“Ji, tiap diajakin jalan kamu pasti gak ada waktu?!”
“Ya mau gimana. Kan aku repot kerja, Rul”
“Tapi mbok ya luangin waktu buat aku”
“Padahal kan kamu yang kemarin minta aku ambil jatah lembur”
“Ya tapi kan aku gak tau kalau bakal kangen kamu”

Sebagai makhluk yang diberi tugas sebagai pemimpin keluarga, sudah pasti kehidupan cowok bakal terasa berat. Sedari muda cowok harus bergelut dengan kerja keras dan pikiran yang matang agar nanti saat sudah berkeluarga, anak dan istri tak lagi berpikir soal materi. Itulah kenapa banyak cowok yang memilih untuk bekerja ekstra keras dan bahkan sampai mengambil lembur.

Namun banyak cewek yang gak mengerti akan maksud perjuangan cowok tersebut. Selama ini, cewek selalu menuntut agar cowok selalu punya banyak waktu buat mereka. Mulai dari waktu buat menemani chatting hingga punya waktu buat anter jemput mereka. Pun demikian dengan tuntutan bahwa cowok harus bekerja dan punya duit buat masa depan berdua. Teruntuk kalian yang cewek, mohon jangan siksa kami dengan kelabilan pilihan kalian. Alih-alih kalian menginginkan dua hal yang bertolak belakang dari kami, bisa gak sih pilih satu aja…

Sesuai dengan kodratnya, cowok wajib bekerja. Untuk itu maklumi kami jika tak banyak waktu yang bisa kami luangkan buat berdua

Bagi kami, cowok itu wajib punya kemampuan sebagai imam dan sebagai imam yang baik, kami diwajibkan untuk punya kemampuan finansial yang juga mumpuni. Untuk itu kami sadar bahwa kami harus bekerja siang-malam agar nanti saat jadi imammu, kamu tak lagi perlu untuk memikirkan materi. Hanya saja, saat kami fokus mengejar kerjaan demi masa depan, kamu juga harus maklum saat kami tak punya banyak waktu untuk bersenang-senang berdua. Bukan berarti kami tak lagi mencintamu, namun justru karena kami sayang, kami memilih untuk bekerja siang hingga malam. Maaf jika karena itu kami jadi tak punya waktu. Itu sudah jadi resiko kerjaan yang kami jalani demi kamu.

Jika meluangkan banyak waktu berdua, artinya kami mengorbankan pekerjaan. Jangan salahkan kami jika saat itu kami tak punya banyak uang!

Advertisement

Ini artinya kami nganggur! via alf-img.com

Yang harus kamu tau, saat kami meluangkan banyak waktu buatmu, itu artinya kami mengorbankan waktu bekerja kami. Saat kami bisa menemanimu jalan setiap waktu atau bahkan saat kami siap sedia mengantar dan menjemputmu kapanpun kamu mau, itu artinya kami tak lagi peduli dengan pekerjaan kami. Asal kamu senang bisa ditemani, kami pun juga tak merasa rugi kalau harus mengorbankan kerjaan. Hanya saja, kamu harus ingat bahwa kalau kami tak bekerja, artinya kami tak punya pemasukan buat membangun masa depan berdua. Jadi tolong jangan salahkan kami jika nantinya kami tak mampu membayar biaya makan siang saat kita kencan.

Sejatinya, kami ingin diberi keleluasaan saat bekerja. Karena tanpa kerja yang jelas, kita tak mungkin membangun masa depan berdua

Tolong biarkan kami bekerja via dramasaranger.tumblr.com

Apapun nanti yang kalian pilih, mohon agar kalian konsekuen dengan pilihannya. Antara cowok harus kerja tapi gak punya banyak waktu buat berdua, atau cowok yang punya banyak waktu tak punya uang buat membangun masa depan bersama; tolong tentukan mana yang kalian minta. Kalau kami sebagai cowok sendiri sih pinginnya ya jelas kerja. Karena memang kami sadar bahwa masa depan berdua itu tak mungkin terjadi tanpa ada dana yang menunjangnya. Tapi ya jangan paksa kami buat nemenmin kamu terus juga ya. Hehe 🙂

Untuk itu tolong kasih pilihan yang jelas dan tanamkan bahwa masing-masing pilihan sudah pasti ada konsekuensi yang harus kalian maklumi

Tolong jangan buat kami bingung via 7-themes.com

Sejatinya, kami ini hanya cowok biasa yang tak bisa mengerti apa maumu tanpa kalian beritahu terlebih dahulu. Untuk itu tolong jangan buat kami bingung dengan diammu. Antara kerja tapi tak punya banyak waktu atau punya banyak waktu tak punya uang, tolong pilih salah satu. Kami tak bisa jadi keduanya dalam satu waktu sekaligus. Disetiap pilihan yang ada tersebut, ada konsekuensi masing-masing yang mau tak mau harus kalian terima. Kami ingin agar sebagai cewek, kalian lebih jelas dalam mengutarakan keinginan. Bukan malah jadi plin-plan. Kalau ingin kami kerja, mohon terima konsekuensi yang ada. Kalau pun kalian ingin kami punya banyak waktu, tolong terima konsekuensinya juga.