Usia hubungan kamu dan dia yang sudah cukup lama, kadang membuatmu sebagai cowok harus mulai memikirkan langkah apa yang diambil selanjutnya. Menjalin hubungan dengan seseorang, tujuannya apa lagi kalau bukan untuk menjadi pendamping sampai ajal memanggil?

Namun, dalam lubuk hatimu yang terdalam tetap ada satu kalimat yang selalu membuatmu berpikir ulang sebelum mengambil keputusan menikah. “Memangnya semudah itu memutuskan untuk menikahi seseorang?”.

Menjalin ikatan pernikahan dengan pasangan itu bukan cuma keinginan saja. Hal yang paling mendasar adalah kecocokan dengan pasangan. Sayangnya, masih ada beberapa hal dari diri cewekmu yang mengganjal pikiranmu. Dan membuatmu berpikiran untuk menunda melamarnya dulu.

Jika hal-hal tentangnya ini masih mengganggu pikiranmu, lebih baik pertimbangkan baik-baik dulu.

1. Sifat cewekmu yang terlalu manja membuatmu nggak tenang. Ada rasa tidak yakin dia akan berubah saat kalian sudah menikah

Manjanya berlebihan via www.huffingtonpost.com

Advertisement

Salah satu hal paling mengesalkan dari cewekmu ini adalah sifat manjanya yang berlebihan. Sebenarnya tak masalah kalau ada sisi manja dalam diri cewekmu. Wajar juga jika sesekali dengan nada manja ia memintamu untuk mengistimewakannya. Namanya juga hubungan, pasti akan ada perasaan ingin disayang dari setiap orang.

Namun tidak dengan cewekmu ini. Manjanya sudah sangat berlebihan. Mulai dari nada bicara hingga tingkahnya, menunjukkan kalau dia belum sepenuhnya siap untuk diajak membina rumah tangga dan jadi istri yang bijak. Pikiranmu tak tenang. Di satu sisi ingin segera meminang, namun manjanya memaksamu untuk berpikir ulang.

2. Emosi yang sering meluap-luap sering jadi kendala. Masalah kecil justru jadi besar

Emosinya masih meluap-luap via www.theguardian.com

Mungkin karena memang usia kalian masih sama-sama muda, emosi jadi sering meluap tak terkendali. Bahkan tanpa dipancing, cewekmu bisa cemburu tiba-tiba. Padahal tak ada perkara apa-apa sebelumnya. Belum lagi kalau memang ada masalah antara kamu dan dia. Emosinya bisa meledak diikuti kalimat kasar yang turut terlontar dari mulutnya.

Wajar kalau kamu kemudian memilih untuk berpikir dua kali soal hubungan kalian. Emosi cewekmu ini masih belum stabil. Dia masih sering cemburu tanpa alasan. Kalau dia masih saja seperti itu, urusan pernikahan ada baiknya dipikirkan ulang.

3. Kamu pun tak bisa menjadi diri sendiri saat bersamanya. Dia meminta kamu menjadi sosok berbeda

Kamu diminta jadi sosok berbeda via traveljobs.com.au

Kepura-puraan adalah hal yang menyakitkan. Apalagi kepura-puraan tersebut kamu lakukan dengan alasan karena pasanganmu menuntutmu jadi seperti itu. Ingin memberontak, namun kamu mengurungkan niat karena menurutmu cinta itu ya harus begitu. Nurut dan mau berkompromi dengan pasangan.

Padahal, sebenarnya dalam hati kamu tahu bahwa cinta tidak seperti itu. Ia tak pernah membelenggu siapa-siapa. Jika bersamanya kebebasanmu direnggut paksa, urusan menikah harus kamu kesampingkan dulu. Daripada memaksa berkompromi dan menikah, tapi pada akhirnya hidupmu sendiri yang akan susah.

4. Pun demikian jika antara kalian pernah ada luka. Tak bisa lagi kalian saling percaya

Kepercayaan terkikis via kimnaval.tumblr.com

Kalau bicara soal hubungan, salah satu hal terpentingnya adalah kepercayaan. Kamu dan cewekmu harus belajar untuk menghilangkan ragu dan menjalin rasa percaya satu sama lainnya. Kalau tidak, hubunganmu dijamin tak akan bertahan lama. Sudah banyak buktinya. Hubungan yang berdasar ragu dan tanpa rasa percaya mendadak berhenti di tengah jalan.

Apalagi jika penyebabnya adalah kamu pernah terluka karena perbuatan pasangan. Entah dia selingkuh atau dia tak menghormatimu sebagai pasangan, yang jelas luka itu ada dan sulit untuk menghapusnya. Hasilnya sepanjang hubungan, kamu akan tetap meragukan kesetiaannya. Kalau terus-terusan begini dalam pernikahan, bisa-bisa hidupmu hancur berantakan.

5. Urusan masa depan seringkali tak sejalan. Masih ada hal yang kamu dan dia ingin kejar

Ada passion yang ingin kamu kejar via www.logancoleblog.com

Ya, urusan cita-cita memang sering menjadi kendala saat berpikir perkara menikah. Kamu masih memiliki impian yang ingin kamu kejar. Pun demikian dengan dia. Masih ada hal yang ingin dia raih. Sayangnya, impian kalian tak sejalan.

Ketika mempertemukan keduanya menjadi mustahil, pilihan untuk menikah jelas tak bisa kamu paksakan. Akan ada bentrokan batin jika kamu dan dia memaksa untuk menikah. Daripada kamu sendiri yang nggak tenang, lebih baik kesampingkan dulu deh urusan pernikahan. Masing-masing fokus saja terlebih dahulu dengan hal kalian inginkan.

Hal ini juga berlaku saat kamu masih mengejar passion karir, tapi cewekmu sudah terus-terusan minta dinikahi. Dia seakan tak mendukung upayamu untuk mengumpulkan modal. Dia hanya paham, kamu harus segera menikahinya. Mungkin kalau dia tak sabaran seperti ini, bukan dia yang cocok kamu ajak untuk berjuang mengarungi bahtera rumah tangga.

6. Firasat kadang tak bisa bohong. Kalau kamu tak menemukan sesuatu yang “klik”, mungkin memang bukan dia orangnya

Siapa tahu memang bukan dia orangnya via www.helenaandlaurent.com

Jangan remehkan kekuatan dari firasat yang kamu rasakan. Kadang dari firasat, kamu bisa menemukan jawaban dari semua tanya yang sedang kamu cari. Termasuk soal jodoh. Namun bukan berarti firasat ini selalu datang di awal perjumpaan. Bisa saja firasat itu baru muncul setelah kalian lama menjalin hubungan. Setelah lama hubungan kalian berjalan, ternyata kamu tak menemukan sesuatu yang “klik” yang ada pada diri cewekmu. Lebih baik pikirkan kembali, jangan langsung diabaikan.

Pikirkan saja dulu sejenak. Tak perlu terburu-buru. Toh perkara pernikahan adalah perkara ikatan seumur hidup. Daripada terburu-buru dan akhirnya menyesal seumur hidup, menunggu tak akan merugikanmu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya