Punya pasangan itu menyenangkan! Bisa menemani kita di hari-hari yang membosankan dan melakukan hal-hal yang kita sukai. Pikiran jamak seperti ini selalu yang terlintas di benak banyak orang, ketika memulai sebuah hubungan. Seakan lupa kalau menjalin hubungan juga perlu melebarkan hati, agar kesabaran tak lagi berbatas.

Kalau masih berpikir bahwa menjalin hubungan bisa membawa kebahagiaan yang tak ada akhirnya dan menyelesaikan segala permasalahan hidup, lebih baik kamu berpikir ulang. Atau baiknya lebih baik kamu sendiri dulu. Setiap keputusan yang kamu ambil selalu memiliki resiko. Termasuk ketika kamu memutuskan menjalin hubungan dengan seseorang. Meski bahagia, ada hal-hal ini yang tak boleh kamu lupakan.

Saat baru menjalin hubungan, langsung menganggap dia adalah satu-satunya, hanya akan jadi keputusan yang kamu sesali nantinya

Jangan sampai menyesal nantinya via favim.com

Ada istilah yang harusnya selalu kamu jadi pegangan saat mulai menjalin hubungan. Yaitu jaga hati agar tidak jatuh cinta terlalu dalam. Meski sulit saat rasa sayang dan kagum sedang berbaur jadi satu. Tapi menjaga rasa cinta tetap dalam takaran yang pas, akan membantu hidupmu nantinya.

Mencintai terlalu dalam di awal, hanya akan membuatmu menyesal nanti. Selama belum ada kepastian apapun dalam kehidupan kalian, tak seharusnya kamu berharap dialah satu-satunya.

Kamu dan dia tetaplah dua orang dengan kepala berbeda. Jangan harap pemikiran kalian bisa selalu seirama

Advertisement

Tak bisa selalu seirama via dylandsara.com

Biar bagaimanapun juga, kamu dan dia adalah dua kepala yang berbeda. Masing-masing dari kalian punya pemikiran dan keinginan yang tak jarang bertolak belakang satu sama lain. Dari mulai hal kecil semisal cara menawarkan perhatian hingga hal-hal besar menyoal prioritas hubungan kalian. Semuanya bisa saja berubah jadi tak sepaham seiring berjalannya waktu.

Sekuat apapun perasaan cinta kalian, perbedaan pola pikir yang ada di antara kalian tak bisa dihindari. Kalau kamu tak bisa memakluminya, perbedaan kalian akan berujung pada perdebatan yang merusak hubungan.

Nantinya perdebatan yang menyebabkan memar di dada, hanya jadi awal cobaan hubungan. Kalau tak siap, tak mungkin kamu bisa bahagia

Memar di dada harus kamu rasakan juga via outlava.com

Ketidaksiapanmu menghadapi perbedaan pola pikir di antara kalian akan menyebabkan munculnya masalah-masalah baru. Perdebatan demi perdebatan akan muncul seiring kalian yang mulai gigih mempertahankan prinsip masing-masing. Pertengkaran ini tak hanya membuat hubungan kamu dan dia merenggang sementara, tapi juga meninggalkan bekas lupa. Kadang kata maaf bisa terucap, namun luka tak bisa hilang begitu saja.

Apapun itu, kalian yang sedari awal hanya menganggap bahwa status hubungan akan membawa kebahagiaan akan terluka karena kecewa. Ketidaksiapanmu menyebabkan hubungan kalian tak mungkin berakhir bahagia.

Kamu harus mulai melihat dan memaklumi realita. Nyatanya, hubungan tak akan selamanya berjalan indah

Pahami realita

Saat awal kalian menjalin ikatan semuanya terasa bahagia dan serba menyenangkan. Namun seiring berjalannya waktu kamu pun harus belajar memaklumi realita. Setelah semua yang terjadi di antara kalian, harusnya kamu sadar bahwa status hubungan tak mungkin serta merta mendatangkan kebahagiaan.

Kenyataanya tak semanis itu. Yang namanya hubungan juga akan membawa air mata. Akan ada juga rasa sakit dan kecewa yang ditinggalkan selama proses hubungan kalian berjalan. Hubungan yang hanya membawa kebahagiaan itu hanya ada dalam angan.


Jadi masih yakin hubungan cuma berisi bahagia? Yaudah mending kamu jangan cari pasangan dulu. 😛

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!