1. News Value Itu Penting Banget! – Kompas.com

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya, masih banyak perusahaan startup yang masih belum paham bagaimana cara menarik perhatian media. Poin penting yang harus dipahami adalah seberapa besar news value dari konten yang kita berikan kepada media. Kompas.com membocorkan bahwa terdapat empat kriteria konten yang memiliki news value menurut mereka, yaitu menginspirasi, relevan untuk pembaca, membanggakan, dan aktual.

Tips lainnya adalah berikan first impression yang baik pada setiap email yang kita kirim kepada media. Seperti subject email yang menarik dan dua paragraf pertama dalam konten yang menggugah media untuk mempublikasikannya kepada masyarakat.

2. Jalinlah Relasi dengan Media Hingga Level Pertemanan – Metrotvnews.com

MetroTVNews via https://www.google.com

Mencuri tips dari Metrotvnews.com, media relations yang baik adalah menjalin hubungan manuasiawi dengan jurnalis hingga level pertemanan. Dengan berteman dengan media, startup dapat sekaligus belajar bagaimana sudut pandang media tersebut dalam membuat berita. Selain itu, memiliki teman jurnalis juga bisa menjadi teman diskusi yang baik, kita pun bisa meminta saran dan kritik mengenai konten-konten yang ingin kita publikasikan kepada media.

3. Media Relations yang Baik Diawali dengan Email yang Baik – Merdeka.com

Advertisement

Jalinan hubungan dengan media bisa sesederhana komunikasi dua arah melalui email. Perlu diketahui bahwa hubungan ini merupakan hubungan yang saling menguntungkan, tidak hanya menguntungkan salah satu pihak saja. Maka dari itu, media relations yang baik dapat diawali dengan email yang baik.

Tipsnya adalah: buatlah email secara personal yang ditujukan kepada jurnalis yang bersangkutan. Jurnalis/media lebih menyukai personalized email daripada jarkoman email yang di mana penerima dapat mengetahui rentetan email lain dalam CC pengirim. Selain email yang dipersonalisasi, media juga lebih menyukai konten yang informatif, bermanfaat, dan tidak menggunakan bahasa yang bertele-tele.

4. Buatlah Konten yang Memiliki Impact ke Masyarakat – CNN Indonesia

CNN Indonesia via https://www.google.com

CNN Indonesia sebagai salah satu media mainstream dengan scoop masyarakat umum lebih menyukai konten-konten yang mengedepankan hal-hal yang bersentuhan dengan masyarakat umum dan kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu konten yang baik adalah konten yang unik, baru dan bisa memberikan impact kepada pembaca.

Bagi media, pelaku startup harus mengerti sedikit bagaimana sudut pandang jurnalistik dalam membuat berita, seperti memberikan informasi penting pada paragraf-paragraf awal dan mengurangi kata-kata pendahuluan yang tidak penting. Hal ini sangat berguna untuk memudahkan media dalam menyaring intisari dari press release yang diberikan.

5. Pahami Karakteristik Audiens Media – Jakarta Post

Jakarta Post via https://www.google.com

Selain membuat konten yang berhubungan dengan isu-isu yang sedang hangat, penting bagi startup untuk mengidentifikasi media yang ingin mereka tuju sebagai sarana publikasi konten mereka. Cara mengindentifikasinya adalah dengan memahami demografi dan karakteristik pembaca dari media tersebut dan pastikan bahwa konten yang akan dikirim memiliki manfaat bagi pembaca mereka.

Misal kita ingin memiliki konten tentang lifestyle maka kirimkan konten kita ke media-media lifestyle, dan sebagainya.

6. Kenali Background Jurnalis Secara Personal – JalanTikus.com

Jalan Tikus via https://www.google.com

Media relations merupakan sebuah seni bagaimana menjalin hubungan dengan orang lain. Tentunya kedekatan hubungan secara personal dengan jurnalis dapat memudahkan kita untuk menyampaikan konten-konten yang berhubungan dengan startup kita, lho. Pada dasarnya setiap media sangat terbuka dan mau membantu mempublikasikan startup baru, terutama startup lokal, ASAL produk yang kita berikan berupa produk yang sudah final, matang, dan siap dipakai.

Tips mencuri perhatian jurnalis: jalinlah hubungan personal dengan mengetahui background dan spesialisasi jurnalis tersebut. Misal memberikan konten teknologi kepada jurnalis yang khusus menulis berita teknologi. Dengan hal tersebut akan memberikan kita kesempatan lebih besar untuk mempublikasikan konten kita.

7. Media Relations adalah Investasi – Dailysocial.id

Dailysocial via https://www.google.com

Banyak perusahaan startup yang kurang memahami bahwa hubungan dengan media adalah salah satu bentuk investasi yang harus dipupuk terus-menerus. Media seharusnya bisa menjadi sebagai partner yang bisa memberikan mutual relationship antar dua pihak.

Dari sisi startup memberikan informasi yang dibutuhkan oleh media baik itu tentang teknologi, informasi produk dan data-data, sebaliknya media memberikan publikasi mengenai informasi tersebut untuk pembacanya. Hubungan baik dengan media adalah hubungan terbuka yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

8. Media Relations adalah Menjual Konten ke Media – Pikiran Rakyat

Pikiran Rakyat via https://www.google.com

Banyak perusahaan startup yang kurang mengetahui bahwa media itu tidak berbayar, kalau berbayar namanya iklan! Alih-alih membayar media untuk mendapatkan publikasi, banyak startup yang kurang tahu kalau media sebenarnya membutuhkan konten. Konten yang dimaksud adalah konten yang bermanfaat bagi pembaca seperti informasi-informasi mengenai e-commerce, teknologi, dan sebagainya.

Bagaimana caranya? Perusahaan startup harus proaktif untuk mendekatkan diri ke media dengan memberikan insight mengenai produk mereka untuk menyakinkan media bahwa produk tersebut adalah sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi masyarakat. Pelaku startup pun perlu mengetahui waktu yang tepat saat mengirim konten atau press release kepada media, yakni pada pagi hari sekitar pukul 9 hingga 11 untuk mendapatkan prioritas untuk diterbitkan.

9. Pastikan Produk Sudah Siap untuk Digunakan – Tech in Asia ID

Tech in Asia Indonesia via https://www.google.com

Ternyata beberapa media memiliki kriteria masing-masing saat memutuskan startup manakah yang akan mereka berikan publikasi, lho! Beginilah bocoran dari media teknologi terbesar di Asia, Tech in Asia mengenai kriteria startup yang memiliki nilai plus dan lebih gampang ”lolos” dipublikasikan:

  1. Startup tersebut sudah memiliki real produk yang sudah jadi, tidak hanya sebatas ide. Ketika produk sudah jadi maka media bisa mengulasnya dengan review mereka sendiri.
  2. Startup tersebut sudah pernah mengikuti dan lolos dalam kompetisi Hal ini menandakan startup tersebut sudah terkurasi mengenai ide dan eksekusi bisnisnya dibandingkan startup yang lain.
  3. Sumber pendanaan startup ternyata juga menjadi salah satu pertimbangan media untuk memberikan publikasi atau tidak.

Bagi media, fungsi membangun relasi dengan media amatlah penting untuk mengenalkan produk startup kepada masyarakat. Sayang sekali bila produk yang dimiliki startup tersebut sebenarnya amatlah bagus dan bermanfaat tapi tidak dikenalkan kepada orang-orang. Salah satu cara membuat masyarakat mengenali produk startup adalah dengan mencoba mempublikasikan konten kita kepada media.

Selain itu, TechinAsia Indonesia juga berbagi beberapa tips konten yang menarik menurut media:

  1. Konten tersebut memberikan bersifat insightful dan dipenuhi dengan data-data yang diperlukan media
  2. Jangan terlalu memaksakan produk startup untuk dipublikasikan di media
  3. Pintar-pintarlah mengemas konten agar tidak seperti hard-selling content
  4. Biarkan media mencoba fitur produk tersebut dan mereviewnya

10. Tidak Mengerti Media Relations adalah Kerugian bagi Startup – Sindonews.com

Ternyata tidak memahami media relations merupakan suatu kerugian bagi startup, lho! Ibarat kompetisi, pesaing sudah maju ke depan, kita masih tertinggal beberapa langkah. Karena tujuan utama dari media relations adalah untuk mengenalkan core bisnis startup sehingga masyarakat mengetahui manfaat dari produk kita.

Bagaimana caranya?

Mulainya membangun hubungan media dengan memberikan press release yang berisi core bisnis startup dan informasi produk yang dikemas dengan konten yang baik. Nilai plusnya adalah bila konten yang kita berikan memiliki hubungan dengan isu-isu yang sedang booming di Indonesia (contoh: angkutan online) dan memiliki manfaat bagi pembaca.

Selain memberikan press release dalam bentuk hardcopy (biasanya diberikan ketika ada event), ternyata media lebih senang bila kita juga memberikan press release dalam bentuk softcopy beserta data-data pendukung seperti informasi grafik atau data yang bisa digunakan oleh media. Bagaimanapun, startup harus lebih aktif menghubungi media terlebih dahulu dan jika sempat, sesekali lakukan kunjungan media agar chemistry hubungan tetap terjaga.

11. Diperlukan Adanya Edukasi Kepada Startup tentang Media Relations BBC Indonesia

BBC Indonesia via https://www.google.com

Menurut BBC Indonesia, diperlukan adanya edukasi pada pelaku startup bagaimana menjalin relasi media dengan baik, karena fakta di lapangan masih banyak perusahaan startup yang kurang paham bagaimana cara memberikan konten yang menarik agar media mau mempublikasinya. Fungsi media relations ternyata sangat penting saat tahap memberikan awareness perusahaan kepada khalayak. Apalagi bila startup tersebut memiliki keunikan tersendiri dalam memberikan solusi permasalahan bagi masyarakat Indonesia.

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh perusahaan startup adalah seringkali memberikan konten yang kurang siap untuk dipublikasikan, misalnya memberikan informasi produk yang masih prototipe sehingga belum ada bentuk riil untuk bisa dijajal oleh masyarakat.

Dari berbagai tips media relations tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa terdapat dua hal yang diperhatikan oleh media dari perusahaan startup, yaitu keunikan apa yang membedakan startup tersebut dengan startup yang lain dan apakah produknya benar-benar dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat. Jika startup kita sudah memiliki dua karakteristik tersebut, maka kita sebenarnya sudah memiliki greencard untuk lebih mudah mendekati media.

Artikel dan video ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pelaku startup untuk memahami pentingnya media relations dan mengetahui kiat-kiat apa yang harus dilakukan saat menjalin hubungan dengan mereka. Dengan mengetahui kiat-kiat tersebut, tentunya startup tidak memerlukan bantuan dari firma-firma PR untuk menjalani fungsi media relations sehingga dapat menghemat dari segi cost perusahaan. Memang melakukan media relations adalah pekerjaan berat yang membutuhkan usaha terus-menerus dan tidak kenal lelah. Namun ketika kita sudah berhasil melakukannya, kesempatan startup yang sedang kita kembangkan akan lebih besar untuk dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.