Selfie sama dengan eksistensi diri!

Memfoto diri sendiri atau juga biasa disebut selfie kini merupakan hal yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari. Tapi segala sesuatu yang berlebihan tentu nggak baik buat kamu, termasuk terlalu sering posting foto selfie. Kenapa sih? Yuk cari tahu alasannya!

1. Kamu akan dianggap narsis dan berlebihan dalam menyikapi segala sesuatu

Memang, mencari pengakuan jati diri merupakan hal normal bagi manusia. Tapi ketahuilah dengan seringnya kamu upload foto selfie followers-mu malah akan berpikir kamu tukang pamer. Hal ini bisa disiasati dengan kamu posting karya-karyamu. Upload foto masakan yang kamu masak sendiri, lukisan yang kamu gambar sendiri, atau bisa juga upload video cover lagu favoritmu. Kalau hal ini kamu lakukan kamu jadi bisa dapat pengakuan sekaligus penggemar, lho!

2. Predikat orang kurang kerjaan juga akan melekat padamu!

Kuang kerjaan. via https://www.pexels.com

Terlalu sering update foto selfie juga akan membuat followers-mu kehilangan minat mengikuti akun yang kamu miliki. Apalagi kalau seluruh feeds-mu hanya berisi foto bangun tidur, jalan ke mall, dan makan. Orang-orang akan berpikir kamu nggak punya pekerjaan lain. Kalau memang kamu punya hobi jalan-jalan atau makan kamu bisa posting foto tentang review tempat yang kamu kunjungi atau rekomendasi tempat makan untuk followers-mu. Selain hobimu bisa terpenuhi juga akan bermanfaat bagi orang lain.

3. Orang yang hobi mengekspos diri sendiri itu cenderung kesepian dan butuh perhatian

Kesepian. via https://pixabay.com

Advertisement

Salah satu tanda orang yang kesepian bisa dilihat dari seberapa seringnya dia besosialisasi di dunia maya. Kamu nggak mau kan orang-orang berpikir kamu tukang cari perhatian karena kesepian. Nggak keren kan kalau kamu dianggap kesepian.

Kalau memang alasan kamu sering posting foto adalah untuk mencari perhatian, kamu bisa pertimbangkan hal di poin pertama untuk kamu lakukan. Selain dapat perhatian kamu juga bisa kelihatan keren karena punya banyak karya.

4. Hati-hati! Kamu juga berpotensi jadi sasaran kejahatan, khususnya di media sosial

Saran kejahatan. via https://www.pexels.com

Aduh kalau ini sih amat sangat nggak keren kalau sampai terjadi. Ini bisa saja terjadi kalau kamu terlalu sering foto selfie, apalagi selfie-mu tertulis tempat kamu berada dan sambil pakai barang-barang mahal keluaran terbaru. Bisa saja ada orang yang iri lalu berniat mengambil barangmu dengan cara yang nggak seharusnya. Jangan sampai hal ini terjadi ke kamu deh selain nggak keren kamu juga jadi kehilangan hal berhargamu.

5. Selfie keterusan itu memicu depresi

Memang untuk mendiagnosa seseorang depresi ada tahapan yang harus dilakukan. Selfie bisa dianggap gangguan kejiawaan apa bila telah mempengaruhi kehidupan sehari-hari seperti menggangu pendidikan dan pekerjaan. Beberapa orang bahkan ada yang sampai tidak nafsu makan hingga frustasi karena menginginkan hasil selfie yang sempurna.

Bukan berlebihan tapi hal ini memang sudah sangat sering terjadi. Seperti dilansir CNN Indonesia, beberapa kasus bunuh diri karena selfie sudah terjadi. Bahkan pada pertengahan 2015 seorang remaja perempuan bunuh diri karena foto dirinya dianggap tidak sempurna. Nggak keren kan kalau sampai depresi hanya karena foto selfie!

Selfie memang bukan hal buruk. Tapi pastikan kamu punya batasan privasi agar nggak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.