Menjalin kisah cinta memang susah-susah gampang. Kamu tak selalu mengalami kisah indah bak di negeri dongeng maupun film percintaan. Terkadang kamu akan dipertemukan dengan deretan mereka yang memiliki porsi untuk membuatmu menjadi manusia yang lebih baik lagi. Mentalmu akan ditempa dengan begitu rupa, pun kamu jadi makin matang mengolah emosi ke depannya.

Namun, beda cerita ketika pada akhirnya kamu menjalin hubungan dengan belahan jiwa yang mampu menggenapkan, hal-hal yang lebih indah daripada di novel roman akan kamu dapatkan. Berikut Hipwee berikan penjabarannya. Semoga, kamu dan pasanganmu yang sekarang sudah merasakannya.

Raga kalian memang tak selalu bersama, namun hati kalian selalu ada untuk satu sama lainnya.

kalian selalu ada untuk satu sama lainnya via favim.com

Menjalin hubungan dengan dia yang mampu menggenapkan sungguh berbeda dengan dia yang hanya singgah sejenak di hati. Mungkin, dulu gaya pacaranmu masih seperti anak remaja pada umumnya. Seperti baru mengenal cinta, kalian ke mana-mana harus selalu berdua. Makan bersama, pulang pergi minta diantar, dan harus selalu ada ritual malam minggu bersama.

Namun, kini, setelah kamu menemukan pasangan yang dapat menggenapkan hidupmu, kamu dan dia saling mendewasa dengan sendirinya. Kalian memahami bahwa kamu dan dia tak harus selalu bersama. Raga kalian boleh saja berpisah, toh hati kalian saling melekat. Tidak bersua saban hari juga bukan merupakan akhir dunia. Kamu dan dia saling dewasa dan bisa mengupayakan cara lainnya supaya komunikasi di antara kalian tetap berjalan sempurna walau tanpa bertatap muka.

Tidak ada keinginan untuk saling mengubah, kelebihan pasangan yang sepaket dengan kelemahannya selalu bisa diterima dengan hati terbuka.

Advertisement

tidak ada keinginan untuk saling mengubah via love-theonlyrule.tumblr.com

Bersama dengan dia yang mampu menggenapkan, kamu tak hanya tergila-gila pada paras maupun penampilan fisiknya saja. Dulu bersama dengan mantan kekasih, kamu jatuh cinta dari mata baru turun ke hati. Kamu hanya mengagumi paras eloknya dan kesempurnaan lekuk tubuhnya. Setelah menyadari bahwa dia memiliki banyak kekurangan, kamu berjibaku untuk menghilangkan segala sifat buruknya, demi membentuknya menjadi pribadi baru sesuai dengan inginmu.

Berbeda dengan sekarang, kamu tak hanya mencintai raga pasanganmu saja, namun kamu juga terpesona pada karakternya sebagai manusia. Kamu sama sekali tak memiliki niat untuk mengubah pasanganmu sesuai dengan karakter yang kamu damba. Kamu menerima baiknya pasangan beserta dengan kekurangan yang melekatinya sebagai manusia. Pun, kamu tak terlalu ambil pusing terhadap sifat buruknya dia. Kamu menyadari, bahwa kamu pun mahluk tak sempurna yang pasti memiliki kekurangan di banyak tempat.

Kamu dan dia sadar bahwa kalian merupakan manusia merdeka. Sehingga, saling menghargai dan percaya adalah nilai yang selalu kalian junjung berdua.

saling menghargai dan percaya adalah nilai yang kalian junjung berdua via picslist.com

Saling mempercayai dan menghargai merupakan pondasi dasar yang kamu miliki ketika menjalin hubungan dengan dia yang mampu melengkapi. Bersama dengannya, kamu tak tenggelam dalam rasa curiga, pun kamu tak dituntut untuk wajib meminta ijin atau laporan setiap akan melakukan sesuatu.

Kamu dan dia memiliki batasan sendiri. Walaupun kalian menjalin hubungan bersama, kamu dan dia tetap saling menghargai dan memposisikan pasangan sebagai manusia merdeka yang memiliki kebebasan untuk menjalankan aktivitasnya. Sungguh, menjalin cerita dengan dia yang mampu menggenapkan tidak akan membuatmu kehilangan identitas maupun jati diri sebagai manusia.

Argumen membuat kalian kian lekat, bukan malah membuat kamu atau dia pergi berjingkat

berargumen justru membuat kalian kian lekat via valentines-2015.com

Silang pikiran dan beda pendapat merupakan hal yang lumrah dalam menjalin hubungan. Kamu dan dia tentu memiliki ego yang ada di kepala. Di dalam merangkai kisah asmara bersama, kalian pasti sering kali tak bersisian. Keinginannya tak sesuai dengan kemauanmu, begitu pula dengan harapanmu yang tak sejalan dengan impiannya.

Namun, bersama dengan dia yang mampu menggenapkan, membuat kalian tumbuh berkembang dari sebelumnya. Argumen serta silang pendapat yang ada justru tidak membuat kalian berjeda. Kamu dan dia tidak berjingkat pergi. Dengan adanya pertengkaran yang pernah terjadi justru membuat kalian makin mendekat. Pertengkaran juga menyadarkanmu dan pasangan bahwa kalian memang tak bisa dipisahkan. Justru kalian harus makin erat bekerjasama untuk menyamarkan perbedaan yang ada.

Di hadapan satu sama lain tak pernah ada yang ditutupi, kalian selalu bisa menunjukkan jati diri

kalian saling menunjukkan diri, tidak ada yang ditutupi via imgarcade.com

Tak hanya saling jujur dan terbuka mengutarakan isi hati dan kepala, kamu serta pasangan bagai kehilangan urat malu di hadapan masing-masing. Kamu dan dia tak lagi mengenakan topeng gengsi ataupun berkerudung malu ketika duduk bersama. Kalian selalu tampil apa adanya dan tak ada yang disembunyikan.

Kamu nyaman untuk bertingkah polah semaumu dan menunjukkan sisi terburukmu di hadapan pasangan. Begitu pula dengan dia yang tak lagi bermanis-manis saja di hadapanmu, kamu mengetahui segala tabiat yang dimilikinya. Dan, hal itu bukan masalah besar bagi kalian, justru kalian merasa nyaman dengan keberadaan satu sama lain yang selalu apa adanya.

Kamu dan dia tidak akan saling memberatkan, kalian ada untuk saling melontarkan

kalian ada untuk saling melontarkan via pixshark.com

Tidak berperan sebagai pemberat, kamu dan dia justru bisa bertransformasi menjadi pegas yang akan saling melontarkan lebih tinggi daripada sebelumnya. Kalian paham, bahwa hubungan ini memiliki arah yang membawa kebaikan untuk berdua. Oleh karena itu, kamu tidak akan menghalangi jalannya meraih impian. Begitu pula dengan dia yang tidak akan melarangmu ini itu yang justru akan menghambat jalanmu ke depan.

Kalian bisa saling bersikap terbuka dan dewasa. Saling mendukung dan menyokong merupakan sikap yang kalian miliki saat berhadapan. Kamu mengerahkan segala daya untuk mendukungnya mewujudkan mimpi, begitu juga dengan dirinya yang akan setia menyemangati walaupun harus menekan ego pribadi.

Bukan saling menggurui atau merasa benar sendiri, kalian bersedia untuk saling membuka lingkar kepala demi belajar bersama

kalian saling belajar via pixshark.com

Menggurui maupun merasa yang paling benar tidak ada di kamus berdua. Kamu dan dia menyadari, bahwa kalian bukanlah manusia sempurna yang pandai dan menguasai segala bidang. Hal itu berlaku pula saat kalian sedang saling bersama. Kamu bersedia mendengarkan ceritanya sepenuh hati dan tak sungkan bertanya jika memang tak mengerti. Begitu juga dengan dirinya yang tak lagi malu-malu maupun gengsi untuk membedah hal-hal yang tak sebelumnya dia ketahui.

Berada di hubungan ini membuat kalian banyak belajar bersama. Kamu menyelami pengetahuan yang dimilikinya, begitu pula dengannya yang ikut menyerap ilmu yang ada di kepalamu. Saling mengalah dan tak merasa yang paling benar justru membuat kalian makin berilmu dan bisa belajar banyak hal saat bersama.

Kamu dan dia giat menyusun pondasi. Jalan ke depan diperjuangkan mulai saat ini

supaya kalian selalu bisa berjalan bersisian via favim.com

Kalian tak lagi sibuk memikirkan yang tak perlu. Berdua dengannya, kamu tahu bahwa kini hubungan yang sedang kamu jalani berada di level yang jauh dari kisah cinta anak remaja. Jalinan yang sedang kalian renda ini sudah naik kasta dan memiliki plot serius ke depannya.

Kamu dan dia menyadari bahwa kalian harus memusatkan perhatian ke masa depan dan memutar otak supaya hubungan kalian ini tak hanya berdasarkan cinta. Kalian saling paham, cinta saja tak cukup menghidupi kalian ke depannya. Kamu dan dia sama-sama harus bekerja keras supaya cerita yang kalian punya ini tidak hanya sebatas kisah cinta seperti di buku cerita, namun bisa dibawa di kehidupan nyata yang bersisian dengan realita.

Apakah poin-poin di atas sudah kamu rasakan dengan pasangan yang sekarang sedang mendampingimu?