Ada tiga hal mendasar untuk mencapai hubungan yang ideal.

Pertama adalah kepercayaan fondasi utama. Kepercayaan adalah tanda bahwa kamu merasa aman, dan tanpanya kamu tak akan benar-benar bisa merasa nyaman.

Kedua adalah chemistry ketertarikan dan kecocokan antara dua orang, yang meyakinkan keduanya bahwa satu sama lain memang layak diperjuangkan.

Yang terakhir adalah komunikasi verbal untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan dalam sebuah hubungan, penting bagimu mengkomunikasikan segala sesuatunya dengan jelas. Membaca pikiran adalah kemustahilan. Ini penting pula diresapi cewek, yang sering diam tanpa memberi alasan sebelumnya pada pasangannya.

Sebaik-baik mereka mengenalmu, tetap saja ada beberapa hal yang tak akan pernah terjamah oleh mereka. Dan memang begitu seharusnya, karena kamu punya hak privasi yang tak bisa diganggu siapapun.

Advertisement

Jadi jika ada sesuatu yang mengganggumu tentang pasangan, bicarakanlah. Hanya dengan begitu mereka akan mampu mencerna apa yang kalian inginkan. Ingatlah, rasa sayang tidak serta-merta menjadikan mereka pembaca pikiran.

Daripada menduga-duga apakah pacarmu marah atau tidak, lebih baik kalian langsung bertanya: “Kamu marah?”

Bicara bersama via www.soulsurvivorstv.com

Jika kalian mencium adanya nada marah dalam percakapan, maka hal yang paling baik untuk memperjelasnya adalah dengan membicarakannya. Menggerutu dan mengeluh tentang perlakuan pacarmu hanya akan memperburuk suasana. Dan sebenarnya mereka pun benar-benar tak keberatan jika kalian bertanya apakah mereka marah atau tidak.

Daripada menggerutu dan memperunyam masalah, mereka lebih mengapresiasi segala bentuk keterbukaan dalam komunikasi.

Jika kamu berpikir pacar hanya main-main dan tak serius denganmu, tanyakanlah apa yang membuatmu merasa ragu.

Telepon pacarmu via skoolgirlonline.co.uk

Seseorang bisa dibilang sudah belajar dari kesalahan ketika dia menjadi lebih berhati-hati. Jika priamu melakukan hal bodoh, tolong beritahu saja mereka. Jika memang benar mempedulikan perasaan kalian, mereka akan membuat berbagai usaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, kok.

Percayalah, pasanganmu tak akan menganggapmu memaksa hanya karena menelpon dan bertanya pada mereka tentang apa yang mereka rasakan dalam hubungan ini. Sebaliknya, mereka akan menghargai bahwa kalian sama tertariknya dengan mereka dan bahwa kalian berusaha untuk mengerti.

Berbicara di belakang pun tak akan membuat mereka memahami apa yang kalian mau. Sebaliknya, temui saja priamu dan ungkapkan segala keluh kesah kalian.

Bicaralah dengan mereka via youqueen.com

Dalam dunia mereka, tak ada yang namanya orang ketiga. Hanya ada orang pertama dan kedua. Maka, jika kalian merasa sebal atau kesal terhadap sesuatu yang pernah pasanganmu lakukan, (sekali lagi) bicarakan langsung saja pada mereka. Mengatakannya di depan orang lain atau sahabat tak akan mengubah apapun, dan malah bisa memperburuk masalah karena kamu telah menjelek-jelekkan citra pasanganmu di mata orang lain.

Jika kamu ingin menghabiskan waktu lebih dengan mereka, kamu bisa meminta. Diam dan ngambek tak akan menghasilkan apa-apa

Pria bukan pembaca pikiran via vk.com

Ada kalanya pasanganmu ingin memberikanmu space sendiri. Dia pun, seberapa sayangnya denganmu, juga ingin punya privasi. Maka dari itu, kadang mereka memilih untuk menghabiskan waktu sendirian saja. Bukan berarti tidak sayang, tapi memang begitu seharusnya.

Tapi kalau kamu ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengannya, yang perlu kalian lakukan hanyalah meminta. Tak perlu ada gengsi, karena apa salahnya meminta sesuatu jika memang bisa mempererat hubungan kalian berdua? Sama halnya ketika pasanganmu berbuat kesalahan. Berdiam diri dan bersikap tak peduli hanya akan semakin membuat mereka bingung, sebenarnya kalian ini kenapa? Setiap hubungan pasti akan menemui berbagai kesalahan. Dan jangan merasa ragu-ragu untuk mengingatkan jika kalian merasa priamu berbuat kesalahan.

Jika kamu ingin hubungan ini lebih serius untuk dijalani, yang perlu kamu lakukan adalah mengajak pasanganmu membicarakannya.

Bicaralah dengan mereka via goodpixgallery.com

Berapa kali pasanganmu harus menjelaskan bahwa rasa sayang tak akan bisa menjadikan mereka pembaca pikiran? Segala sesuatunya harus dibicarakan, sama seperti hubungan kalian. Jika priamu merasa memang sudah waktunya untuk lebih serius, mereka tentu akan benar-benar serius.

Jika kalian masih merasa priamu terlalu kekanak-kanakan, cobalah ajak mereka sama-sama mendewasakan diri. Sama seperti ketika kalian ingin mereka lebih romantis, jelaskan bagaimana keromantisan bisa dijalani menurutmu. Karena menahan diri hanya akan membuat kalian merasa tersakiti, dan kenyataannya tak ada hal yang pantas untuk dijadikan alasan berdiam diri.

Ketika PMS menyerang, pria tak akan pernah mengerti kenapa kalian tiba-tiba “membenci dunia”. Biarkan mereka mengingatkan bahwa duniamu masih baik-baik saja

Biarkan mereka bersama kalian via emanuellevy.com

Setiap orang pasti memiliki hari-hari yang buruk. Ketika PMS, cowok tahu bahwa masa-masa itu rawan bagi para cewek. Segala kesalahan kecil mampu membuat kalian menggerutu. Tapi percayalah bahwa para pria akan melakukan apa saja untuk membuat kalian merasa lebih baik. Bukankah segala keresahan akan menghilang jika dihadapi bersama-sama?

Yang diperlukan hanyalah keberanian untuk mengajak berbicara. Jika hanya priamu yang selalu menghampiri, selamanya hubungan kalian akan berjalan di tempat. Keterbukaan kalian akan sangat membantu mereka memahami maumu yang sebenarnya. Karena sekali lagi, rasa cinta tak akan pernah bisa menjadikan mereka cenayang atau pembaca pikiran.