LDR seringkali menjadi sebuah perkara yang membuat tiap pasangan merasa terjebak oleh keadaan. Lantaran keadaan yang memaksa untuk saling berjauhan itu, tidak jarang banyak sepasang kekasih yang saling mencintai harus merelakan kisahnya berakhir begitu saja. Namun, meski begitu banyak juga pasangan yang pada akhirnya memiliki akhir bahagia dari perjuangan yang telah mereka jalani selama ini.

Untuk mencapai tujuan akhir itu sudah pasti tidak mudah untuk dijalani. Akan ada banyak hal rumit yang membutuhkan perjuangan besar dibandingkan dari pasangan pada umumnya. Perjuangan LDR yang ‘dewasa’ mungkin bisa menjadi jawabannya. Ya, kalian yang bisa dengan tabah dan bijaksana menjalani hubungan jarak jauh itu memang pantas diperjuangkan dan layak mendapatkan akhir yang membahagiakan.

Meski sulit untuk ketemu tetapi ada rasa percaya yang terus menyatu. Kalian pun jauh dari ragu

jauh dari ragu via favim.com

Rasa percaya dalam sebuah hubungan memang menjadi penentu di dalam jalinan kasih yang kalian jalani. Terutama bagi para pejuang LDR, anggaplah kepercayaan itu adalah sebuah hal yang wajib dimiliki agar pondasi dari hubungan yang kalian jalani semakin kuat meski jarak membuat kalian sulit untuk saling menatap.

Toh, pada kenyataannya kepercayaan itu menjadi penenang buat kalian sendiri. Dengan percaya yang begitu kuat, kalian tak lagi perlu berpikir akan hal-hal aneh yang dilakukannya di sana. Rasa percaya itu juga akan terus membuatmu ingat jika saat ini kalian ada di hubungan yang dewasa, hubungan di mana masing-masing dari kalian sudah paham betul dengan batasan yang ada untuk tetap bisa saling menjaga. Jadi, tak usah punya cemas berlebihan ya. 🙂

Kamu dan dia sudah tidak terlalu memikirkan sebuah pertemuan. Kalian selalu percaya kalau akan ada masanya kalian berdua berdampingan

Advertisement

akan ada waktunya kita berdampingan berdua 🙂 via gezimanya.com

Menjalin hubungan jarak jauh mungkin membuat kalian sering disebut-sebut sebagai seseorang yang lebih suka sendiri atau bahkan dibilang sebagai seorang yang kesepian. Namun, meski kamu sering mendapatkan komentar itu dalam keseharianmu, kamu tentu tak boleh berhenti begitu saja, kan?

Justru semakin sering kamu mendengarnya, kamu harus bisa membawa keberadaan kalian semakin baik agar bisa membuktikan pada banyak orang kalau dengan apa yang kalian jalani, kalian bisa bahagia dengan caranya masing-masing. Satu hal lagi yang harus kamu pahami agar kamu tak patah di tengah jalan adalah akan ada waktunya untuk kalian bisa beriringan bersama-sama tanpa perlu memikirkan lagi jarak yang nyata.

Meski ada kalanya kalian jarang berkomunkasi karena sama-sama tenggelam dalam kesibukan, namun hal itu tak jadi alasan untuk melempar kecurigaan

selalu ada rasa percaya via classycouples.tumblr.com

LDR memang memaksa kalian untuk membatasi komunikasi lantaran kesibukan yang sama-sama harus dijalani. Mungkin lambat laun kamu memang terbiasa dengan minimnya komunikasi yang ada, dan kalau sudah begitu adanya, kalian pasti sama-sama nggak akan melewatinya begitu saja kan.

Rasanya waktu komunikasi yang begitu berharga akan sayang banget kalau diisi hanya dengan saling lempar kecurigaan satu sama lain. Kalau kamu memang langsung bisa menikmati waktu yang begitu berkualitas untuk memperat jalinan kasih dan mengobati kangen, rasanya memang kalian begitu layak untuk saling memperjuangkan lebih lagi dari apa yang sudah diperjuangkan sebelumnya.

Namun ritual saling menyapa di telfon atau video call selama berjam-jam tetap kalian lakukan sesekali. Ini jadi bukti kalau komitmen kalian memang tak diragukan lagi

sesekali mengiriminya pesan manis nggak salah kok 🙂 via www.glamour.com

Memberikan laporan kegiatanmu dan menanyakan apa yang dilakukannya bukan lagi jadi hal wajib yang harus dilakukan oleh kalian. Namun, bukan berarti tidak ada komunikasi yang terjalin sama sekali, mungkin untuk menghargai komitmen yang kalian miliki, kamu dan dia bisa sama-sama menyepakati untuk memberikan pesan manis penambah semangat setiap harinya.

Tidak perlu setiap saat kok, dengan sesekali menyapanya pasti akan membuat dia di sana merasa kalau kamu tetap memberikan perhatian yang utuh. Siapa tahu dengan begitu, kalian bisa semakin hangat meski tanpa pelukan yang melingkar langsung di antara jarak yang nyata.

Ragu memang kadang datang. Tapi kamu dan dia punya segudang alasan untuk tetap mempertahankan rasa

ingat kalau kita akan…. via www.glamour.com

Saat harus jauh dalam waktu yang tidak sebentar, mungkin sesekali kamu merasakan ragu untuk meneruskan apa yang sudah dijalani selama ini. Jika pikiran itu datang menghantui hatimu, cobalah ingat kembali alasan dan komitmen yang kalian buat sehingga kamu dan dia terpaksa berjarak dan harus menahan rindu.

Ketika ingatan itu kembali kamu ciptakan, yakinlah jika apa yang kalian usahakan sampai hari ini akan berbuah manis di masa yang akan datang. Jadi, meragulah secukupnya, jangan biarkan rasa ragu sesaat itu menghancurkan apa yang sudah kalian jaga selama ini. 🙂

Kamu dan dia percaya ada akhir bahagia yang menanti di akhir cerita. Bermandikan peluh untuk berupaya bersama tak pernah kalian sesalkan

ada hal yang diupayakan bersama via classycouples.tumblr.com

Bersamaan dengan hubungan yang harus berjarak ini tentu ada sebuah cita-cita kalian bersama yang terselip di balik kerasnya usaha kalian berdua. Agar kamu selalu punya semangat untuk berjuang lebih giat dari hari ke hari, ingatlah terus akan cita-cita yang tentu menanti di akhir cerita.

Kamu dan dia harus paham betul jika perjuangan yang harus dilalui tak pernah sesederhana mereka yang selalu bersama setiap saatnya. Selain itu, bersyukurlah kalian karena punya kesempatan untuk menciptakan sesuatu yang lebih indah dari sekadar pertemuan di setiap harinya.

Kalau selama ini kamu dan dia sudah menjalani semua hal di atas dengan baik, maka berbahagialah kalian, karena dengan begitu kamu dan dia sama-sama layak untuk saling memperjuangkan satu sama lain. Tak usah ragu lagi untuk membuat jarak yang kalian punya untuk segera jadi akhir cerita yang bahagia. Selamat berjuang para pejuang LDR yang dewasa! 🙂