Bicara soal jodoh memang tidak ada habisnya. Mulai dari kriteria jodoh yang baik seperti apa, bagaimana cara mendekatkan diri dengan jodoh, sampai segala mitos dan fakta yang mengikutinya. Jodoh memang punya banyak definisi, tapi satu yang pasti jodoh itu sebenarnya dekat. Ya, kamu yang kini belum menemukannya mungkin hanya akan tersenyum kecut. Namun Hipwee akan membantumu menemukan definisi jodohmu sendiri.

6 hal tentang jodoh yang akan meyakinkanmu bahwa jodoh memang begitu dekat. Kamu tak perlu meratapi diri yang kini masih sendiri. Kamu hanya butuh duduk tenang dan tunggu waktu yang tepat.

1. Jodoh bisa datang darimana saja. Mungkin sudah saatnya kamu mulai berani membuka diri

jodoh dari lingkunganmu sendiri

jodoh dari lingkunganmu sendiri via dylandsara.com

Banyak yang mengeluhkan susahnya cari jodoh, mengapa jodoh hingga kini belum juga ditemukan. Padahal kalau kamu mau lebih membuka diri, jodoh sebenarnya tak jauh. Kalian hanya butuh waktu untuk saling merengkuh. Asalkan kamu mampu menampilkan jati dirimu dengan sebaik-baiknya.

2. Atau mungkin sahabatmu sendiri. Karena sahabat adalah seseorang yang setia jadi pendengar buatmu

atau malah sahabat sendiri

atau malah sahabat sendiri via dylandsara.com

Sahabat, seseorang dengan sejuta makna. Dia yang tetap tinggal saat orang lain memilih meninggalkanmu terpuruk sendirian. Dia adalah seseorang yang memandangmu penuh kagum meski begitu khatam dengan segala kekuranganmu. Sahabat adalah dia yang punya sepasang telinga nan sabar yang bersedia jadi pendengarmu, sekalipun cerita itu sudah kamu utarakan ratusan kali. Sahabat, satu kata dengan ratusan deskripsi tanpa batas.

Kamu mungkin masih takut untuk mengubah hubunganmu dari sekadar persahabatan menjadi punya hubungan khusus. Namun selama masih ada kesempatan, kamu tak seharusnya buru-buru bilang nggak mungkin. Karena selalu ada kesempatan yang terbuka lebar.

3. Teman hidupmu haruslah dia yang menerimamu apa adanya. Dia yang banyak menuntut, jelas bukan dialah orangnya

jodoh itu menerima apa adanya

jodoh itu menerima apa adanya via dylandsara.com

Perihal jodoh sering kamu pertanyakan kapan datangnya, atau apakah pacarmu kini benar dia orangnya? Coba perhatikan lagi sikapnya padamu. Sudahkan dia menerimamu apa adanya? Masihkah dia jadi pengingat saat kamu mulai bersikap tak menyenangkan? Karena jodoh selalu bisa menerimamu apa adanya, meski tak menutup kemungkinan untuk mengajakmu berkembang.

Jodoh itu mengajakmu jadi pribadi yang lebih baik dengan caramu sendiri, bukan banyak menuntutmu melakukan ini dan itu dengan cara dan seperti kemauannya. Jodoh itu dekat, sedekat kamu kini menemukan seseorang yang tak banyak mengeluh tentang kehidupannya bersamamu, sekalipun masalah tak luput bersamamu.

4. Tak perlu takut telat menikah karena sibuk berkelana, karena sejauh apapun kamu melangkah, kamu akan pulang pada satu orang

kamu akan kembali ke titik yang sama

kamu akan kembali ke titik yang sama via dylandsara.com

Beberapa orang takut menikah di usia yang terlalu matang, karena takut mendapat cap yang tidak-tidak. Padahal menikah di usia yang dibilang sudah matang bukan berarti kamu bisa mendapatkan cap tak laku. Bisa saja kamu memang sedang mengejar mimpi yang kamu upayakan mati-matian.

Karena memang untuk mendapatkan jodoh yang terbaik, kita perlu mempersiapkan diri dengan baik juga. Memiliki kemapanan diri sendiri, mengetahui potensi diri dan juga memahami, apakah kita memang sudah waktunya mengakhiri masa kesendirian dengan orang yang tepat.

Hal-hal itu hanya akan ditemukan oleh orang-orang tangguh yang sudah berjalan jauh dan juga telah menemukan jati dirinya. Tentang jodoh, sama dengan sebuah perjalanan. Semenarik apapun sebuah persinggahan yang ditemukan sepanjang jalan, ia akan selalu memilih untuk pulang. Seperti itulah jodoh, walau banyak hal menyenangkan lainnya ia akan kembali pada satu titik, pada satu orang yang menawarkan sesuatu yang tak pernah ditawarkan orang lain padanya.

Selama masih sendirian, atau masih berstatus pacar, galilah potensi diri. Kunjungilah tempat-tempat yang kamu inginkan untuk mengukir kisah. Karena tanpa adanya sebuah perjalanan, kamu tak akan menemukan rumah untuk ditinggali selamanya.

5. Untuk sebagian orang, jodoh itu hal yang sederhana. Sesederhana kamu menemukan seseorang yang bisa membuatmu nyaman meski belum lama kenal

nyaman dengan yang baru kenalan

nyaman dengan yang baru kenalan

Kamu kerap dipusingkan tentang jodoh seperti apa yang baik dan menemanimu jatuh bangun. Padahal jodoh yang baik menurut orang lain, belum tentu baik untuk dirimu sendiri. Temukan definisi jodohmu sendiri. Tak perlu menyibukan dirimu, memikirkan jodoh sempurna dengan sedemikian rupa, hingga kamu lupa memahami jodohmu itu telah ditentukan Yang Maha Kuasa. Tugasmu adalah memantaskan diri sambil memohon Tuhan agar dipermudah menemukan seseorang yang bisa membuatmu nyaman meski belum lama kenal.

Jodoh tak pernah sulit, justru kadang kamu sendiri yang mempersulitnya dengan banyaknya kriteria.

6. Jodoh itu bukan hanya soal kesiapanmu. Namun juga soal kesiapan dia yang selalu kamu sebut dalam doa

jangan lupa untuk mendoakannya

jangan lupa untuk mendoakannya via dylandsara.com

Berbicara mengenai pertemuan dengan jodoh, tentunya tak hanya membicarakan soal dirimu saja. Namun juga tentang dia yang kini sedang kamu nantikan kehadirannya. Ini bukan tentang bagaimana kesiapanmu saat ini, tapi juga bagaimana upayamu mendoakan dia tanpa putus.

Karena harapan yang didoakan dengan dalam, biasanya akan lebih mudah didengar oleh-Nya. Oleh karena itu, kamu memang harus berupaya lebih keras.

Jangan cuma sibuk mencari, namun coba renungkan kembali tentang kondisi hatimu sendiri. Sudahkah kamu siap untuk menjalani sisa hidup yang tak akan seterusnya sejalan denganmu?