Hubungan dengan perbedaan usia yang jauh memang bukan lagi tabu. Kisah cinta yang nggak memandang usia ini juga selalu ada dari waktu ke waktu. Karena memang urusan perasaan yang terpenting itu ketulusan. Usia yang terpaut jauh seharusnya sudah nggak perlu menimbulkan keraguan.

Banyak cewek di umur awal atau pertengahan 20-an yang memilih menjalin hubungan serius dengan cowok di akhir umur 20-an. Bahkan ada juga yang cowoknya sudah berkepala tiga. Sebentar dulu, jangan langsung mengernyit dan bilang “Kok mau ya?” Cowok-cowok yang usianya jauh lebih matang itu punya kharisma tersendiri. Penjelasan selengkapnya, di bawah ini~

1. Buat apa cowok seumuran yang suka main kode-kodean? Mending cowok berusia matang yang to the point dan memberi kepastian.

Cowok yang lebih matang sadar dengan usianya yang nggak lagi muda. Itu menuntutnya untuk terlihat lebih bijak. Karenanya, urusan mengungkapkan perasaan atau pikiran nggak perlu yang namanya kode-kodean. Kalau mereka suka, mereka bilang suka, tanpa perlu ada yang ditutupi. Mereka juga tahu, membuat cewek penasaran dengan kode-kodean bukan bukti kedewasaan.

Saat kalian dihadapkan masalah, dia akan membicarakannya dengan baik-baik. Tidak ada acara menghindar atau ngambek nggak jelas… karena dia bukan anak kecil lagi.

2. Cowok berusia matang sudah tahu apa saja yang penting dalam hidupnya. Salah satunya… adalah kamu sebagai pasangannya

Usia bukan patokan seseorang itu dewasa atau tidak. Tapi nggak bisa dipungkiri, cowok yang usianya sebaya atau lebih muda cenderung memiliki ke-aku-an yang tinggi. Pikiran mereka masih terpecah dengan banyak hal, entah hobi, teman-teman, atau keinginan untuk bersenang-senang. Nggak jarang mereka sulit fokus denganmu dan akhirnya cuma bisa memberi harapan palsu. Berbeda dengan dia yang sudah matang, yang sudah selesai dengan urusan dirinya atau kesenangan belaka. Mereka akan memasukkanmu ke dalam salah satu hal terpenting sebagai wujud keseriusannya.

Advertisement

Buatnya kepentinganmu adalah kepentingannya. Jadi harapanmu bukan cuma diamini olehnya, tapi juga diperjuangkan agar terus berjalan dengan semestinya.

3. Dia melihatmu nggak cuma dari penampilan, tapi juga dari pemikiran. Kamu dihargai, karena bisa membuatnya merasa terimbangi

Kematangan usia membuat dia ingin memiliki hubungan yang imbang dengan sikap saling menghargai. Sebab itu, dia sadar kalau penampilan menarik saja nggak bisa mendukung keinginannya. Dia akan lebih mengedepankan pemikiranmu. Kalau pun penampilanmu biasa saja, kamu nggak perlu khawatir dia akan menuntutmu untuk berubah. Beda dengan cowok yang seumuran yang masih melihat penampilan sebagai kebanggaan utama. Menuntutmu untuk seperti,

“Kamu dandan dong, biar kayak ceweknya temen-temen aku!”

atau

“Eh, jangan pakek rok itu dong, jadul banget deh kayaknya.”

Sementara cowok yang usianya matang, alih-alih menuntut penampilanmu mereka justru dengan sabar menuntun pola pemikiranmu untuk lebih dewasa.

4. Seiring bertambahnya usia, pengalaman dia pun lebih luas. Kamu nggak cuma bisa saling bertukar pikiran, tapi juga berkembang.

Percaya, dia bukan cowok kemarin sore dalam menjalin hubungan atau menjalani kehidupan. Usia yang lebih tua membuat dia sudah melewati fase-fase kehidupan yang mungkin belum dialami oleh cowok sebayamu. Dan hal-hal itu juga kini menjadi bekal yang digunakan untuk menjalani hubungan denganmu. Dengan pengalaman itu juga dia ingin bisa lebih leluasa dalam bertukar pikiran dan saling berkembang.

5. Cowok matang dengan karier yang mapan, membuat kamu lebih mudah membayangkan masa depan

Mereka yang usinya lebih matang nggak perlu diragukan lagi kemapanan finasialnya. Bukan cuma pekerjaan tetap yang sudah dikantongi, tapi kelebihan lain seperti mengelola keuangan sendiri sampai rencana bisnis sampingan yang sudah mulai dibuatnya, bisa menjadi modal untukmu meraba masa depan hubungan kalian. Bahkan, tanpa kamu ketahui dia nggak cuma memikirkan kapan akan menikahimu, tapi juga menyusun semua kebutuhan keluarga yang akan kalian bangun nantinya.

6. Usia yang matang membuat dia lebih sensitif dengan perasaanmu. Dia adalah sosok penyabar yang berusaha sebaik-baiknya memperlakukanmu

Salah satu kunci sukses sebuah hubungan adalah saling pengertian. Memang dia bukan cenangan yang bisa selalu tahu apa yang kamu pikirkan atau rasakan, tapi instingnya sebagai cowok dewasa membuat dia lebih sensitif. Dia akan lebih sering menimbang dan memikirkan semua sikapmu, semata-mata agar dia paham harus bagaimana memperlakukanmu dengan sebaik-baiknya.

7. Mereka yang lebih tua lebih berhati-hati dalam segala hal. Karena itu, dia bisa diandalkan untuk membuatmu nyaman dan menjagamu hingga hubungan kalian halal

Setiap cewek pasti ingin pasangan yang nggak cuma bisa membuatnya merasa nyaman, tapi juga aman. Aman dalam hal menjaga dirinya secara utuh. Dan kembali ke pengalaman yang mereka punya, cowok dewasa menjadikan itu pelajaran yang mengharuskannya berhati-hati di segala hal, salah satunya dalam mengungkapkan cintanya. Buatnya, cinta itu bukan urusan kesenangan semata, tapi lebih ke tanggungjawab menjaganya.

Menjaga hingga hubungan kalian halal.

8. Untuk usiamu kamu bisa dibilang dewasa. Makanya, memang lebih cocok dengan dia yang lebih tua

Secara psikologis, cewek mencapai level kedewasaan cenderung lebih cepat dari cowok yang seusianya. Adanya perubahan-perubahan biologis menjadi penyebab perbedaan perilaku keduanya secara sosial. Nah, dari alasan itulah keputusanmu untuk memilih cowok yang usianya lebih tua sangat tepat. Dengan harapan dia bisa mengimbangin semua kebutuhan pemikiran juga perasaanmu.

Kamu yang ‘lemah’ sama cowok-cowok yang lebih tua, mungkin mau menambahkan alasan lagi kenapa mereka berkharisma? 😉 Hehe, tulis di kolom komentar ya. Biar Hipwee dan yang lainnya bisa baca 🙂