“Woaaah… Cakep banget tu cewek, bro!”
“Mana? Mana??”
“Yang pake kerudung merah. Rasanya gue jatuh cinta pada pandangan pertama, nih”
*Diiringi lagu A. Rafiq yang judulnya “Pandangan Pertama”

Kata orang, jatuh cinta pada pandangan pertama itu rasanya begitu indah. Dunia layaknya jadi hampa, yang ada hanya bayangan dari orang yang kamu suka. Saking indahnya, kamu bahkan sampai-sampai kamu lupa makan, lupa kuliah, lupa teman, lupa segalanya.

Tapi apa iya itu yang dinamakan cinta? Kalau toh semua itu nyata, bukankah seharusnya perlu lebih dari sekadar sekali pandangan untuk bisa membuatmu merasakannya.

Biasanya, jatuh cinta pada pandangan pertama terjadi karena dia yang kamu suka punya fisik yang menarik. Kalau cuman dari fisik mah apa iya bisa disebut cinta?

Gantengnya….. via www.sariwaran.com

Di FTV, kamu sering kan liat cowok dan cewek tabrakan, lalu mata mereka saling bertemu dan berujung pada mereka saling jatuh cinta pada pandangan pertama, hingga mereka bahagia selama-lamanya. Indah banget kan, ya. Tapi toh apa hal semacam itu mungkin terjadi?

Advertisement

Jangan salah, kamu melupakan satu fakta penting. Bahwa karakter dalam cerita-cerita semacam itu pasti punya paras yang menawan. Itu alasan jalan ceritanya bisa menggambarkan tentang jatuh cinta pada pandangan pertama. Kalau misal pemerannya gak ganteng atau gak cantik, dijamin bakal gak mungkin mereka akan saling jatuh cinta pada pandangan yang pertama. Nah, apa iya kalau yang seperti itu layak untuk disebut cinta?

Cinta memang urusan hati. Tapi bukan berarti sekali memandang bisa membuatmu jatuh hati

Bukan berarti ini cinta via www.kaskus.co.id

Memang benar bahwa cinta itu ada hubungannya dengan hati. Ketika hati sudah memilih, kamu bisa apa untuk menolak cinta? Tapi itu bukan berarti kamu bisa memutuskan untuk mencintai seseorang setelah pandangan pertama juga, kan. Banyak faktor yang menunjang apa sebenarnya cinta.

Kamu baru bisa dikatakan mencintai seseorang setelah bersama dengannya selama beberapa waktu. Menghabiskan waktu untuk saling mengenal dan mempelajari kebiasaan masing-masing. Setelah kamu menjalani semua, baru kamu bisa memutuskan apakah kamu benar-benar cinta atau hanya sekadar suka yang sifatnya cuma sesaat.

Sekarang kamu boleh bilang kamu “jatuh cinta pada pandangan pertama”. Tapi giliran ketemu yang lebih bening, eh bilangnya jatuh cinta pada pandangan pertama lagi

Ntar ketemu cewek lain juga bilangnya jatuh cinta pada pandangan pertama juga via www.featureddate.com

“Wiih… Cakep beneer. Jatuh cinta pada pandangan pertama nih gue”

Seminggu kemudian….

“Wiiih… Dia juga cakep. Gue jatuh cinta nih sama dia”

Kejadian seperti ini memang sering terjadi. Banyak dari kamu yang bisa bilang kamu jatuh cinta pada pandangan pertama dengan mudah. Seakan cinta bisa begitu gampang datang hanya dari sebuah pandangan mata. Tapi begitu kamu melihat ada yang lebih bening atau lebih layak dijadikan pasangan, kamu bakal mengalihkan cinta pada pandangan pertamamu kepada dia yang baru.

Memangnya semudah itu cinta bisa datang dan pergi? Kalau memang cintamu bisa ganti hanya dari tatapan mata, kamu perlu introspeksi diri lagi deh. Yakin itu cinta dan bukan cuma sekadar nafsu?

Kamu bisa bilang kalau saat melihat dia kamu jadi bahagia. Tapi bukan berarti itu cinta. Siapa tau kamu cuma seneng bisa aja

Belum tentu ini cinta via metro.co.uk

Ketika melihat seseorang yang benar-benar membuatmu terpanah, semua orang pasti merasa bahagia. Namanya juga melihat paras tampan atau cantik yang bisa bikin jantungmu berdetak lebih kencang, pastilah kamu juga ikutan girang. Tapi jangan samakan hal tersebut dengan perasaan jatuh cinta.

Jatuh cinta tak selamanya terjadi lewat pandangan mata. Bisa jadi saat itu kamu hanya sekadar bahagia. Mungkin saat itu pikiran, imajinasi dan hatimu tengah kompak berada pada level yang sangat kreatif hingga memunculkan perasaan bahagia yang tiada tara saat bertemu dengannya.

Bisa jadi kamu kebanyakan nonton drama yang ceritanya indah-indah. Sayangnya, kehidupan nyata tak selamanya berjalan sebegitu indah

Kebanyakan nonton drama nih kayaknya via www.dramafever.com

Ini juga salah satu faktor kenapa banyak sekali di antara kamu yang memiliki pikiran bahwa cinta itu mudah dan cinta itu selalu indah. Banyak juga yang mengira hidupmu bisa sebahagia dan seindah cerita drama di mana kamu akan mendapatkan cinta pada pandangan pertama dan cinta itu akan bertahan selamanya.

Setelah sekian lama terekspose dengan jalan cerita yang indah-indah, tentunya kamu punya imajinasi dan harapan bahwa jalan cintamu juga akan seindah cerita drama. Sayangnya, hidup di dunia nyata tak selamanya seperti itu. Indahnya jatuh cinta pada pandangan pertama hanyalah mitos yang dikembangkan oleh imajinasi dalam dunia drama saja.

Kalau saat melihatnya kamu langsung suka, bisa jadi kamu belum move on dari hubungan sebelumnya. Itu yang membuatmu merasa dia adalah cinta yang selama ini kamu damba

Bisa jadi itu efek kamu belum sepenuhnya move on dari mantan via coub.com

Terkadang serpihan kenangan dari cerita cintamu yang sudah lalu tak bisa dihapuskan begitu saja. Akan ada saja sekelumit bayangan yang mengingatkanmu tentang kegagalan cinta yang pernah kamu rasa. Salah satunya adalah bayangan bahwa sebenarnya mantanmu bukanlah orang yang kamu cinta.

Mungkin itu alasan kenapa kamu langung merasa ada yang berbeda saat kamu bertemu dengan seorang yang baru. Ada getaran yang berbeda yang kamu rasakan saat mata kalian bertatapan. Tapi jangan geer dulu. Bisa jadi itu karena sebenarnya, otak dan hatimu hanya ingin agar kamu cepet move on dan lupa sama mantan. Makanya mereka sepakat untuk membuatmu merasa seakan jatuh cinta pada orang yang baru saja lewat tersebut. Padahal aslinya sih nggak cinta sama sekali bahkan. Hehe

Cinta sejati itu butuh perjuangan. Sekali melihat dan langsung suka? Hehe. Apa yang sudah diperjuangkan?

Berjuanglah layaknya ksatria via www.healthandlovepage.com

Yang perlu kamu tau, tidak ada cinta yang bisa datang dan pergi begitu saja. Cinta hanya akan datang melalui waktu dimana kamu dan dia belajar untuk saling mengerti dan saling memahami. Butuh waktu bisa tau apa itu cinta atau bukan. Selain itu, kamu juga butuh usaha dan perjuangan agar kamu tau cinta itu cinta sejati atau hanya suka yang sifatnya hanya sementara.

Kamu harus membuktikan kepada dia yang kamu cinta bahwa perasaanmu padanya tulus atas dasar kalian sudah saling memahami sifat satu sama lain. Kalau hanya berdasar tampang doang, sepertinya tak pantas untuk disebut sebagai cinta yang sebenarnya.

Mungkin ada di antara kamu yang pernah mengalami fenomena jatuh cinta pada pandangan pertama ini. Tapi kamu harus sadar juga bahwa sebenarnya cinta tak bisa diketahui kalau hanya lewat pandangan pertama semata. Banyak faktor-faktor lain yang mendukung apa itu cinta. Kamu perlu berjuang dan berusaha sekuat tenaga agar tau itu benar-benar cinta hanya hanya perasaan yang semu. Kalau hanya berdasar pandangan bahwa dia cantik atau ganteng, bisa jadi hanya sekadar nafsu yang berniat untuk menipumu.