri

Bagaimana caramu menunjukkan kasih sayang via www.logancoleblog.com

Advertisement

Selain tingkat keakrabanmu dengan anak kecil, cowok juga ingin melihat bagaimana caramu dalam menunjukkan kasih sayang kepada calon imammu dan orang-orang terdekatmu. Caranya adalah dengan kamu menyikapi atau memberikan kasih sayang, berupa perhatian, rasa memiliki, dan sebagainya, yang di mata cowok adalah sikap pertanggungjawabanmu atas orang yang mencintaimu begitu dalam.

Nah, berhubung cara menyampaikan rasa kasih sayang ini berbeda-beda, mungkin cowokmu ingin tahu cara apa yang kamu pilih. Dari situlah cowok akan menilai kesiapanmu dalam menjalani hubungan yang lebih tinggi.

Sebagai calon kepala keluarga, cowok tentu ingin tahu seberapa mahir cewek dalam mengatur waktu dan materi

Bagi waktu, bisa? via www.rd.com

Kalau kamu masih suka hura-hura, belanja ini-itu tanpa pikir panjang, nongkrong sana-sini tanpa ingat waktu dan uang, mungkin kamu perlu belajar lagi dalam menghadapi hidup yang kian rumit. Sebab, cowok manapun akan menganggap ceweknya siap diajak hidup bersama ketika bisa memanfaatkan waktu dan uang dengan efektif dan efisien. Calon imam manapun pasti berharap memiliki istri yang jago, setidaknya bisa, mengatur waktu dan keadaan ekonomi keluarganya dong.

Selamat buat kamu yang sudah mampu mengontrol emosi. Sebab labil bukanlah pilihan sikap yang baik untuk menjadi istri

Labil bukan pilihan jadi istri via www.logancoleblog.com

Ketika kamu masih labil dan gamang dalam mengambil keputusan, kamu belum layak untuk menjadi calon pendamping hidup yang tepat bagi cowokmu. Sebab cowokmu pasti akan memilihmu sebagai calon istrinya ketika kamu sudah bisa mengontrol emosimu, apalagi dalam menghadapi masalah.

Cowok sadar, dalam bahtera rumah tangga tidak cuma butuh kesiapan finansial dan mental. Tapi sikap dalam mengendalikan emosional juga diperlukan. Yang perlu kamu tahu, kehidupan setelah ijab kabul jelas tak semudah ketika kamu menjalani hari-hari seperti orang pacaran. Lebih dari itu!

Pasangan yang baik adalah dia yang bisa menjadi partner dalam mengarungi segala problematika kehidupan. Bagaimana denganmu?

Jalinan hubungan setelah menikah tentu lebih sulit dan berat jika dibandingkan dengan hubungan yang sebelumnya. Menikah itu sekali seumur hidup, sebuah pilihan yang juga berat. Seseorang tak bisa memilih pasangan dengan mudah begitu saja. Butuh kesiapan dan pertimbangan matang dalam menentukan pasangan. Maka, sudah pasti cowokmu akan memilihmu dengan berbagai pertimbangan.

Salah satunya dengan kesiapanmu dalam menjadi partner sehidup-sematinya setelah menikah nanti. Karena kehidupan setelah menikah itu bukan tentang bagaimana kamu menjalani kehidupan sesungguhnya bersama orang yang kamu cintai saja. Tapi tentang bagaimana kamu menghabiskan waktu bersama orang yang kamu cintai dengan berbagai persoalan yang pasti datang dan pergi. Di situlah peranmu sebagai partner hidup selalu diharapkannya.

Meski bisa dilatih dan dipelajari, kemampuanmu dalam memasak juga jadi pertimbangan cowok. Bukti kesiapanmu menjadi istri dan ibu yang bisa memanjakan lidah keluarga

Bisa masak, Neng? via www.athestyleguide.com

Ada hal mendasar yang cowok harapkan dari ceweknya sebelum menikah nantinya. Apakah dia bisa masak? Ya, meski hal ini terlihat sepele, ternyata cowok juga berharap ceweknya bisa masak. Kalau kamu tak bisa masak, masa iya cowokmu harus jajan di pinggir jalan? Tiap hari?

Cowok tentu berharap, ketika dia telah menjadi kepala rumah tangga, sepulang kerja dia bisa menyantap nikmatnya masakan istri di rumah. Ditemani sang istri dan anak-anaknya, tentu menjadi mimpi nan indah bagi setiap cowok. Meskipun kamu belum bisa masak, belajarlah dari sekarang. Sebelum semuanya terlambat. 😀

Kesiapanmu dalam membina hubungan rumah tangga juga bisa dilihat dari seberapa bisa kamu dalam meleburkan dirimu dalam keluarga cowokmu

Kamu juga calon anak mereka. via www.rd.com

Mungkin saat ini kamu sudah cukup dekat dalam mengenal orangtua pasanganmu. Kamu mengenal orangtua cowokmu, dan sebaliknya. Tapi sebagai bukti kesiapanmu dalam menjadi istri, kamu perlu meleburkan secara lebih dirimu pada keluarganya. Dan ini juga berlaku bagi cowokmu. Seberapa dalam kamu bisa lebih akrab dengan keluarganya, menjadi penanda kesiapanmu. Sebab kelak kamu juga akan menjadi putri dan memberikan cucu bagi orangtuanya, bukan?

Keinginan cowok untuk mendapatkan istri idaman sebenarnya nggak muluk-muluk kok. Cukup dia yang tahu bagaimana caranya memposisikan diri. Itu saja cukup.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me