Banyak sekali mimpi-mimpi anak SMA yang sudah tidak sabar untuk melanjutkan jenjang pendidikannya yakni kuliah. Berandai menuntut ilmu di universitas ternama dan lulus membanggakan. Tak lupa ekspektasi-ekspektasi gila soal kehidupan di perantauan nanti.

Berikut secuil animo yang sudah ditunggu-tunggu anak SMA 3 bulan lagi.

 

1. Anak kuliah semuanya bebas; baju, buku, jam belajar

Kuliah yuk!

Kuliah yuk! via https://jadiberita.com

Tidak bisa dipungkiri bahwa model sekolah di Indonesia masih menerapkan seragam wajib, jam-jam krusial, dan tata tertib yang sebenarnya masih selalu dilanggar. Tapi inilah salah satu impian anak SMA yang udah kebelet kuliah.

Ya, bebas! Kebebasan. Kebebasan berpakaian, kebebasan milih jawal kuliah (yang ini tidak pasti bisa), dan semuanya terlihat sebebas bebasnya di mata anak SMA.

Sebenarnya tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah. Beberapa universitas memang tidak mewajibkan mahasiswanya untuk berseragam layaknya siswa SMA. Namun, ada pula sekolah tingkat lanjut yang menerapkan aturan untuk berseragam, seperti Politeknik, Perguruan Tinggi Kedinasan, dan semacamnya.

Ada pula aturan untuk tiap fakultas seperti Fakultas Kedokteran, Ilmu Agama, dan semacamnya yang mengharuskan mahasiswa berpakaian rapi, bukan jeans, sopan.

Oya, seiring perkembangan zaman, kuliah juga tidak semena-mena, sebenarnya semua mahasiswa di jurusan atau fakultas apapun wajib berpakaian sopan, resmi atau semi resmi, dan nyaman dipandang.

Jadi, nggak semua khayalan kuliah itu asyik akan menjadi nyata!

2. Kuliah nggak harus bangun pagi, nggak harus masuk jam 7

Nah guys, jangan salah berpikir ya! Memang sih pasti kalian pernah denger dari kakak kalian, kakak kelas, atau tetangga yang sudah kuliah bahwa kuliah nggak harus dateng jam 7 seperti sewaktu SMA. Iya sih iya. Tapi kalian perlu tahu bahwa nggak semua dosen juga selo dan mau mengikuti kalian.

Justru terkadang kalianlah yang harus mengikuti jadwal dosen yang minta ampun amburadulnya. Kadang minta kuliah pengganti, eh tau-tau malah nggak hadir. Masalahnya bukan karena menyesal, tapi udah terlanjur mandi nih! Huh.

Nah, masih soal dateng jam berapa ke kampus itu memang berbeda-beda. Ada yang mendapat jadwal kuliah siang, ada pula yang harus kuliah pagi. Yang terpenting, kuliah nggak akan membuatmu jadi bangun siang cuma gara-gara kuliah masuk siang.

Masih banyak kegiatan yang bisa kamu ikuti selagi mengisi waktu luang.

3. Kuliah itu belajarnya dikit, cuman sekitar jurusanmu kok!

Belajarnya anak kuliah

Belajarnya anak kuliah via https://usahasampingan24.blogspot.com

Ini nih maniaknya. Doktrin yang udah terlanjur turun temurun dan susah dihilangkan. By the way kuliah nggak semudah itu loh, tapi juga nggak sangar banget sih. Ada benarnya memang soal pernyataan ini. Tapi perlu kamu tahu bahwa kuliah itu nggak cuma ngampus, tapi semi mempersiapkan masa depan alias pemanasan buat cari kerja dan lain sebagainya.

Pokoknya kuliah itu nggak cuma absen dan ngantuk-ngantukan di kelas.

Oya kamu juga perlu paham bahwa sekalipun kamu anak Sosiologi (misalnya) kamu nggak cuma sekadar baca buku sosiologi loh, nggak cuman ngerjain quiz, UAS kaya zaman-zaman SMA. NO! Tapi di kuliah nanti kamu juga bakal membedah seluk beluk keilmuan sesuai jurusanmu, mulai dari teori, praktik, sampai laporan yang "katanya" bikin ngiler.

Apa lagi mata kuliah yang bejibun dengan hitungan SKS atau blok. So, persiapkan mentalmu matang-matang karena sebentar lagi zaman bakal berubah, dan kamu pun harus turut serta dalamnya.

4. Anak kuliah sering main, liburnya lama, selo banget!

Ngampus atau ngemall?

Ngampus atau ngemall? via https://google.com

Mwehehe, kuliah memang nggak sepadat SMA. Tekadang sehari hanya 1-2 mata kuliah aja, tapi jangan lupa kalau di balik itu semua, anak kuliah juga dituntut banyak. Untuk mahasiswa aktivis, mungkin mereka akan menghabiskan waktu untuk rapat ini itu.

Untuk mahasiswa kupu-kupu alias kuliah-pulang ya pastinya cuma nongkrong di kostan atau di warung kopi sebelah. Beda lagi sama anak hitz kuliahan yang ke kampus cuma check in, terus hengkang, check in, upload, begitu seterusnya.

Nah kamu perlu tahu juga kalau beberapa universitas menerapkan kuliah blok yang bakal bikin waktu kamu habis buat ngampus atau praktikum dan praktik lapangan yang uyeeaaah deh pokoknya.

Oya, soal libur yang panjang, nggak semuanya kaya gini kok. Masih tergantung universitas dan jadwal fakultas juga. Jadi kalau emang pengen selo, pilih aja kuliah yang menjurus ke sosial, karena kalian bisa curi-curi kesempatan adventure sambil kuliah atau praktik lapangan. Lumayan kan?

5. Kuliah itu asyik, nggak ada PR!

Uh, laprak gilaa!

Uh, laprak gilaa! via https://google.com

Uwe, calon maba udah pengen banget nggak punya beban PR. Hahaha. Kalau yang ini saya bisa jamin kalian bakal menyesal kalau mendambakan kuliah yang nggak ada tugasnya.

Kok menyesal? Kuliah nggak semuanya berbeda dengan sekolah pada umumnya seperti SMA. Saat kuliah kalian pun akan ada banyak atau lebih banyak tugas, laporan, dan quiz yang mungkin setiap hari akan kalian dapatkan dan kerjakan. Sampai-sampai mengorbankan waktu boci dan boim kalian buat ngerjain laporan dengan tenggang waktu yang sempit.

Oya, jangan kira bikin laporan semalem jadi ya! Laporan yang akan kalian buat bisa jadi selesai bermalam-malam, belum lagi format tulisan tangan yang bikin kiter. Good Luck!

6. Kuliah jauh, bebas dari orang tua. Bebas deh!

Kuliah yang bener ya, Nak!

Kuliah yang bener ya, Nak! via https://alumnieropa.org

Menuntut ilmu memang tak kenal waktu dan jauhnya jarak yang ditempuh. Begitu pula besok saat saya dan kamu semua menjalaninya. Jauh dari orang tua, hidup sendiri dengan pesangon minim atau lebih sama saja.

Tapi, perlu kamua tahu bahwa jauh dari orang tua bukanlah alasan yang tepat untuk memilih tempat kuliah. Kamu juga harus tahu, bahwa beban kuliah tak seenteng SMA begitu pula dengan biaya yang dikeluarkan orang tuamu.

Sadarlah bahwa kuliah adalah salah satu percobaan kehidupan yang bakal menyaring mahasiswanya untuk kehidupan kelak. Siapa yang mampu bertahan, maka ia akan menang. Siapa yang tahan godaan, ia akan lulus dengan membanggakan.

Jangan sampai kamu terlena dan mengorbankan orang tua. Mereka sangat berharap dari masa depanmu.

7. Kuliah bisa sambil cari pacar

Wih, madecer nih!

Wih, madecer nih! via https://hiburan.metrotvnews

Kuliah memang menyenangkan, tak khayal jika sampai ada mahasiswa yang harus menamatkan belajarnya hingga bertahun-tahun lamanya. Tapi, saat kuliah kalian juga bisa sambil mencari pengalaman. Misalnya kalian bisa berorganisasi di kampus atau fakultas. Kalau yang ini bebas, asal kamu lolos prekrutannya sih, hehe.

Cari teman sebanyak mungkin, karena sewaktu-waktu itu akan berguna. Bukan bermaksud datang saat butuh, bukan. Hanya menjalin kerja sama bisa jadi pelajaran penting sebelum bekerja nanti. Buka pikiranmu seluas-luasnya, jangan terlalu egois, tapi kamu juga perlu pendirian yang kuat.

Nah, kalau sudah punya banyak kenalan kamu bisa tuh pilih salah satu yang kayanya "madecer" alias masa depan cerah. Bisa kamu gebet sekalian atau kalau berani lamar aja. Hahaha.

8. Kuliah bisa sambil kerja

Kuliah sambil kerja

Kuliah sambil kerja via https://vemale.com

Kuliah yang tidak memakan waktu memang bisa dimanfaatkan untuk berwirausaha. Selain bermanfaat, kamu juga bisa mendapat keuntungan dan ya itung-itung bisa jajan lebih dari duit kiriman orang tua. Tapi ingat, jangan sampai kuliahmu terbengkalai dan hasilnya jadi mahasiswa abadi.

9. Kuliah itu banyak hedonnya

Hampir sama dengan pembahasan sebelumnya yang mengatakan kuliah itu banyak mainnya. Tapi sekali lagi semua itu nggak sepenuhnya benar, dan terkadang juga ada benarnya. Semua kembali pada pribadi masing-masing, jika ampuh terhadap goda, maka selamat. Jika terhanyut dalam gaya, maka tenggelam. Sekali lagi, persiapkan mental, batin, dan fisikmu sebaik mungkin.

10. Organisasi di kampus itu asyik-asyik

Ayo suarakan!

Ayo suarakan! via https://mahasiswanews.com

Nah buat kamu yang doyan banget namanya berorganisasi atau pengin banget jadi aktivis, saat kuliah kamu bisa mewujudkannya. Banyak banget UKM atau lembaga kreatifitas yang bisa menguak jati diri dan bakat kamu.

Nggak perlu takut, malu, apalagi sungkan. Ini wadahnya kamu belajar dan mencari pengalaman. Saat berorganisasi kalian juga bisa menambah pengetahuan tentang apapun, mengenal banyak orang dengan kualitasnya, dan yang paling pasti kamu bisa belajar hidup bersama orang banyak.

Nggak ada ruginya kok ikut organisasi. Agar kuliahmu nggak cuma sekadar kuliah!