Move on memang bukan hal mudah. Tak jarang seseorang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa melupakan seseorang yang pernah hidup di hati. Meski logikamu mengatakan bahwa saat ini kisahmu dengannya sudah selesai, tapi hatimu belum mau beranjak juga. Karena merelakan sesuatu memang tidak semudah memikirkannya.

Saat hubunganmu dengan dia berakhir, rasa sakitnya selalu menyiksa. Kekecewaan dan rasa tak rela pasti ada karena apa yang kamu pupuk dan pertahankan sekian lama akhirnya harus kandas juga. Tapi tenang saja, kamu bukan satu-satunya yang mengalami hal itu. Patah hati dan sulit move on adalah hal yang bisa dialami semua orang di dunia.

Melupakan dia yang pernah bertakhta memang tak mudah, tapi kamu pasti bisa melakukannya…

1. Sakit hati, patah hati, marah, sedih adalah emosi yang wajar. Tidak perlu menahan semuanya dan berpura-pura kamu baik-baik saja.

menangis boleh-boleh saja via vi.sualize.us

Mengatakan dan meyakinkan orang lain bahwa kamu baik-baik saja itu hal yang mudah. Yang tidak mudah adalah meyakinkan dirimu sendiri bahwa kamu baik-baik saja. Toh, memang kamu tidak sedang baik-baik saja. Rasa sakitnya kehilangan, kekecewaan pada kegagalan, hingga kemarahan karena semua tak berjalan sesuai yang kamu inginkan adalah emosi manusia yang wajar. Tak perlu ditahan-tahan. Menangis saja kalau perlu, berteriak juga boleh jika itu bisa membantumu mengurangi sesaknya perasaan. Mengakui bahwa kamu patah hati dan sedih tidak akan membuatmu menjadi manusia yang lemah, karena justru itulah yang bisa dirasakan manusia.

2. Hubungan bisa kandas karena berbagai macam alasan. Daripada terus-terusan menyalahkan diri sendiri, bukankah lebih baik mengambil pelajaran dari sana?

Advertisement

tak perlu mencair-cari kesalahan diri sendiri via www.skalatimes.com

Saat hubunganmu dengan dia kandas, kamu akan mencari-cari sebabnya. Kamu akan mengoreksi dirimu habis-habisan dan memikirkan apa yang membuat akhirnya kalian harus menyerah. Saat seperti ini, kamu bisa saja menyalahkan dirimu sendiri dan berandai-andai bahwa kalau saja kamu begini atau begitu pasti perpisahan ini tidak akan pernah terjadi. Mulai saat ini, berhentilah menyalahkan diri sendiri. Kalau toh kamu memang bersalah, mulailah untuk belajar memaafkan diri sendiri. Begitulah cara kita mengambil pelajaran dari kesalahan, dan dari sana kita berusaha bangkit lagi.

3. Terima kenyataan bahwa hubungan ini sudah berakhir. Cuma kamu yang bisa meyakinkan dirimu sendiri bahwa semuanya akan berlalu.

semua hanya soal merelakan via www.tumblr.com

Kadang yang membuatmu sulit melupakan seseorang adalah karena kamu belum benar-benar merelakannya. Kamu masih berpikir bahwa seharusnya kalian tidak berpisah dan bahwa semua ini seharusnya masih bisa diperbaiki. Itulah yang membuatmu berkutat dengan kesedihanmu sendiri. Sebelum melupakan, yang perlu kamu lakukan adalah merelakan. Terima kenyataan bahwa hubunganmu dengannya sudah berakhir dan tidak berhasil. Memang sakit rasanya menerima kenyataan. Tapi yakinkan dirimu sendiri bahwa semua ini akan berlalu. Suatu saat nanti, kamu akan mengingat saat ini sebagai salah satu bagian dari pejalanan hidupmu yang memberimu banyak pelajaran.

4. Meski ada yang bilang kekanak-kanakan, tidak apa-apa menghapus mantan dari phonebook atau sosial media, kalau itu bisa membuatmu lebih baik.

singkirkan semua kenangan dari dia via daintythings.blog.com

Banyak yang mempertanyakan apakah menghapus nomor mantan dari HP dan meng-unfollow mantan dari semua akun media sosial kita termasuk tindakan yang bijak atau tidak. Banyak yang mengatakan itu kekanak-kanakan. Banyak juga yang mengatakan saat itu dilakukan, justru kamu sedang menunjukkan sakit hati dan patah hatimu kepada dunia. Tidak perlu memperdulikan itu semua. Jika menghapus nomornya dan menghapus semua akun media sosialnya bisa membantumu melupakan dia, lakukan saja. Membuang semua kenangan dari mantan juga boleh kamu lakukan jika itu bisa membuatmu merasa lebih baik. Saat nanti hatimu sudah siap dan bisa menerima semuanya, kan bisa difollow lagi.

5. Tak perlu terburu-buru. Ambil waktu yang kamu butuhkan, karena pemulihan diri setiap orang berbeda. Percaya saja, waktu akan menyembuhkan luka.

tak perlu buru-buru via galoremag.com

Orang diciptakan berbeda-beda. Ada yang bisa mengatasi patah hati dengan mudah, tapi ada juga yang butuh waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk merelakan semuanya. Tak apa jika sampai sekarang kamu belum juga bisa melupakan dirinya. Tidak perlu terburu-buru dan memaksakan diri untuk berjalan lagi. Proses pemulihaan hati setiap orang memang berbeda. Seiring waktu yang akan menyembuhkan luka, suatu saat nanti kamu juga akan berhasil melaluinya.

6. Tapi selagi kamu membiarkan waktu menyembuhkan luka, tanamkan dalam pikiranmu bahwa mengenang dia terus-terusan tidak akan membawamu ke mana-mana.

kenangan tak akan membawamu ke mana-mana via www.mwhatsappstatus.com

Selagi kamu menyerahkan semuanya kepada waktu, jangan lupa untuk menanamkan hal ini dalam pikiranmu : kisah kalian memang pernah indah, tapi semua itu hanya tinggal dalam kenangan. Mengenang-ngenangnya terlalu lama tidak akan membawamu ke mana-mana. Dengan begitu, kamu akan punya kemauan kuat untuk melupakan dan merelakan semua. Selanjutnya proses penyembuhan dirimu juga akan lebih mudah. Semuanya tergantung dirimu sendiri, karena di dunia ini, yang bisa meyakinkanmu ya hanya dirimu sendiri.

7. Untuk mengurangi rasa sedihmu, cobalah melakukan banyak hal yang bisa membuatmu lupa untuk memikirkan sakitnya perpisahan.

bantu waktu dengan kesibukan duniamu via ashlettes.tumblr.com

Mengurung diri di kamar, meratapi kegagalan, dan enggan keluar menghadapi dunia adalah hal yang wajar saat kamu sedang patah hati berat. Untuk sementara, kamu bisa melakukan itu. Mengundurkan diri sejenak dari dunia boleh kamu lakukan untuk memberikan ruang terhadap kesedihanmu sendiri. Tapi jangan lama-lama. Untuk membantumu melupakan dia, kamu bisa melakukan banyak kegiatan. Kamu bisa menekuni hobimu atau sering-sering hang out dengan teman-teman. Banyaknya kegiatan yang menyita pikiran akan mengurangi intensitasmu memikirkan si dia dan kegagalan hubungan kalian.

8. Toh sudah ada yang lebih kuasa yang mengatur siapa jodohmu. Kamu akan bertemu orang baru. Ini cuma soal waktu.

suatu saat nanti kamu bertemu orang baru via www.playbuzz.com

Perpisahan memang selalu menimbulkan luka. Tapi kamu tak perlu berkecil hati saat hubungan yang kamu bina berakhir sampai di sini. Tidak perlu menyesali terlalu dalam. Toh semuanya sudah ada yang mengatur. Jika kamu dan dia tidak bisa lagi bersama, barangkali dia memang bukan orang yang terbaik untukmu. Ada kuasa lain di atas sana yang sudah mengatur siapa jodohmu. Ini hanya soal waktu. Suatu saat nanti kamu akan menemukan orang baru.

Setiap kisah kehilangan pasti ada hikmahnya. Sakit yang kamu rasakan sekarang sedang dalam proses penyembuhan. Meski tak selamanya waktu menyembuhkan, tapi tak ada yang bisa kamu lakukan selain memberinya kesempatan. Jika saat ini akhirnya kamu sendiri lagi, nikmati saja. Tidak perlu berkecil hati, karena saat kamu sudah punya seseorang lagi, kamu akan merindukan saat-saat seperti ini.