Bulan Ramadhan bagi umat Islam adalah bulan yang penuh berkah dan rahmat. Karena di bulan ini, semua amalan yang kita lakukan pahalanya akan berkali lipat. Di bulan Ramadhan ini juga semua umat Islam di dunia berlom-lomba mengerjakan kebaikan.

Oleh karena itu jangan sia-siakan bulan penuh berkah ini, selagi kita masih ada umur dan bertemu bulan Ramdha mari kerjakan semua kewajiban dan amalan Sunnah yang ada demi kesempurnaan Ibadah.

Seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. berikut beberapa amalan Sunnah di bulan Ramadhan seperti Sunnah Rasulullah SAW ...

 

1. Menta’khirkan Sahur.

Seperti yang dijelaskan Rasulullah SAW

كان أصحاب محمد صلى الله عليه و سلم أعجل الناس إفطارا وأبطأهم سحورا

Para sahabat Muhammad SAW. adalah manusia yang paling bersegera dalam berbuka puasa, dan paling akhir dalam sahurnya. (HR. Al-Baihaqi dalam As Sunan Al-Kubra No. 7916. Al-Faryabi dalam Ash Shiyam No. 52. Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf No. 9025)

Sahur dapat membantu dalam menjaga kondisi tubuh kita selama berpuasa agar tidak lemas.

2. Menyegerakan Berbuka Puasa.

Tips Buka Puasa

Tips Buka Puasa via http://gosocio.co.id

لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوْا الْفِطْرَ – رواه الشيخان

“Manusia akan sentiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Apabila telah datang waktu berbuka puasa, hendaklah menyegerakan berbuka, karena didalamnya terdapat banyak kebaikan.

3. Tadarus Al-Quran.

Tadarus Al-Quran

Tadarus Al-Quran via http://khususdoa.blogspot.com

Bulan Ramadhan adalah bulan yang amat erat hubungannya dengan Al-Quran, karena saat itulah Al-Quran diturunkan. Oleh karena itu, membaca Al-Quran pada bulan Ramadhan sangat utama.

وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

Jibril menemuinya pada tiap malam-malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Quran bersamanya. (HR. Bukhari No. 3220)

4. Memberikan Makanan Berbuka Puasa.

مَنْ فَطَرَ صَائِمًا فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ وَلَا يَنْقُصُ مِنْ اَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ – صحيح النسائى و الترمذى

“Barang siapa yang memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu” (Shohih Nasa’i dan Tirmidzi)

Amalan ibadah yang sangat mulia ini dapat dilakukan disekitar lingkungan kita sendiri, mulai dari tetangga hingga anak yatim piatu.

5. Zakat Fitrah.

Zakat Fitrah

Zakat Fitrah via http://www.kompasiana.com

Zakat fitrah dikenali juga sebagai zakat badan, zakat puasa, zakat Ramadan, dan zakat Fitri kerana masa untuk menyempurnakannya adalah pada akhir Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dari Ibnu Abbas r.a. berkata, “Rasulullah saw. telah mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan yang sia-sia dan yang kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barangsiapa yang mengeluarkannya sebelum (selesai) shalat ‘id, maka itu adalah zakat yang diterima (oleh Allah); dan siapa saja yang mengeluarkannya sesuai shalat ‘id, maka itu adalah shadaqah biasa, (bukan zakat fitrah).”

Zakat fitrah adalah sebagai penyuci orang yang berpuasa daripada melakukan perbuatan keji dan buruk.

 

Mari berlomba-lomba mencari pahala dan bertaubat pada bulan yang suci ini.

Sumber referensi -- Sumber1 - Sumber2 - Sumber3