Sebuah pernikahan menjadi impian saat menjalin hubungan yang serius dengan pasangan. Untuk menuju pada tahap pernikahan, tentu saja setiap pasangan harus menjalani tahap lamaran. Kamu pun mulai berandai-andai tentang apa yang bakal cowokmu lakukan untuk melamarmu nanti. Namun, bagaimana apabila cowokmu melamar kamu secara tiba-tiba? Pasti seperti mimpi karena sebelumnya cowokmu nggak pernah memberi tanda-tanda.

Sebagai cewek pun kamu terus bertanya-tanya, apakah ini mimpi atau sesuatu yang nyata? Perasaanmu pun campur aduk, mulai dari kaget, bangga, hingga malu-malu.

1. Saat dilamar tiba-tiba, rasa kaget hadir begitu saja. Kalimat Kamu serius? menjadi hal yang lantas kamu tanyakan

Kamu serius, Yang? via da-photo.co.uk

Dilamar pasangan setelah menjalani hubungan selama beberapa waktu memang berhasil bikin kamu bahagia. Tapi kalau dia melamarmu secara tiba-tiba, pasti kaget rasanya. Lalu muncul pertanyaan di benakmu, apakah dia serius melakukan hal itu?

Tapi dengan caranya dia berhasil membuatmu yakin bahwa dia memang serius untuk meminangmu. Dia nggak ingin membuatmu ragu bahwa akan maksud baiknya untuk membangun rumah tangga denganmu.

2. Salah tingkah juga kamu rasakan. Padahal kamu udah sering jalan berdua sebelumnya

Advertisement

Eh, aku…mmm…aku mau eh… via da-photo.co.uk

Walaupun kamu dan dia sudah menjalani hubungan dalam waktu yang lama, tapi kalau dia melamarmu secara tiba-tiba, kamu bisa salah tingkah juga. Gimana nggak salah tingkah? Dia yang biasanya suka bercanda, tiba-tiba mengutarakan maksudnya dengan wajah serius. Kamu pun akhirnya merasa kikuk untuk menanggapi pinangannya. Apakah diterima atau tidak ya?

3. Rasa bangga nggak ketinggalan. Akhirnya kamu mendapat calon suami yang sudah lama kamu idamkan

Alhamdulillah via da-photo.co.uk

Siapa yang tidak bangga saat dilamar oleh yang dicinta? Walaupun kamu sempat dibuat kaget dan salah tingkah, tapi kamu masih bisa berbangga. Karena dengan lamaran itu kau tahu bahwa dia serius denganmu.

Dia: Yang, mau nggak jadi ibu dari anak-anakku?

Kamu: Yang *meluk kamu*

4. Dengan malu-malu kamu pun menjawabnya dengan, “Iya aku mau menikah denganmu,

Iya…aku mau via www.flytographer.com

Karena kamu sudah lama mendamba untuk jadi miliknya, kamu pun akhirnya menyambut positif pinangan dari dia. Walaupun nggak bisa dipungkiri bahwa kamu juga menyembunyikan pipimu yang bersemu merah. Bukannya kamu gegabah dengan menjawab lamaran secara tiba-tibanya, tapi kamu memang sudah yakin bahwa dialah orang yang selama ini kamu nanti.

5. Kemudian sejenak kamu merasa bersyukur, akhirnya Tuhan mengabulkan satu dari doa-doamu

Terima kasih, Tuhan. Akhirnya… via da-photo.co.uk

Setelah kamu menerima lamarannya, kamu pun merasa ada sesuatu yang beda. Bukan, bukan karena kamu sudah satu langkah lebih dekat menjadi miliknya, tapi bersyukur karena telah melewati satu tahap untuk menjadi wanita seutuhnya.

Rasa syukur tak henti-hentinya kamu ucapkan. Baik kamu ucapkan secara langsung atau diam-diam kamu bisikkan dalam hati. Rasanya kamu menjadi wanita paling bahagia hari itu, meskipun dia udah membuatmu kaget, salah tingkah dan kebingungan dengan lamarannya yang tiba-tiba.

Dilamar sama seseorang yang dicinta memang sukses membuat hatimu bahagia. Ya, walaupun waktu dia melamarmu nggak terduga, tapi hal itu sah-sah aja dia lakukan. Memberi kejutan untuk seseorang yang spesial kan salah satu bentuk rasa cinta.

Kalau perasaanmu gimana sewaktu dia melamarmu?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya