Patah hati memang tidak mudah. Kamu lebih banyak mengakrabi sepi sembari meratapi nasib diri. Segala lagu beraroma roman picisan yang dulunya kamu anggap bualan pun dengan segera naik tingkat sebagai teman. Namun, apakah kamu akan selamanya seperti ini? Terpuruk sendiri dan tidak mampu menghadapi dunia dengan gagah berani?

Tidak ada yang salah dengan patah hati. Patah hati adalah masa dimana kamu merenung sembari merekatkan kembali keping hatimu yang bertebaran. Namun, kamu tak harus berlama-lama mengakrapinya. Ingat, di luaran sana hati yang baru sedang menantimu untuk berlabuh.

Seperti semua perjalanan, akhirnya kalian bertemu dengan pintu perpisahan. Walaupun tidak mudah di sinilah kamu akan belajar bagaimana caranya mengikhlaskan

ikhlaskan dia via dresslilly.net

Di saat hatimu sedang didera beribu luka dan membuatnya nampak babak belur, kamu sesekali butuh sandaran. Kamu pun akan kembali teringat mantan yang dulu selalu ada untuk berbagi rasa dan beban. Kini setelah kamu sendiri, camkan di lingkar kepalamu bahwa kamu tak bisa lagi mengandalkannya. Kalian sekarang sudah menapaki jalan yang berbeda. Yang bisa kamu lakukan untuk bangkit adalah berdiri di atas kaki sendiri dengan mengandalkan diri sendiri.

Jika memang kalian ditakdirkan bersama maka semesta akan mempertemukan lagi di masa depan. Jangan mempertaruhkan hidup dan pikiranmu hanya berhenti pada satu masa dan membuat ragamu tidak mampu menapaki masa depan yang terbentang. Ya, kamu harus mengakui bahwa saat ini kalian dituntut untuk menapaki jalan yang berbeda dan hati yang lapang adalah caramu untuk bisa bertahan.

Tidak ada yang bilang hidup akan terasa ringan jika dijalani dengan hati berlubang. Tapi lari dari rasa sakit justru akan kian menjadikanmu seorang pesakitan

Advertisement

distraksi tidak akan membantumu via rebloggy.com

Melakukan kebiasaan buruk diluar kebiasaanmu sendiri bukan merupakan jalan pintas untuk mengalihkan rasa ngilu dari hatimu yang sedang dipenuhi dengan bilur. Patah hati tidak seharusnya membuatmu memiliki kebiasaan baru yang tidak sepatutnya kamu lakukan. Hobi menghisap rokok, nongkrong dengan teman hingga pagi, bahkan mabuk-mabukan tidak membantumu melupakan lubang yang masih menganga di hatimu. Kebiasaan buruk itu hanyalah distraksi sementara, jalan pintas untukmu melarikan diri dari kenyataan yang harus kamu hadapi. Padahal sesungguhnya, hal ini sama sekali tidak menguatkan.

Alih-alih melakukan kebiasaan buruk supaya bisa terdistraksi, kamu bisa melakukan kembali kegiatan yang kamu gemari. Kamu bisa lagi melakukan hal-hal yang kamu sukai. Lakukan ragam kegiatan yang selama ini tidak sempat kamu lakukan. Tidak hanya sebagai pelipur lara, kamu pun bisa menyadari bahwa kamu bisa bersenang-senang dengan diri sendiri. Kamu pun jadi makin memahami bahwa sesungguhnya letak kebahagiaan ada pada diri sendiri.

Di titik ini kamu bisa lupa mimpi. Lupa jika dirimu juga layak dihargai. Tapi berjanjilah, kamu akan selalu lebih kuat dari rasa perih di hati

ingat kembali impianmu via becuo.com

Ya, cepat atau lambat kamu harus mampu bangkit menyongsong masa depan. Bersedih karena masih patah hati boleh saja. Namun, jangan jadikan hal ini batu sandungan untukmu meraih impian. Di luar rasa sakit yang sedang kamu alami saat ini, mimpimu tetap masih menunggu untuk digapai.

Segarkan kembali ingatanmu mengenai mimpi yang menjadi tujuan hidupmu selama ini. Mimpi yang selama ini membuatmu selalu berhasil menyalakan semangat dan tidak membuatmu gampang menyerah pasrah. Bukankah seharusnya kamu tetap mampu meraihnya walaupun sedang dihadapkan dengan permasalahan yang membuatmu berjalan tertatih? Ya, patah hati bukan merupakan alasan untukmu berhenti meraih mimpi yang sudah kamu dengungkan di telinga sedari lama.

Rasa ingin kembali membuatmu sering mendengungkan kata, “Seandainya…” Kamu kerap lupa, menyesali yang pernah ada hanya akan membuka luka lama

jangan salahkan diri sendiri via imgarcade.com

Selain ikhlas dan kembali menatap mimpi di masa depan, kamu juga harus berhenti menyalahkan diri sendiri atas kandasnya hubungan kalian. Jangan sesekali mendengungkan kalimat ‘seandainya saja aku…’ di dalam lingkar kepala demi menyalahkan diri sendiri dan berandai-andai jika hubungan kalian masih terjalin. Hal ini sama sekali tidak membantu untuk maju dan sembuh dari bilur luka yang ada di hatimu.

Bukan dirimu yang salah hingga membuat hubungan kalian kandas seperti sekarang. Hanya memang semesta tidak mengamini kalian untuk bersama. Jadi mulai sekarang jika ingin berdamai dengan keadaan, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah berhenti menyalahkan diri sendiri.

Mantan pasanganmu memang bukan orang sempurna. Tapi jika ditilik lagi, bukankah dia sudah menjalankan porsinya?

mantan via pixshark.com

Setiap orang di kehidupan kita memiliki porsinya masing-masing, mantan juga termasuk salah satunya. Dia memiliki porsi sendiri dalam hidup kita yang bisa memberikan segala pelajaran yang kamu butuhkan untuk menapaki masa depan. Berterimakasih lah atas kehadiran sosoknya di masa lalu. Disadari atau tidak, kamu memetik ragam pelajaran dari kandasnya hubungan kalian.

Kamu akan belajar memahami dimana letak kekurangan serta kelebihan dirimu. Bahkan, sosok mantan juga akan membuka matamu bahwa kamu bukanlah sosok manusia sempurna yang masih memiliki kekurangan di sana sini. Dan, bukankah hal ini bisa dijadikan pembelajaran untuk memperbaiki diri?

Kamu masih muda. Hatimu boleh sakit, tapi seiring waktu pasti ada obatnya. Perjalanan cinta yang baru masih menanti di ujung sana

bukan berarti hubunganmu akan kandas lagi via www.walloza.com

Tidak berhasil menjalin hubungan dengan satu orang bukan berarti kamu akan gagal dalam hubungan asmaramu yang selanjutnya. Ya, kandasnya hubunganmu saat ini tidak bisa dijadikan acuan atau bahkan membuatmu trauma untuk membuka hati kepada orang baru.

Tanamkanlah di pikiranmu bahwa tidak ada yang salah dengan dirimu. Kamu dan mantan hanyalah dua pribadi yang memang memiliki banyak perbedaan. Karakter kalian memang tidak bisa diramu menjadi satu, dan tidak ada yang salah dengan hal itu. Dan bukan kan memaksakan hubungan karena sudah tak ada lagi kecocokan tidak akan membuat kalian merasa nyaman?

Setiap rasa sakit dan tidak bisa move on melanda, ingatlah satu hal: ada seseorang di luar sana yang suatu hari bisa kembali membuatmu bahagia. Kamu harus percaya

belahan jiwamu ada di luaran sana via fashionnow.website

Jika kesendirian begitu menyesakkan dan membuatmu begitu takut untuk menghadapinya, kamu bisa meyakinkan dirimu bahwa akan ada masa dimana kamu menemukan cinta baru. Kamu hanya belum menemukan belahan hati yang kamu tunggu selama ini. Ingatlah bahwa sosok yang mampu menggenapimu sedang menunggu di luar sana. Kamu tak perlu lama-lama merenung dan meratapi diri, cinta yang baru akan segera datang. Dan inilah saatnya bagimu untuk segera bangkit dan memantaskan diri.

Sudah siap kah kamu merangkai kepingan hatimu menjadi satu dan menatap masa depan yang terbentang di pelupuk mata?