Berbicara tentang hati dan perasaan, dua hal ini bisa dibilang gampang rapuh. Dibuat sakit sedikit, efeknya bisa berkepanjangan sampat nanti-nanti. Bahkan diingat sampai akhir hayat. Sedikit-sedikit jadi baper. Maka dari itu, banyak perlakuan khusus yang dilakukan buat bikin hati tetep terjaga dan bahagia.

Memang penting bikin hati senang, tapi ada juga beberapa hal yang nggak boleh kamu lupakan untuk dijaga. Hal-hal sepele yang terkadang dilupakan tapi bisa ngasih dampak besar buat kebahagiaan nggak boleh kamu lupakan. Daripada terlalu lama kelupaan, yuk jagain beberapa hal yang dirangkum Hipwee dan Lifebuoy ini. Biar kamu dan dia yang tersayang bisa tetap senang!

1. Saat bersamanya, inginmu adalah membuat dia nyaman. Menjauhkan dia dari celaka sebisa mungkin kamu usahakan

Bawaannya pingin jadi pelindung via www.pexels.com

Kamu patut senang kalau ada seseorang yang seringkali khawatir segala tentangmu. Jika dia menomorsatukan keselamatan dan kenyamananmu saat jalan bareng, sebenarnya nggak banyak kok yang dia inginkan. Menjagamu agar tetap baik-baik saja akan sepenuhnya dilakukan, bukan lain adalah demi kamu. Uwuwuwu~

2. Melihat dia tersenyum dan makan dengan lahapnya, buatmu bersyukur tiada henti dalam hati. Kamu bikin dia nggak lupa buat tetap sehat

Biar kamu baik-baik saja, janganlah sesekali melupakan untuk makan dan minum yang sehat-sehat. Itu adalah cara menjaga diri yang akan buatmu tetap bahagia. Jauh dari sakit, akan membuatmu jauh juga dari sakit-sakit lainnya. Sakit hati misalnya. Hehehehe.

3. Mengingatkannya buat tetap sayang badan adalah mengajak jogging bersama. Yuk rutinkan sambil menunggu senja

Yuk berangkat via www.huffingtonpost.com

Untuk menyehatkan kondisi hati dan perasaan, kamu juga perlu menyempatkan waktu buat menjaga kesehatan. Yang termudah adalah dengan jogging di saat kamu sempat. Pagi atau sore, bebas kapan saja. Mengajak untuk rutin lari kecil di Car Free Day di kotamu tiap hari Minggu, bisa jadi kegiatan yang nyenengin. Merutinkan hal ini buatmu jauh-jauh dari segala macam penyakit. Sepele tapi bisa punya bawa perubahan baik, ‘kan?

4. Dibalik kerewelanmu, ada keinginan buat mengingatkan buat jadi mengurangi kebiasaan begadangnya

Kurang-kuranginlah via www.businessinsider.co.id

“Udah malem, tidur dulu deh.”
“Bentar ah, masih belum selesai. Nanggung.”
“Yah kalau mau besok capek dan makin pusing, nggak apa-apa tidur aja besok pagi.”
“Cerewet ih.”

Sering ‘kan kamu merasa risih dengan suruhan itu. Padahal, ada banyak kebaikan buat bikin kamu nggak lupa buat menyayangi diri. Yaitu dengan tidur tanpa begadang. Sesekali rewel demi kebaikan juga perlu.

5. Keinginannya sederhana, saat bersama bisa ngobrol tanpa ada distraksi handphone. Biar pertemuan terasa istimewa

jangan ada handphone di antara kita via jeremyboden.wordpress.com

Bisa ngobrol intens tanpa ada gangguan sering mengecek layar handphone, sepertinya jadi hal yang susah didapat. Dia pernah memintamu untuk menjauhi handphone? Bukannya posesif, dia menginginkan supaya ada lebih banyak waktu buat kalian untuk ngobrol. Buat jaga komunikasi yang lebih baik, kok.

6. Kamu yang teledor sering bikin orang terdekatmu cerewet mendadak. Biar kamu lebih bisa menjaga barang milikmu sendiri

Kemana yaaaaa via archive.seattleweekly.com

“Liat kunci motorku nggak? Lupa naruh dimana. Hehehehe.”
“Kamu jangan terlalu teledor dong sama barang sendiri. Masih untung pas kumpul sama kita tuh kunci ilang, coba kalau kamu sendirian, kan bisa repot bla bla bla bla.”

Menjaga barang milik sendiri itu susah-susah gampang. Kadang, kamunya teledor dan lupa dimana dan kapan terakhir menaruhnya di meja. Nah, mulai sekarang yuk belajar buat lebih perhatian dan menjaga barang milikmu sendiri. Nantinya kebaikan itu akan kembali buat kamu.

7. ‘Jangan pulang malem-malem’ adalah bentuknya untuk menjagamu. Walau sekadar dalam bentuk ucapan lewat telepon

Iya, sayang. via 1d--zaynmalik.tumblr.com

Kamu patut senang jika ada yang mengingatkan untuk tidak pulang terlalu larut. Pesan yang hanya disampaikan dari telepon pun jadi lebih berarti. Itu adalah bentuk mereka untuk menjagamu dari kejauhan. Nah, kamunya juga harus makin peka dengan diri sendiri dan sekitaran, guys.

8. Bukannya gampang jijik, seringkali mengingatkan buat jaga kebersihan itu nggak kalah penting. Jangan cap dia berisik, ya

Bersihin dulu tangannya via www.newhealthadvisor.com

“Selamat makan!”
“Udah cuci tangan, belum? Iiiih.”
“Belum. Gak apa-apalah.”
“Harus cuci tangan! Penting banget tuh!”
“Hiiih, berisik.”

Ketemu orang-orang yang memberi perhatian lebih tentang kebersihan sering kali dicap cerewet. Padahal, kebaikan ini adalah salah satu bentuk buat tetap menjaga kesehatan. Dengan mengingatkan orang di sekitarmu untuk cuci tangan, kamu telah menjadi bagian untuk menyehatkan anak-anak Indonesia bersama Lifebuoy di Hari Mencuci Tangan Sedunia atau Global Handwashing Day yang jatuh tiap 15 Oktober.

Selain orang-orang di sekitarmu, kamu bisa bantu mengedukasi anak-anak di seluruh Indonesia tentang pentingnya cuci tangan bersama Lifebuoy. Caranya mudah, kamu bisa unggah post di media sosial kamu dengan judul #BerbagiTanganSehat. Untuk setiap unggahan, Lifebuoy akan mengajari 5 anak di Indonesia untuk hidup sehat dengan rutin mencuci tangan dengan sabun.

Ayo, ramaikan kampanye sehat ini di Facebook, Twitter, dan Instagram untuk jadi bagian dari kampanye #BerbagiTanganSehat tahun ini! Seterusnya, ajak keluarga, teman, sahabat, atau pasanganmu untuk membiasakan mencuci tangan dengan sabun dalam 21 hari dulu. Karena kebiasaan baik perlu disebarkan.

Memang hal-hal seperti ini bisa dibilang sangat sepele. Jadi, nggak harus hati dan perasaan aja ‘kan yang perlu dapet perhatian khusus? Hehehehe. Selamat Hari Mencuci Tangan Sedunia, teman-teman!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya