Move on itu sebenernya hanya perkara mau atau tidaknya. Ketika kamu mau, hanya kamu yang bisa memacu diri sendiri untuk berjalan ke depan. Ilmu pertama yang harus kamu terapkan yaitu merelakan dan mengikhlaskan. Kalo kamu berhasil melewati itu, tinggal waktu yang menjawab kalo kamu sudah berhasil untuk move on.

Tapi kalo kamu tidak mau, kamu hanya terus galau. Masih akan terus kepo dengan kehidupan mantan kamu aja dan ternyata mantan kamu udah bahagia, kamu masih jalan di tempat ­čÖé

Nah, berikut alasan kenapa kamu masih aja susah move on :

1. Masih terus mengingat rutinitas dan kebiasan-kebiasaan kalian

"Biasanya bangun pagi liat hp udah ada yg ngubungin"

"Biasanya makan siang, diingetin"

"Biasanya tiap malam, ngobrol ngomongin ngapain aja hari ini"

Masih terus mengingat rutinitas yang telah kalian buat selama bersama, itu lah yang bikin susah move on.

Karena memang lebih mudah menghilangkan perasaan daripada kebiasaan.

Advertisement

Kalo udah gini, sibukin deh waktu luang kamu untuk melakukan kegiatan. Misalnya, hangout sama temen-temen, menjadikan diri kamu sebagai panitia untuk bakti sosial, aktif di setiap acara.

Dengan kamu tidak punya waktu untuk memikirkan itu semua, berjalannya waktu pasti kamu bisa ikhlas.

2. Sudah kenal orangtua, keluarga dan teman-teman

Family Gathering via http://www.forbes.com

Dikenalkan dengan teman-temannya aja udah bahagia banget. Apalagi dikenalkan dengan keluarganya kan? Yap, memang kalo sudah masuk ke ruang lingkup mantan ini juga bisa salah 1 alasan kenapa susah move on.

Karena ada kebanggaan tersendiri ketika kita di percayai untuk masuk ke lingkungan seseorang dan pas putus itu lah kita merasa tidak rela kalo nanti mantan kita mengenalkan pasangan barunya yang mengambil posisi kamu.

Belum lagi, kalo keluarga dan teman-teman nya masih terus menghubungi kamu. Nanya-nanya kenapa kalian bisa putus.

Mungkin ini salah 1 cara yang tersulit untuk kamu move on karena banyak orang yang terlibat di dalamnya. Nah, kamu akan terus ada di fase ini ketika kamu punya pasangan baru kok !

3. Lelah untuk memulai semuanya dari awal

Kalo waktu pacaran kamu tidak sebentar, kamu akan berjuang untuk tidak mengakhiri semuanya. Karena menurutmu, lama kamu bersamanya adalah perjuangan yang sudah kalian bangun sama-sama untuk sampai titik puncak nya.

Ketika hubungan kamu berakhir, kamu sudah terlalu lelah. Lelah untuk melewati tahap-tahap nya lagi dari kenalan, PDKT, memulai hubungan, bertengkar, pengenalan keluarga.

Tapi, bukannya memang butuh kesabaran untuk dapat yang terbaik? Kamu harus terus ada di tahap-tahap itu ketika kamu belum mendapatkan yang terbaik. Kalo memang hubungan kalian harus berakhir, berarti memang kalian bukan jodoh kan.

4. Membandingkan gebetan dengan mantan

"Ah dia gak kaya mantan aku"

"Ahhh dulu mantan aku gak gini"

"Ih dulu sama mantan aku diginiin, tapi ini engga"

Semua orang kan punya masing-masing kepribadian, beda dan gak akan ada yang sama. Mereka pasti punya masing-masing sisi positif dan negatif nya. Yang gebetan kamu punya, belum tentu mantan kamu punya. Begitupun sebaliknya Stop membandingkan, dan jalanin di depan mata biar kamu move on

5. Tempat yang sering kalian kunjungi

"Dulu aku sering kesini sama dia"

"Aku terakhir kesini sama dia"

"Aku pernah ke tempat ini sama dia"

Kamu memang gak akan pernah lupa tempat manapun yang udah didatengin sama mantan. Apalagi kalo tempat favorit sama dia. Yap, kembali lagi dengan ikhlas. Kalo sudah ikhlas, semua tempat gak akan ada ngaruh nya lagi dengan kamu inget-inget.

Move on itu perkara "mau" dan "niat".