Dia yang saat ini berada di sisimu, yang menjalani hubungan cinta denganmu, tentu kamu harapkan bisa menjadi pendamping hidupmu untuk selamanya. Sejak saat kamu menjalani masa pacaran dengannya, kamu berharap bahwa kalian sama-sama serius mewujudkan komitmen untuk naik pelaminan bersama.

Tapi kamu harus paham bahwa keseriusan tak hanya dibuktikan ketika sudah naik ke pelaminan, tapi jauh sebelum kamu melangkah ke jenjang itu. Dalam menjalani hubungan ini saja contohnya, kamu bisa menebak apakah dia benar-benar serius menjadi pendampingmu nanti atau hanya ingin sekadar pacaran denganmu. Kamu bisa melihat itu dari sikap dan pemikirannya. Untuk hal-hal seperti ini saja misalnya. Jika dia nggak mau, maka sebaiknya urungkan niatmu untuk menetapkan hatimu padanya.

1. Meluangkan waktu untukmu bukan jadi hal penting, dia memilih asik di dunianya sendiri

Sibuk dengan dunianya sendiri via cdn3.dylandsara.com

Ketika sudah memutuskan menjalani hubungan, seharusnya kalian sadar bahwa akan ada waktu dimana kamu dan dia punya waktu untuk dihabiskan berdua saja. Entahlah itu makan bareng, menghabiskan waktu untuk saling bercerita, atau mungkin menjadi partner untuk datang ke sebuah acara. Sebenarnya nggak perlu diminta, jika dia adalah pasangan yang mengerti kamu, tentu dia akan menawarkan diri.

Tapi, jika dia tak mau meluangkan waktunya untukmu, menolak setiap kali kamu ajak untuk pergi ke suatu tempat, dan lebih memilih untuk sibuk di dunianya sendiri, maka mungkin dia bukanlah jawaban atas doa-doamu selama ini. Karena baginya waktu yang dihabiskan bersamamu tidaklah penting. Dan ketika kamu termasuk jadi kepentingannya, nggak usah terlalu berharap ke depannya.

2. Lebih memilih untuk berdiri di luar masalahmu, dengan alasan tak ingin mencampuri urusanmu

Advertisement

Tak ingin “mencampuri” urusanmu via cdn1.dylandsara.com

Seharusnya, pasangan yang punya tujuan yang sama dan ingin berkembang ke arah yang lebih baik, pasti akan saling menguatkan, tak peduli apakah itu di masa senang, ataupun masa ketika kamu berada di titik terendah dalam kehidupanmu. Namun, jika pasanganmu justru lebih memilih untuk “berdiri” di luar masalahmu, rasanya dia bukanlah orang yang tepat untuk kamu ikatkan janji pernikahan.

Gimana bisa menyelesaikan masalah setelah menjalani kehidupan rumah tangga nantinya, kalau sekarang aja dia nggak mau ikut menyelesaikan masalah yang sedang kamu alami. Nggak ingin mencampuri urusan pasangan bukanlah alasan untuk membiarkan kamu menyelesaikan masalahmu sendiri, bukan?

3. Jarang atau bahkan tak pernah menunjukkan dukungan untuk semua langkahmu. Baginya pilihanmu adalah tanggung jawabmu sendiri

Pilihanmu adalah tanggung jawabmu sendiri via cdn3.dylandsara.com

Dengan alasan “pilihanmu adalah tanggung jawabmu”, dia jarang atau bahkan tak pernah mendukung jalan yang kamu pilih. Dia takut ketika nanti ternyata jalan yang kamu pilih tak semulus yang kamu kira, dia akan kamu salahkan. Bukankah kalian seharusnya saling mendukung langkah pasangan jika itu adalah hal yang baik? Jangankan mendukung langkahmu, memberikan pendapat saja dia nggak mau. Kalau udah gitu, berarti itu udah pertanda bahwa hanya ada kemungkinan kecil kamu punya masa depan bersama.

4. Setiap kamu ajak untuk berbaur dengan lingkunganmu dia selalu menolak dengan berbagai alasan

Enggan berbaur dengan lingkunganmu via cdn3.dylandsara.com

Ketika kamu bersatu di pelaminan nanti, nggak cuma kamu dan dia yang bersatu, tapi juga keluarga dan lingkungan kalian. Dan nggak semudah itu untuk bisa langsung memahami lingkungan yang mungkin baru kalian rasakan. Makanya, seharusnya saling mengenal lingkungan masing-masing di mulai dari masa pacaran. Jika dia saat ini enggan untuk mencoba berbaur dengan teman-temanmu, tak pernah mau kamu ajak bertemu keluargamu, mungkin itu udah pertanda bahwa dia bukanlah orang yang tepat untukmu.

5. Tak mau berbagi keluh kesahnya denganmu, karena menurutnya yang bisa menyelesaikan masalahnya adalah dirinya sendiri

Dia menutup diri dan nggak ingin berbagi

Tak mau berbagi tentang apa yang dirasakan dan yang ada dipikirannya, berarti dia nggak menaruh rasa percaya padamu. Baginya percuma saja berbagi masalah denganmu, karena hanya dia sendiri yang bisa menyelesaikan apa yang dia pikirkan. Jika sudah seperti itu, maka kamu harus berpikir dua kali untuk tetap menunggu dirinya menghalalkanmu. Karena bisa saja penantianmu percuma atau kamu akan menyesal nantinya ketika sudah memutuskan untuk hidup bersama.

Dan ketika tanda-tanda ini kamu rasakan dalam hubunganmu dengannya, mungkin sebaiknya kamu harus berpikir kembali untuk menetapkan pilihanmu untuk menjadikannya pendamping hidupmu. Karena pantas nggaknya dia menjadi pasangan seumur hidupmu ini bisa kamu lihat dari apa yang dia lakukan saat ini.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!