Bagi mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir, mendengar kata skripsi bak mendengar suara petir tanpa kilatan cahaya sebelumnya. Ini lebay. Tapi memang iya sih, gak sedikit mahasiswa yang menganalogikan skripsi sebagai sesosok yang menyeramkan.

Buat mahasiswa yang terlalu dini buat ngomongin skripsi, atau kamu yang udah lulus jadi sarjana, kami tahu kok kalau kalian enggan buat ngebahas skripsi. Untungnya, Hipwee kali ini bukan mau ngebahas gimana cara ngerjain skripsi biar cepet kelar. Tapi… soal bagaimana kita menghadapi pasangan yang lagi garap skripsi.

Menghadapi pasangan yang lagi skripsian, katanya sih, miripnya sama menghadapi makhluk yang lagi PMS. Sama-sama lagi menghadapi masa-masa sulit, bedanya kalau skripsi gak pandang jenis kelamin. Buat lengkapnya, simak yuk kiat-kiat memperlakukan pasangan yang lagi garap skripsi!

1. Kado gak melulu soal ulang tahun. Biar skripsinya bertarget, coba hadiahi doi papan daily planner

Biar lebih terorganisir waktunya. via simplestories.typepad.com

“Sayang, udah sampe mana skripsinya?”

“Belum tau nih, mas. Masih agak males.”

“Eh, jangan gitu dong. Bikin timeline buat to-do-list yuk! Biar kamu punya target kapan selesai skripsinya.”

“Ah iya, boleh juga. Yuk!”

Advertisement

Inilah yang perlu kamu hadiahi padanya di awal masa skripsi. Biar dia punya target. Dengan adanya papan jadwal, pasangan kamu bakal dilatih buat lebih disiplin dan mengontrol diri. Mahasiswa yang lulus tepat waktu biasanya sih punya daily planner berkaitan dengan skripsinya. Itu akan membantu dia dalam mengatur kegiatan selama skripsi.

2. Soal sikap, kamu harus selalu siap menjadi pendengar setia keluh kesah tentang skripsinya

Jadilah pendengar setia. via tipsofdivorce.com

“Sayang, kenapa ya ngejar target wisuda Agustus kayak gini banyak cobaannya?”

“Lho, ada apa? Kenapa? Cerita sini sama aku. Siapa tau aku bisa bantu.”

Bersedialah untuk menjadi pendengar setianya. Dengan kamu yang selalu ada untuknya ketika saat sulit, dia bisa merasa kalau kamu perhatian banget kepadanya. Perasaan dia juga bakal lebih plong, karena bisa menceritakan unek-uneknya daripada dipendem.

3. Ketika kamu diminta masukan buat skripsinya, jangan pernah males untuk sekadar berkomentar

sering-sering kasih tanggapan via www.slate.com

“Sayang, kenapa ya aku kurang inspirasi banget kalo mau nulis kata-kata skripsi?”

“Berarti kamu harus memperkaya perbendaharaan kata. Coba deh lebih sering baca buku atau artikel-artikel Hipwee.”

“Wahh gitu ya? Boleh juga nih masukannya. Akkk makasih banyak ya, Mas.”

Dengan kamu memberikan masukan atau saran terhadap skripsinya, dia akan merasa kamu super perhatian. Kamu yang pernah merasakan skripsi, pasti bakal ada perasaan sebel ketika pacar kamu gak mau komen sama sekali soal kebimbanganmu soal skripsi. Ya, walaupun gak ngerti-ngerti amat, seenggaknya kasih pendapat yang menyenangkan.

4. Jangan sampai nggak tahu tema skripsinya. Biar bisa kasih dia buku yang bakal jadi penunjang perjuangannya

Hadiahin buku. via media3.popsugar-assets.com

“Sayang, kamu ambil skripsi tentang apa?”

“Tentang hubungan Corporate Social Reposibility (CSR) terhadap citra perusahaan nih. Kenapa emang?”

“Ada dehhh. Rahasia…”

*kemudian kamu beli buku soal Corporate Social Reposibility (CSR) buat dia*

Siapa yang gak seneng coba kalau pasangannya banyak ngedukung waktu skripsian. Dan salah satu cara buat ngedukung dia skripsian adalah menghadiahinya buku yang sesuai sama skripsinya. Soalnya, skripsi gak bakal bisa jauh dari yang namanya referensi.

5. Sesekali kasih dia cemilan biar betah mikir lama di depan laptop. Soal diet sih belakangan aja~

asupan tenaga biar fokus skripsian via www.tumblr.com

“Lho, kamu ngapain tiba-tiba ada di kosanku?”

“Iya, tadi ‘kan katamu mau garap skripsi yah?”

“Iya, Sayang. Itu apa di belakang kamu?”

“Aku mau minta maaf gak bisa nemenin. Ditemenin cemilan-cemilan ini aja, yah?”

*sambil nunjukin kantung plastik penuh cemilan yang tadi diumpetin di belakang badan*

Kamu emang gak selalu ada di sisinya. Tapi kamu bisa mencoba menggantikan diri kamu buat ada terus di sisinya dengan cemilan. Harapannya sih biar dia betah pas garap skripsi di depan laptopnya. Namanya juga orang yang sedang skripsian, fokus dan pikirannya terkuras dan bikin cepat lapar. Dengan snack dari kamu, kondisi perut dan hatinya terselamatkan.

 

6. Ada masanya dia akan jenuh dengan skripsinya. Agar dia semangat kembali, plis kamu ajak dia relaksasi

yuk ke mana kek gitu~ via petapixel.com

“Kenapa ngelamun mulu?”

“Pusing nih garap skripsi. Dosennya susah ditemui, Mas. Bete.”

“Kamu kurang liburan kali. Sabtu jalan yuk, kita renang.”

“Yeaaa, ide bagus. Beneran nih?”

“Iya dong, masa bohong. Aku traktir deh.”

“Asikkkkkkk, makasih banyak, Mas.”

*sambil peluk*

Gak bisa kita pungkiri, rasa lelah dan penat bisa menghinggapi siapa saja yang sedang dalam proses penggarapan skripsi. Kamu kudu tahu kalau pasangan kamu, mental dan fisiknya perlu istirahat biar lebih rileks.

Cobalah kamu sesekali ajak pasangan kamu untuk melakukan itu di waktu-waktu luang. Ajak dia untuk relaksasi. Kamu bisa ajak dia menghabiskan waktu seharian dengan hal-hal yang menyenangkan. Sebagai contoh: pagi-pagi kamu ajak dia renang, siangnya makan bareng, malemnya nonton.

(Terus ngerjain skripsinya kapan? Haha.)

Jelang sidang, ajak dia simulasi untuk menghadapi dosen-dosen penguji. Biar nervousnya lebih terkendali

biar dia makin percaya diri via oupeltglobalblog.com

“Cieee yang bentar lagi sidang.”

“Iya nih, sayang. Makin sini makin deg-degan.”

“Bikin simulasi sidang yuk! Aku nanti pura-pura jadi dosen penguji kamu.”

“Ah boleh juga tuh. Mau dong ditanya-tanya sama yang cantik.”

“Wididiwww… Bisa ae Si Akang. Besok yak kita sidang-sidangannya.”

Ketika pasangan kamu mulai mendekati tahap akhir dalam pengerjaan skripsi. Maka, tahap selanjutnya adalah sidang pertanggungjawaban hasil penelitian. Nah itung-itung latihan, mending kamu ajak pasangan kamu ngadain simulasi sidang gitu. Tapi sebelumnya, kamu tentu kudu pelajarin dulu penelitian pasangan kamu itu kayak gimana. Biar gak asal nanya entar pas lagi simulasi.

Gimana? Gak susah kan buat ngejaga hubungan waktu dia lagi ‘diuji’? Yang penting sih kamu kudu lebih sabar dan pengertian. Jangan keseringan ngambek juga yah. Selamat mencoba dan semoga makin langgeng yahhh!