Misterius, tertutup dan susah buat diajak hura-hura. Mungkin begitulah pandanganmu ketika berhadapan dengan seorang introvert. Gak jarang kamu akan bergumam,

“Gimana bisa orang yang punya pergaulan terbatas seperti itu dijadikan pasangan hidup yang mesra, kalau buat jadi pacar yang asik aja sulit?”

Jika dibandingkan dengan ekstrovert yang easy-going dan selalu berusaha menularkan semangatnya kepada siapa pun di matamu barangkali introvert akan terlihat lebih inferior.

Namun itu bukan masalah bagi introvert karena dari bayang-bayang ekstrovert-lah mereka punya keunggulan, yakni lebih dalam dan emosional dalam melihat cinta. Introvert percaya bahwa kemesraan dengan pasangan bakal berkurang keintimannya jika dibagikan di ranah publik. Kalau sudah membaca beberapa penjelasan Hipwee ini, masih ragu untuk menjadikan sang introvert sebagai pasangan jiwa?

1. Dalam setiap lini kehidupan introvert selalu mengedepankan emosi dan perasaan. Bersama dia, kamu tak akan merasa kekurangan

Melibatkan perasaan bukan nafsu via my-pure-love.tumblr.com

Advertisement

Memutuskan hidup bersama seseorang tentu bukan perkara remeh. Dibutuhkan komitmen, keyakinan, serta keberanian yang matang sebelum berani melangkahkan kaki menuju gerbang yang lebih serius tersebut. Terkadang bukan hanya perasaan suka yang dipertimbangkan, melainkan kenyamanan saat pasangan membersamai dalam setiap kesempatan.

Rasa nyaman yang muncul bisa datang dari mana saja: lamanya hubungan, samanya kesukaan, pas-nya badan pasangan dalam pelukan, sampai kuatnya ikatan emosional. Bersama mereka yang introvert kedekatan emosional dengan pasangan akan mudah kamu temukan. Bagi mereka kedekatan, keintiman dan perasaan antara dua pasanganlah yang menentukan kebahagiaan dalam sebuah hubungan.

Keintiman bukan melulu soal kontak fisik loh guys, keintiman secara emosi bisa diperoleh ketika kedua pasangan bersedia membuka diri, berbagi perasaan, bertukar pikiran dan saling mendengarkan. Bersama dia yang introvert, kamu akan terus merasa penuh dan tak pernah kekurangan.

2. Introvert tak pernah main-main dalam hubungan. Mereka bisa menempatkan nafsu dan ego pribadi di bawah perasaan pada pasangan

Yakin sudah dicintai via favim.com

Bersama introvert kamu tak perlu khawatir hanya jadi objek permainan. Dalam sebuah hubungan introvert tak pernah bermain-main dengan perasaan. Mereka selalu ingin diyakinkan bahwa hubungan yang sedang dijalani memang bergulir karena kuatnya perasaan, bukan semata karena dorongan nafsu yang memabukkan.

Ketika kamu belum siap dipeluk atau memeluk dan hanya nyaman berpegangan tangan — bersama dia yang introvert tak akan sedikit pun kamu temukan paksaan. Dia jelas manusia biasa yang ingin dekat secara fisik dengan pasangan, tapi baginya kenyamananmulah yang harus diutamakan.

Bagi para introvert hubungan bukanlah papan target tahunan yang perlu segera dicentang seluruh item-nya. Seperti dirinya yang tak suka jika dipaksa pun diburu-buru, dia akan terus berusaha mendekatkan diri sembari membangun kepercayaanmu padanya. Sebelum  nantinya bersama menemukan titik yang bisa membuat kalian lebur jadi satu.

3. Walau bukan manusia sempurna, para introvert itu setia. Jika sudah jatuh cinta yakinlah hanya kamu yang mengakusisi ruang dalam kepalanya

Gak kepikiran buat selingkuh via www.harleytherapy.co.uk

Setiap harinya introvert berbicara sendiri di dalam kepalanya, dia berpikir, berimajinasi, mengamati dan berusaha memecahkan masalah. Meskipun pemikirannya luas dan sangat beragam, otaknya akan fokus pada satu perihal jika perihal tersebut penting bagi dirinya. Berbeda dengan ekstrovert yang pergaulannya luas dan suka ‘main-main’ dengan lawan jenis, introvert berpikir untuk menyimpan enerji dan pikirannya untuk pasangan sahnya daripada untuk orang lain.

Ketika kamu udah masuk ke dalam pikirannya, introvert akan mengahabiskan lebih banyak waktunya untuk membayangkan kamu lagi apa, nanti mau kemana dan apa yang akan dibicarakan jika bertemu nanti. Semua itu dilakukan karena dia menganggap kamu berarti bagi dirinya. Jika udah begini, introvert pada umunya gak peduli lagi dengan orang lain yang mencoba mendekati dirinya. Cewek/cowok lain yang mencoba ngasih perhatian bisa gigit jari karena yang dia pikirin cuma pasangannya. Kemungkinan dia buat selingkuh kecil banget, karena orang yang mendekatinya aja dicuekin, boro-boro bergerak duluan mendekati orang lain.

4. Para introvert dibekali imajinasi yang luas. Dia tak akan takut mengeksplorasi batas demi sebuah rasa puas

Fantasy liar via www.huffingtonpost.com

Seperti dijelaskan barusan, introvert adalah pemikir. Saat ekstrovert bisa dengan mudah mengekspresikan perasaan dan emosinya lewat tindakan atau kata-kata, introvert lebih memilih sibuk dalam imajinasinya. Dalam sebuah artikel memang inilah yang disebut sebagai kelebihan para introvert — mereka bisa tenggelam dalam lautan imajinasi yang luar biasa.

Dia bisa saja tak banyak bicara, namun tiba-tiba membuatkanmu puisi tentang indahnya pernikahan di atas puncak gunung favorit kalian berdua. Walau tak langsung diungkapkan lewat kata, para introvert bisa tanpa terduga membawamu ke Babakan Siliwangi, Bandung setelah kamu mengeluh,

“Mataku capek. Aku pengen lihat yang hijau-hijau.”

Baginya tak ada yang tak mungkin dalam upaya mewujudkan imajinasi. Kalau sudah begini, bisakah kamu bayangkan betapa liar dan manisnya imajinasi sang introvert dalam perkara hasratnya yang paling manusiawi?

5. Bukan mengada-ada, hubungan seks dengan introvert memang terbukti luar biasa

Amazing in bed via www.huffingtonpost.ca

Berdasarkan survey kecil yang dilakukan terhadap 149 responden terungkap bahwa 29,53% responden mengalami seks yang ‘luar biasa’ bersama introvert. Sementara 24,83% menganggap ekstrovert paling memuaskan dan 28,19% berpendapat bahwa baik introvert maupun ekstrovert sama-sama jago dalam hubungan intim. Survey sekecil ini memang gak bisa dijadikan sebagai acuan yang akuntabel untuk mengkotak-kotakan orang di sekitar kamu, mengingat responden yang sedikit dan margin antara pecinta introvert dengan ekstrovert hanya terpaut <5%.

Exquisite sex via space2live.net

Semua orang pasti punya kesukaan masing-masing serta memiliki pengalaman yang berbeda. Tapi setidaknya kamu sudah punya gambaran kaburnya bagaimana keintiman, keterbukaan dan emosi yang dalam antar dua pasangan bisa meningkatkan kepuasan bercinta.

6. Bukan melulu soal seks saja. Bersama para introvert “orgasme” pun bisa kalian raih lewat percakapan hangat berdua

Our little talk via www.finchandfawn.com

Jika diibaratkan seperti laut, introvert adalah bagian laut dalam yang selalu tampak tenang namun diam-diam menyimpan kekuatan yang tak bisa diremehkan. Dia bisa tak banyak bicara, tapi perbincangan dengannya selalu menyisakan jejak yang tak mudah dihapus di dada.

Dalam diamnya, dia akan sibuk mengamati. Kebiasaan-kebiasaan kecilmu yang tidak mudah dimengerti pun akan berusaha dia pahami. Saat kalian bicara, barulah kamu akan terkaget-kaget mengetahui betapa banyak tahunya dia. Selama ini ternyata ada sepasang mata yang mengawasi gerakmu sampai ke bagian terkecilnya.

Dari kepribadiannya, introvert tekenal memiliki rasa empati yang tinggi. Dia tidak akan mudah menghakimi setiap perkataan yang keluar dari mulutmu, namun lebih memilih berusaha memahami. Bersamanya setiap percakapan bisa berubah jadi sebuah perayaan yang tak membosankan.

Tak harus melulu lewat tidur berdampingan, saling menemukan tangan dan pinggang, kemudian bercinta di bawah kain penghangat badan — hanya dengan sebuah perbincangan yang diselipi kelakar, tubuhmu pun sudah bisa merasakan pendar.

7. Beragamnya kebaikan yang bisa kamu dapat tak bisa lepas dari kebiasaan para introvert mendahulukan kebahagiaan pasangan

Asal kamu bahagia via galleryhip.com

Ketika introvert mencintaimu, maka kamu menjadi bagian dari dirinya. Kamu akan diperlakukan sama spesialnya seperti dia memperlakukan dirinya sendiri, bahkan lebih baik. Introvert bisa diandalkan dan cenderung mementingkan keperluan orang lain, yang dalam kasus ini adalah kepuasan pasangannya. Mungkin selama ini kamu berpikir sebaliknya, bahwa introvert itu gak banyak polah karena memikirkan kepentingan dirinya.

Padahal tidak, mereka lebih banyak diam karena ingin mengobservasi (bukan berinteraksi) sehingga bisa muncul dengan solusi yang lebih baik.

Dalam hubungan, introvert akan berusaha untuk membahagiakan pasangannya terlebih dahulu. Karena melihat orang yang disayangi tersenyum membawa kebahagiaan tersendiri bagi introvert.

8. Tak ada alasan untuk tidak jatuh cinta. Kelak, dia yang introvert pun bisa jadi orangtua yang baik bagi calon anak kalian berdua

orang tua Introvert via www.dailymail.co.uk

Pada umumnya introvert adalah penyendiri, mereka terbiasa memperhatikan sesuatu dengan mengambil satu langkah ke belakang agar bisa melihat permasalahan lewat sebuah gambaran besar.

Kebijakan seperti ini akan terus dibawanya hingga menjadi orang tua kelak. Di mana dia akan melihat kerumitan membesarkan anak sebagai perihal yang harus diperhatikan dengan seksama, direncanakan dengan matang dan selalu merefleksikan diri sebelum membuat keputusan bagi anaknya.

Saat anak kalian nakal di sekolah, dia tidak akan dengan impulsif menghukum dan memarahi. Pasanganmu yang introvert akan berusaha diam dulu sembari memahami. Gambaran besar yang didapatnya akan dipelajari dengan teliti. Dia menarik garis lurus antara gaya mendidik- konsistensi orangtua-serta pilihan anak untuk berbuat nakal yang bisa jadi saling berhubungan.

Dibesarkan oleh orangtua macam ini anakmu pun kelak akan meniru hal yang sama. Dia akan tumbuh jadi pribadi yang tidak mudah menuduh dan jumawa. Ah, bersamanya masa depan memang tampak lebih tertata….

Alasan-alasan kenapa introvert bakal jadi pasangan hidup yang luar biasa nampaknya cukup untuk jadi dasar menikahi mereka. Masih kurang alasan? Baca lagi alasan lain untuk menikahi introvert di sini.