Entah kenapa, tak pernah punya sejarah memiliki pasangan hingga umurmu sekarang dianggap aneh oleh banyak orang. Padahal kamu masih santai saja menghadapi kondisi ini. Tidak memiliki pasangan, nyatanya tidak membuat hidupmu stagnan. Lebih dari itu, kamu malah bisa mengembangkan lebih banyak potensi diri yang masih tersembunyi.

Namun meski begitu, kamu bukannya mau selamanya hidup sendirian. Kamu tetap butuh sosok yang sukarela memelukmu di setiap akhir hari, yang mau mendengarkan keluhanmu sambil sesekali mengusap kepalamu, atau yang selalu bisa mengingatkanmu tanpa membuatmu merasa digurui. Doamu tak pernah terputus untuk ditemukan dengan sosok itu.

Namun sampai dia yang terbaik datang, kamu memilih untuk bersabar sebentar lagi saja.

Selama ini kamu santai saja meski tak pernah menjalani rasanya punya hubungan. Asalkan ada keluarga dan sahabat, apa yang perlu dikhawatirkan?

Bersama teman-teman, hidupmu tak pernah kesepian. via unsplash.com

Banyak yang mengira bahwa kamu kerap merasa sepi, hanya karena kamu belum pernah memiliki pasangan hingga kini. Tapi kadang orang lain terburu-buru menilai sesuatu yang belum tentu sama dengan kenyataannya. Sebaliknya, kamu malah merasa tidak kesepian sama sekali. Setidaknya masih ada keluarga dan sahabat yang selalu mengisi hari-harimu dengan canda dan tawa. Bersama mereka, kamu tak pernah kenal rasanya sepi. Kamu pun tak pernah merasa kurang perhatian dan kasih sayang.

Tak punya riwayat pacaran, bukan berarti kamu tak pernah mengenal cinta. Jatuh cinta jelas pernah kamu rasakan

Advertisement

Jatuh cinta pernah kamu alami berkali-kali. via unsplash.com

Berkali-kali kamu menaruh hati pada beberapa orang. Dari sekadar kagum, suka, hingga benar-benar jatuh cinta. Sayangnya, kamu lebih memilih untuk memendam rasa. Bagimu, bilang cinta terlalu memalukan. Pun memberanikan diri menunjukkan usaha untuk PDKT juga jarang dilakukan, sebab kamu enggan untuk melakoni usaha yang berujung sia-sia.

Daripada berujung penolakan, baiknya kamu simpan saja perasaanmu padanya. Cukup sahabat dekatmu saja yang saban waktu mendengar curahan hatimu tentangnya.

Kamu pun sadar kalau kisah percintaanmu jarang berjalan mulus. Dari PDKT yang gagal di tengah jalan hingga hubungan yang tak jelas arahnya

Seringnya kamu menjalani hubungan tanpa status via unsplash.com

Meski tak pernah tahu rasanya pacaran, setidaknya kamu pernah mencecap asam-manisnya proses PDKT. Lucu-lucuannya, sedihnya, galaunya, bahagianya, pernah kamu alami juga. Namun, entah mengapa selalu berakhir di tengah jalan.

Meski tak pernah sampai berkomitmen serius, setidaknya hatimu pernah tahu rasanya bahagia karena cinta dan juga sekaligus sakit karena patah hati. Hal ini pun buat kamu belajar lebih banyak, agar tidak terjerembab pada kisah yang salah.

Bersyukurnya, kamu tak pernah sekali pun patah arang. Karena hidup bukan hanya tentang percintaan. Ada masa depan yang berharga untuk diperjuangkan

Hidup bukan hanya tentang percintaan. via unsplash.com

Kamu yakin bahwa percintaan bukanlah satu-satunya hal yang patut untuk dipikirkan terlalu dalam. Sebab masih ada masa depan yang layak untuk kamu usahakan. Masih ada karir yang ingin kamu kembangkan dan strata pendidikan yang ingin diraih dengan setinggi-tingginya.

Ketimbang sibuk memikirkan dia yang bukan milikmu, kamu lebih memilih untuk bersetia pada mimpi saja. Lebih baik mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif dan produktif.

Kamu tak pernah memedulikan berapa mantan yang harus kamu punya, karena yang terpenting bagimu adalah dia yang kelak menemanimu di masa depan

Yang terpenting adalah dia yang kelak menemanimu di masa depan. via Rebloggy.com

Mantan gue ada 11.

Mantan gue 8.

Masa sih lo nggak punya mantan?

Diejek lantaran nggak punya mantan, bukan sekali-dua kali kamu alami. Bagimu itu sudah menjadi hal yang biasa. Kamu sendiri enggan terprovokasi dengan kalimat masa sih lo nggak punya mantan. Kamu nggak memasalahkan hal itu.

Kamu nggak peduli berapa banyak mantan yang seharusnya kamu punya. Yang perlu kamu pedulikan adalah dia yang kelak menemanimu sampai tua, yakni jodohmu. Jadi, pantang bagimu menerima sembarang orang, hanya demi status semata.

Karena kamu percaya bahwa pada saatnya nanti, dia yang terbaik akan datang menawarkan masa depan yang hakiki

Akan ada dia yang menawarkan masa depan via dylandsara.com

Soal jodoh, kamu lebih memilih untuk menanti sembari memantaskan diri. Tak apa kamu jomblo dulu saat ini. Karena kamu yakin penantianmu saat ini akan berujung bahagia. Kelak, dia yang terbaik akan datang menghampiri. Lagi, buatmu jodoh itu selalu sederhana. Jika benar berjodoh, jalannya untuk bertemu akan dilapangkan sekecil apapun usahamu.

Jodoh memang perlu diupayakan. Namun jodoh bukanlah hal yang perlu kamu kejar hingga berdarah-darah.

Semoga kamu tak patah arang dalam menanti yang terbaik datang. Kali ini kamu memilih bersabar saja, sampai yang terbaik datang.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!