Kamu sadar menjalani sebuah hubungan bukanlah hal mudah. Bukan cuma persoalan saling membahagiakan yang harus kalian lakukan. Kamu dan dia pun harus sama-sama belajar untuk mengerti, percaya dan setia satu sama lainnya. Sebab impianmu sendiri hubungan ini bisa berjalan dengan keseriusan yang konsisten, ditambah segala rencana untuk masa depan yang sudah kamu buat sendiri.

Tapi hidup ternyata memberi jawaban lain untuk impianmu, di suatu hari yang tenang mendadak petir menyambar ketenanganmu. Dia yang selama ini kamu yakini sebagai typical cowok baik yang menghargai perasaanmu, ternyata justru berpaling dengan mudah di belakangmu. Rasanya belati tak lagi menggores, tapi sudah menancap dan membuat lubang yang perih sekali di hatimu.

Selain perasaan sakit itu, hal-hal ini juga yang akhirnya kamu rasakan dan cuma dirimu pula yang tahu!

1. Kamu nggak habis pikir, kenapa dia setega itu? Bilangnya sayang, tapi main-main sama cewek lain di belakang

kok dia setega itu?! via www.logancoleblog.com

Belum selesai keterkejutanmu dengan kenyataan dia yang main api di belakang. Kini pikiranmu sudah mulai berkelana pertanyaan-pertanyaan lain, mulai dari kemana perginya perasaan sayang yang selama ini dia ungkapkan, kalau pada akhirnya diam-diam berpaling? Sampai pada titik perasaan yang masih tak percaya, kenapa dia setega itu menyakiti hatimu?

Advertisement

Betapa berbedanya dia dengan apa yang kamu bayangkan sekaligus harapkan selama ini.

2. Pengen marah, tapi rasa sakit hatimu ini lebih berpihak pada rasa sedih dan resah

marahnya berubah menjadi sedih via www.afistfullofbolts.com

Siapa yang tak lantas kesal saat tahu dirinya dibohongi, dibodohi, dan dikhinati oleh seseorang yang selama ini disayangi serta dibanggakan? Rasanya kamu ingin sekali mengeluarkan semua caci maki, atau menghardik dia dengan segala pertanyaan-pertanyaan menumpuk di kepala. Tapi sayang semua amarah itu perlahan lenyap, saat sakit hati justru lebih berpihak kepada rasa sedih dan resah dengan bayangan hubungan kalian kedepannya.

Mau hubungan yang seperti apa kalau sudah begini jadinya? Dia yang kamu sayang sudah tak lagi bisa diharapkan. Sedangkan perasaanmu sendiri sudah mulai retak dan mengelupas.

3. Diam-diam kamu bertanya ke diri sendiri, apa yang kurang denganmu?

apa yang kurang dari aku? via www.logancoleblog.com

Selama ini kamu sudah berusaha sekali untuk memperlakukan dia dengan sebaik-baiknya. Menghargai dia sebagai pasangan, memahami dia supaya kalian tak sering terjebak kesalah pahaman, sampai menuruti maunya dia supaya dia pun senang. Tapi lagi-lagi kamu tak percaya dengan apa yang dia lakukan, kata kenapa dan kenapa seperti terus menetas dipikiranmu. Sebenarnya apa yang kurang juga dari dirimu? Apakah cewek barunya ini lebih cantik dari kamu? Atau jangan-jangan cewek ini memang punya banyak kelebihan yang aku sendiri tak punya? Lelah rasanya harus berhadapan dengan banyak pertanyaan dari diri sendiri.

4. Kebimbanganmu semakin menjadi, ketika kamu tak ingin putus tapi sudah terlanjur dibuat kecewa sekali

Harus putus atau tidak? via www.afistfullofbolts.com

Ini yang orang bilang perasaan sayang sering kali mengalahkan kekecewaan. Kamu dibuat bimbang, antara tak ingin putus dan tak ingin kehilangan dia, tapi kamu sendiri sudah terlanjur sakit hati serta tak nyaman. Mau berkali-kali dia meminta maaf, justru berkali-kali itu pula hatimu ditusuk sembilu.

5. Dianggap merusak hubungan kalian, kamu pun perlahan kesal bercampur benci dengan si perempuan!

kamu benci perempuan itu via www.logancoleblog.com

Dalam perselingkuhan ini dalang utamanya memang pasanganmu sendiri, tapi tetap saja pelaku lain seperti perempuannya itu membuat kamu kesal setengah mati. Diam-diam kamu memendam benci terhadap si perempuan. Mengutuknya dalam hati, perempuan tak punya perasaan yang merusak hubungan kalian sekaligus menyakiti hatimu ini.

6. Lelah pasti, mengingat perasaan kamu ke dia ini bukan hal yang main-main lagi

lelah via dylandsara.com

Beberapa waktu ini perubahan didirimu benar-benar terjadi dengan ekstrimnya. Kamu jadi sering murung, dan mudah sekali menitikkan air mata. Seberapa besar usaha orang-orang terdekatmu untuk menghibur serta menguatkan seakan angin lalu yang mengusap sekilas dirimu.

Ada lelah yang benar-benar tak bisa dihilangkan dengan istirahat ataupun tidur. Apalagi ketika kamu mengingat kembali tentang perasaanmu ke dia yang bukan lagi hal yang main-main. Rasanya kamu ingin terus terpejam dan ingin tak sadarkan diri saja sampai waktu benar-benar menghapus rasa sakit.

7. Akhirnya kamu sadar satu hal, bahwa hubungan ini memang tak lagi bisa diperjuangkan

semuanya sudah selesai! via www.logancoleblog.com

Pergelutan dengan dirimu ini lebih sulit, jika dibanding dengan menghadapi dia yang menyebalkan sudah sampai ketingkat dewa. Berhari-hari kamu terus terjerembab dalam kebimbangan serta perasaan tak nyaman lainnya. Sampai akhirnya semua sampai di titik kulminasi, kamu kali ini sadar sesadar-sadarnya, bahwa hubungan kalian sudah tak lagi sehat dan tak perlu diperjuangkan.

Kamu kali ini mengasihi dirimu sendiri, betapa berharganya kamu untuk sekadar disia-siakan semacam ini. Lagi pula semua sudah jelas kamu memang terlalu baik untuk cowok tak konsisten macam dia!

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me