Kata orang, anak tunggal sudah pasti manja. Karena sedari kecil, segala keinginannya selalu dituruti orangtua. Tapi itu kan hanya kata orang. Toh kita tak bisa selamanya hidup hanya dengan mengandalkan apa kata orang. Hipwee yakin tak selalu anak tunggal itu memiliki sifat yang buruk. Hanya karena mereka terbiasa hidup ‘sendiri’ tanpa saudara, bukan berarti mereka begitu saja menjadi pribadi yang manja.

Di balik itu, ada banyak sifat baik dari mereka yang anak tunggal dalam keluarga. Ketika mereka jadi pasanganmu, kemungkinan besar kebaikan-kebaikan ini yang akan kamu dapatkan.

1. Tak selalu manja, anak tunggal juga punya tanggung jawab. Bersamanya hidupmu akan lebih tertata

Hidupmu bakal ikutan tertata via www.cybrgirl.co

Kata orang, anak tunggal itu sosok yang manja. Sedari kecil segala permintaannya selalu dituruti karena dia adalah anak satu-satunya. Namun tak selamanya anak tunggal itu manja. Anak tunggal juga bisa menjadi sosok yang punya tanggung jawab.

Sejak kecil boleh saja dia sering dimanja, namun tak semua anak tunggal menjadikan hal itu sebagai sesuatu yang aji mumpung. Terbiasa sendirian, justru ada rasa tanggung jawab yang besar dalam dirinya. Sekali dia memulai sesuatu, dia pun bertekad untuk menyelesaikannya dengan penuh tanggung jawab. Bersamanya, hidup justru akan lebih tertata. Tak ada lagi ceritanya kamu menggampangkan atau menunda-nunda dalam mengerjakan sesuatu. Pasanganmu yang anak tunggal ini akan menjadi orang pertama yang mengingatkan ketika kamu mulai mengabaikan kewajiban.

2. Anak tunggal punya sifat yang selalu ingin bersaing. Mimpimu akan jadi nyata berkat dorongan darinya

Advertisement

Karena menjadi anak satu-satunya, ia terbiasa menjadi prioritas dalam segala hal. Ada rasa tak mau kalah dan sifat ingin bersaing yang muncul dari situ. Ia pasti berusaha secara maksimal untuk menjadi sosok yang lebih baik dari saat ini. Dengan begitu ia tak akan kalah dari orang lain. Melihatnya berjuang keras akan membuat semakin semangat untuk mewujudkan mimpi-mimpimu juga.

3. Tak menuntut untuk sempurna, anak tunggal mengerti bahwa kamu punya hak untuk tampil apa adanya

Bisa tampil apa adanya via www.helenaandlaurent.com

Sejak kecil dituntut untuk menjadi sosok sempurna, anak tunggal tahu betul bagaimana rasanya dipaksa menjadi sesuatu yang tak dia inginkan. Terkadang ekspetasi orangtua yang diberikan kepadanya terlalu berlebihan. Ia menjadi paham, bahwa tidak menjadi diri sendiri adalah hal yang sulit untuk dilalui.

Ia paham betul hal itu dan tak ingin kamu merasakan hal yang sama. Ia tahu betul bahwa dipaksa untuk menjadi sosok yang sempurna bukanlah hal yang menyenangkan. Oleh karena itu ia menghormati keinginanmu untuk tampil apa adanya. Bukankah pada dasarnya setiap orang punya hak untuk menentukan arah hidupnya?

4. Anak tunggal selalu dikaitkan dengan sifat manja, tapi sejujurnya dia punya kepribadian yang mandiri juga

Dia juga bisa mandiri via elizabethwellsphoto.com

Jangan salah, anak tunggal bukanlah pribadi yang cuma bisa manja. Ia dibesarkan dengan beban ekspektasi yang melebihi kita semua. Meski tak diucap, tapi dalam hati ia merasa bahwa ia tak boleh menjadi sosok yang gagal demi keluarga yang mencintainya.

Dari situ, ia belajar menjadi pribadi yang mandiri. Yang bisa menuruti keinginannya sendiri tanpa membebani orang lain. Sosok mandiri seperti ini jelas akan membuat hidupmu bahagia jika bersanding dengannya nanti.

5. Urusan cinta dan perhatian tak perlu diragukan lagi. Kedekatannya dengan orangtua jelas menjadi bukti

Dia dekat dengan orangtuanya via theatlasofbeauty.com

Bersama anak tunggal, kamu tak perlu khawatir akan kekurangan cinta dan kasih sayang. Kedekatannya dengan orangtua jelas bisa menjadi bukti. Bahwa dia adalah pribadi yang hangat. Sejak dulu, ia terbiasa menerima kasih sayang yang utuh dari orangtuanya. Setelah bersamamu, tentunya dia ingin melakukan hal yang sama. Cintanya untukmu tak akan terbagi lagi. Ciee selamat yaa.

6. Tak perlu takut saat bertemu dengan orangtuanya, mereka akan lebih mudah menerimamu masuk dalam keluarga

Mungkin kamu pernah punya pengalaman soal rasa takut atau gugup saat bertemu dengan orangtua pasangan. Namun jika pasanganmu adalah anak tunggal, kamu tak perlu takut lagi. Orangtua dari pasanganmu pasti mudah menerimamu dalam keluarganya. Karena sejak dulu mereka hanya punya satu sosok yang menjadi buah hati mereka. Kedatanganmu dalam keluarga ibarat memiliki anak kedua yang pasti akan mereka cintai dengan setulus hati. Kamu pun bisa dengan mudah membaur dengan keluarganya. Duh, senengnya~

Nah, berbahagialah kamu yang punya pacar anak tunggal. Kualitas-kualitasnya tersebut sudah jelas terbukti akan membuatmu bahagia. Semoga hubunganmu langgeng, ya.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me