Terkadang kemapanan seseorang menjadi patokan dalam mengukur masa depan hubungan. Kalau salah satu dari kalian belum mapan, orang-orang pasti sibuk mengomentari akan kelanjutan hubungan kalian. Padahal kamu dan dia yang menjalani hubungan aja selow dan nggak ambil pusing soal kemapanan.

Dih, kok mau sih pacaran sama cowok yang motoran?

Mobil mewah, rumah, atau setumpuk uang buatmu tak menjamin apa-apa. Sebab ada hal-hal lain yang telah memupuk keyakinanmu untuk menjalani hubungan dengannya. Hal-hal tersebut mungkin klise bagi mereka yang mendengarnya. Namun bagimu dan dia, keenam hal itu udah berarti segalanya.

1. Cowokmu memang belum punya mobil mewah atau rumah sendiri. Tapi hanya dengannya kamu bisa jatuh cinta setiap hari

Jatuh cinta setiap hari via www.unsplash.com

Jika dibandingkan dengan mapan, jelas bahwa cowokmu belum bisa mencapainya. Jangankan mobil mewah atau rumah bertingkat, untuk kehidupan sehari-hari saja cowokmu harus berhemat. Bersamanya yang belum mapan ini, anehnya kamu bisa merasa jatuh cinta setiap hari. Dia berhasil membuatmu jatuh cinta dengan kesederhanaannya dan kegigihannya dalam berusaha. Hal ini mungkin tak berlaku jika kamu menjalin dengan cowok lain yang udah mapan.

2. Dengannya yang belum mapan ini kamu bisa bebas menjadi diri sendiri. Tak perlu lagi menutupi kekurangan diri

Advertisement

Bebas jadi diri sendiri via www.unsplash.com

Sebuah hubungan yang sehat adalah hubungan yang bisa menerima satu sama lain. Saat bisa menerima pribadi masing-masing, maka tak perlu lagi ada hal-hal yang harus ditutupi. Termasuk tentang kekurangan diri. Dengan cowok yang sekarang berjuang bersamamu ini, kamu bisa sepenuhnya jadi diri sendiri. Sebab, dia dengan tangan terbuka mau menerima apapun keadaanmu. Begitu pula denganmu yang juga mau menerima dirinya. Sikap saling terbuka ini buatmu yakin untuk tetap melanjutkan hubungan, meskipun cowokmu sekarang belum mapan.

3. Memang benar dia belum mapan, namun kenyamanan yang dia berikan mampu buatmu tenang menghadapi masa depan

Bersamanya kamu nyaman via www.unsplash.com

Salah satu pilar dalam tegaknya sebuah hubungan adalah kenyamanan dengan pasangan. Ketika kamu udah merasa nyaman dengan pasangan, menjalani hubungan seakan lebih dipermudah. Saat ini kamu udah merasakan kenyamanan itu dengan cowokmu yang sekarang. Meskipun dirinya jauh dari kata mapan, namun ketika berada di dekatnya kamu seperti kembali ke rumah. Kamu pun tak lagi merasa takut untuk menghadapi masa depan kelak bersamanya.

4. Bersamanya kamu tak akan dibuat kepayahan. Sebab dia udah khatam susahnya berjuang sendirian

Tak akan buatmu kepayahan sendiri via www.unsplash.com

Dia yang saat ini belum mapan, jelas punya pengalaman tentang susahnya berjuang. Apalagi saat belum bertemu denganmu, dia pasti khatam rasanya berjuang sendirian. Makanya, saat dia udah bersamamu, dia tak akan membuatmu kepayahan sendiri. Bersamanya, kamu akan senantiasa dibimbing untuk menggapai masa depan bersama. Dia nggak mau kamu merasakan nggak enaknya berjuang sendirian seperti yang dulu ia rasakan.

Sebab, hubungan yang berjalan dengan dua kaki, akan lebih kokoh daripada yang berjalan sendiri.

5. Belum mapan sekarang, bukan berarti tak bisa mapan di masa depan. Melihat upayanya berjuang, kamu yakin kemapaman bisa diwujudkan

Belum mapan sekarang bukan berarti gagal di masa depan kan? via www.unsplash.com

Meskipun saat ini cowokmu belum mapan, namun untuk ke depannya kamu yakin bahwa dia pasti bisa membawa hubungan kalian sampai ke masa depan. Keyakinanmu itu semakin mengakar kuat saat melihat kegigihan dan upayanya berjuang. Mengenai omongan orang yang menyangsikan kelanjutan hubungan kalian, tak buat kamu dan dia sedikit pun goyah. Toh, kamu udah membuktikan sendiri bahwa dia merupakan sosok tangguh yang tak kenal menyerah.

6. Meskipun dia tak semapan cowok yang lainnya, tapi dia berani mengutarakan niatnya untuk menyeriusimu di hadapan orangtua

Dia berani bilang langsung ke orangtuamu via www.sincerelykinsey.com

Punya mobil mewah, rumah, dan deposito yang menggunung belum bisa ditandingi dengan dia yang berani langsung menemui orangtuamu. Dan sosok yang satu ini telah melakukannya. Dia datang dengan niat yang tulus untuk serius menjalin hubungan denganmu. Ketulusan niatnya inilah yang membuat sosok yang belum mapan ini meyakinkanmu, untuk mau membangun sebuah keluarga baru.

Kalau dia yang belum mapan ini berani melamarmu, orang-orang yang meragukan hubungan kalian bisa apa?

Menikah dan membangun rumah tangga memang butuh pundi-pundi. Namun bukan berarti yang belum mapan tak bisa berusaha untuk memenuhi kebutuhan bersama ‘kan? Jika selama kamu menjalani hubungan dengannya merasakan hal-hal tersebut, masa depan hubungan nggak mustahil untuk diwujudkan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya