Baru diputusin? Gebetan lo jadian sama teman dekat? Atau gagal wisuda tahun ini karena topik skripsi tiba-tiba ditolak dosen? Semua itu adalah masalah yang mungkin pernah dialami siapapun di sekitar lo. Bahkan, lo sendiri mungkin pernah mengalaminya. Akan tetapi, enggak perlu malu untuk galau. Galau itu wajar, kok.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat, “galau” adalah kata sifat yang bermakna ‘kacau’. Kacau yang dimaksud merujuk kepada keadaan pikiran manusia. Dengan kata lain, “galau” adalah keadaan pikiran manusia yang kacau. Banyak penyebab kegalauan yang ada di dunia ini. Mulai dari hal kecil, sampai hal besar yang sangat mempengaruhi hidup lo.

Saat galau, lo enggak perlu merasa lemah. Kalau sesuai kadar, galau itu adalah pengalaman yang bakal bikin lo belajar banyak hal tentang hidup. Galau itu seperti sebuah video game, ada tingkatannya. Lo cuma perlu menjalani semuanya dengan lapang dada dan hati yang ikhlas, jangan malah dihindari.

1. Monas

Monas bukan cuma simbol Kota Jakarta. Monas juga adalah tempat yang sangat nyaman buat lo yang mau menyendiri di tengah keramaian, menikmati ibukota sebagaimana seharusnya, dan merenungkan sejenak masalah yang lagi lo hadapi. Di Monas, lo bisa merenungkan semuanya sambil menikmati pemandangan Kota Jakarta dari ketingggian 115 meter. Lo juga bisa sekadar jalan-jalan keliling taman di sekitar Monas yang kalau malam bakal dipenuhi orang pacaran. Sambil melihat mereka, lo yang lagi patah hati bakal merenungkan masa-masa indah bareng mantan, merasa sedih karena sudah enggak sama si mantan, dan akhirnya move on. Teorinya gampang, sih. Tapi bener, kok. Semakin lo hajar rasa sakit lo, semakin cepet sembuh dan lupa.

2. Pantai Ancol

Pantai adalah perbatasan darat dengan laut. Di pantai semuanya bermuara, termasuk perasaan. Bukannya mau bermaksud puitis, tapi pantai itu memang tempat yang tepat buat lo yang mau membuang perasaan sedih lo, biar disapu sama ombak yang memutih. Lo bisa ke pantai mana aja. Buat yang tinggal di sekitaran Jakarta, lo bisa ke Pantai Ancol. Biarpun kata orang kotor, rame, dan sumpek, Pantai Ancol sebagaimana pantai lainnya adalah tempat yang asyik. Lo bisa menyiasati dengan datang ke Pantai Ancol pada hari kerja, jadi lo bisa mendapatkan pantai yang sepi biar galau lo maksimal. Biar semakin maksimal, lo juga bisa coba menaiki gondola keliling kawasan Ancol. Sambil menikmati pemandangan, lo bisa nangis sepuas-puasnya di dalam gondola dan enggak bakal ada yang ganggu lo.

3. Kota Tua

Advertisement

Sebagaimana namanya, Kota Tua adalah bekas pusat kegiatan Jakarta Tempo Doeloe. Di Kota Tua ada Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta yang dulunya merupakan Kantor Balai Kota. Bukan cuma itu, di sini juga lo bisa menemukan bangunan-bangunan lainnya yang merupakan peninggalan zaman kolonial yang masih dipertahankan sebagaimana aslinya. Menjelajahi Kota Tua serasa menjelajahi masa lalu. Biarpun kelihatannya membosankan, menjelajahi Kota Tua bisa bikin lo ikhlas melepas masa lalu. Lo bakal merasa masa lalu pun bakal indah pada waktunya, kayak lo lagi menikmati masa lalu Jakarta pada masa sekarang. Dengan begitu, lo bakal ikhlas mengenang kenangan pahit lo, yang biar bagaimana pun tetap indah pada saatnya

4. Taman Menteng

Lo tentu tau bahwa Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, pernah tinggal di Menteng semasa kecilnya. Hal itu bikin Menteng jadi tempat yang cukup istimewa. Di Menteng ini pula ada Taman Menteng, taman yang bisa jadi tempat ngegalau berikutnya. Jadi, ceritanya taman ini dulunya merupakan stadion, sampai pada 2007 dialihfungsikan jadi RTH alias Ruang Terbuka Hijau. Nah, akhirnya Taman Menteng ini jadi tempat yang asri dan nyaman banget di kawasan Menteng.

Ada pepohonan, area bermain, area olahraga, bangku-bangku taman di bawah pohon yang rindang, sampai trek jogging. Saat galau, lo bisa mampir ke sini untuk sekadar menyendiri di tengah keramaian, duduk di bangku taman sambil melihat orang-orang yang berlalu-lalang.

5. Bioskop

Biasanya orang pergi ke bioskop bareng teman, keluarga, pacar, atau minimal gebetan. Akan tetapi, sebetulnya lo juga bisa pergi ke bioskop sendiri saat lo lagi galau. Lo bisa pergi ke bioskop untuk sekadar melupakan masalah, atau justru mengingat masalah lo. Ya misalnya aja lo baru putus cinta, terus pergi ke bioskop saat malam Minggu, sendiri, dan nonton film romantis yang lagi hits. Ya nasib, lo bakal lihat orang-orang yang dateng sama gandengannya, sementara lo sendirian, Cuma bisa nelen ludah. Belum lagi kalau ada yang “senang-senang” di kursi belakang dan lo enggak sengaja lihat. Wah, dijamin lo bakal merasa terkoyak-koyak. Tapi, justru dari situlah lo bakal merasa kuat. Perlahan lo bakal merasa terbiasa sendiri sampai nantinya lo enggak bakal ngerasain apa-apa saat lihat orang pacaran.

6. Tempat Karaoke

Menyanyi adalah salah satu cara meluapkan emosi; entah itu senang, marah, sedih, takut, kecewa, dan yang lainnya. Saat galau pun, saat lo lagi sedih-sedihnya, menyanyi adalah senjata pamungkas untuk melepas kesedihan yang dari dulu tertahan. Nah, karaoke bareng teman-teman adalah pilihan tepat biar lo bisa menikmati kegalauan lo dengan maksimal. Tipsnya, pilih lagu-lagu paling sendu: lagu dengan tema patah hati, putus cinta, dikecewakan, dan lain sebagainya. Nyanyikan dengan penuh perasaan, hayati lagunya sampai lo merasa sedang berada di panggung Indonesian Idol. Saat lo sudah menghayati lagunya, lo bakal mulai menjiwai, merasakan emosi yang mulai meluap, dan kesedihan lo bakal tersalurkan.

7. Gunung

Gunung adalah tempat lo bisa melihat segalanya dari ketinggian. Gunung juga adalah tempat lo bisa merasakan alam yang penuh misteri Saat naik gunung, lo bisa merasakan suara alam yag syahdu, bisa melihat keindahan yang enggak bakal lo temukan setiap hari, serta suasana yang tenang dan damai. Di gunung, lo bakal belajar menjadi pribadi yang lebih baik, belajar jadi orang yang lebih bijak menghadapi berbagai keadaan. Saat lagi galau, gunung bisa jadi tempat terbaik untuk menghadapi kegalauan lo. Lo bisa merenung, bermeditasi, dan berpikir lebih dalam sambil menikmati lukisan Tuhan yang luar biasa indahnya. Lo juga bakal merasa kecil dan berpikir bahwa kegalauan lo sekarang enggak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang mungkin bisa Tuhan berikan buat lo nanti. Jadi, lo bakal lebih legowo menghadapi semua masalah lo saat itu.

8. Taman Bunga

Prinsipnya hampir sama kayak menghabiskan waktu di bioskop. Taman bunga biasanya berisi orang-orang yang lagi kasmaran atau keluarga yang bahagia. Saat melihat itu semua, lo yang lagi patah hati, misalnya, bakal merasa menjadi orang yang paling menyedihkan sedunia. Tapi, dengan begitu lo juga bakal cepat melupakan. Begitu pun kalau maslaah lo bukan patah hati. Lo yang lagi merasa abu-abu bakal jadi lebih berwarna kalau lo pergi ke taman bunga yang memang punya bunga warna-warni. Jadi, lo juga bisa melupakan sejenak kesedihan dan kekesalan lo untuk menikmati keindahan hamparan bunga-bunga nan eksotis di depan lo.

9. Danau UI

Kenapa harus danau UI? Kenapa bukan Setu Babakan? Setu Babakan ramenya bukan main kalau akhir pekan, tapi sepi dan enggak ada apa-apa juga saat hari kerja. Sementara itu, Danau UI alias Danau Salam hampir selalu sepi setiap saat, khususnya pada malam saat hari kerja. Lo yang lagi galau bisa menjadikan tempat ini sebagai tempat melampiaskan semua emosi lo. Lo bisa teriak-teriak kayak orang gila atau sekadar duduk sambil mengulang kembali kenangan indah yang sudah lewat. Saat malam hari, pemandangan di Danau UI juga lumayan menyegarkan mata karena lampu yang bersinar dari perpustakaan. Yang jelas, Danau UI enggak bakalan penuh orang (kecuali Minggu pag).

10. Yogyakarta

Enggak salah kalau Yogyakarta disebut sebagai daerah istimewa. Selain karena memang Yogyakarta punya sistem pemerintahan yang istimewa (gubernurnya adalah Raja yang dipilih secara turun-temurun, bukan dari pemilihan kepala daerah), kota ini memang istimewa! Suasana Yogya adalah obat untuk jiwa-jiwa yang galau. Belum lagi Yogyakarta punya banyak banget tempat yang bisa bikin lo terlepas sejenak dari penatnya kehidupan.

Tapi serius, Yogyakarta bisa bikin lo lebih bersyukur, lebih menikmati hidup, dan biarkan semua mengalir apa adanya.

***

Kesedihan atau kegalauan adalah kebahagiaan yang tertunda. Selama lo percaya itu, yakinlah bahwa kegalauan lo bakal berlalu. Galau adalah hal yang manusiawi dan malah justru perlu lo nikmati.